Ini Alasan Pembegal Beroperasi di Pemukiman

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 12 Maret 2015 | 06:01 WIB
Ini Alasan Pembegal Beroperasi di Pemukiman
Begal. (Youtube)

Suara.com - Di Kota Bekasi, kasus perampasan kendaraan bermotor dengan kekerasan atau begal sudah masuk ke kawasan pemukiman penduduk. Mengapa aksi itu bisa terjadi?

Kriminolog Profesor Muhammad Mustofa menyebutkan pembegalan sampai pemukiman adalah hal yang luar biasa. Menurut dia, pembegal selalu mencari tempat yang idel untuk melakukan aksinya.

"Nah ketika sekarang ini polisi melakukan operasi di tempat yang basanya mereka melakukan kejahatan, kemudian kan kesempatan untuk melakukan kejahatan kan berkurang. Mereka pun akan mencari tempat baru untuk melakukan kejahatan," jelas Mustafa saat berbincang dengan suara.com, Rabu (11/3/2015).

Menurutnya di kawasan perumahan, pembegal makin mudah beroperasi. Di sana banyak 'sasaran tembak', yaitu warga perumahan itu sendiri.

"Ada beberapa hal yang perlu dilihat, pelaku kejahatan yang menjadikan kejahatan sebagai cara untuk memperoleh nafkah itu kemudian akan selalu mecari tempat yang paling ideal untuk melakukan kejahatan," katanya.

"Justru dia mencari kesempatan di pemukiman, tempat-tempat yang dia pandang paling ideal, bukan yang tidak ramai. Dia menunggu saat sepi," tambah Mustafa.

Sebelumnya, pembegalan terjadi di kawasan pemukiman padat penduduk di kawasan Jalan Bintara XI RT 10/RW 02, Kelurahan Bintara Jaya, Kecamatan Bekasi Barat pekan lalu. Pembegalan itu menewaskan seorang lelaki.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Bekasi: Tidak Ada Begal di Permukiman

Polisi Bekasi: Tidak Ada Begal di Permukiman

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 15:01 WIB

Waspada, Begal Pindah ke Perumahan

Waspada, Begal Pindah ke Perumahan

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 10:14 WIB

Aksi Heroik, Satu Keluarga Berani Lawan Bandit Bersenjata

Aksi Heroik, Satu Keluarga Berani Lawan Bandit Bersenjata

News | Rabu, 11 Maret 2015 | 06:03 WIB

Jambret Nyaris Tewas 'di Tangan' Korbannya

Jambret Nyaris Tewas 'di Tangan' Korbannya

News | Selasa, 10 Maret 2015 | 10:33 WIB

ABG Labil Berpotensi Jadi Pelaku Begal

ABG Labil Berpotensi Jadi Pelaku Begal

News | Selasa, 10 Maret 2015 | 06:30 WIB

Mengintip Aksi Pasukan Khusus Antibegal Jakarta

Mengintip Aksi Pasukan Khusus Antibegal Jakarta

News | Selasa, 10 Maret 2015 | 06:25 WIB

Rupa-rupa Cara Cegah Begal

Rupa-rupa Cara Cegah Begal

News | Selasa, 10 Maret 2015 | 06:20 WIB

Cerita Pembegal yang Sudah Bertobat

Cerita Pembegal yang Sudah Bertobat

News | Selasa, 10 Maret 2015 | 06:10 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB