Curi Emas, 3 Siswa SD Mendekam dalam Bui

Ardi Mandiri | Suara.com

Selasa, 24 Maret 2015 | 23:06 WIB
Curi Emas, 3 Siswa SD Mendekam dalam Bui
Ilustrasi narapidana dalam penjara. (Shutterstock)

Suara.com -  Kriminolog Universitas Islam Riau, Dr Syahrul Akmal, mengecam tindakan oknum anggota Kepolisian Sektor Pangkalan Kerinci, Kabupaten Pelalawan, yang menahan tiga siswa Sekolah Dasar di sel tahanan selama dua hari.

"Saya sangat menyayangkan hal itu terjadi, anak-anak berumur sembilan hingga 12 tahun ditahan di sel selama dua hari. Kejadian ini harus dilaporkan ke Komnas Perlindungan Anak," katan Syahrul Akmal kepada Antara di Pekanbaru, Selasa (25/4/2015).

Selain itu, Syahrul juga menyesalkan tindakan kepolisian yang selama pemeriksaan ketiga anak dibawah umur, yakni Rz (9), Sy (12), dan Mi (10), karena tidak mengikutsertakan pendamping dari Lembaga Perlindungan Anak.

Ia mengatakan penanganan tindak pidana terhadap anak adalah bagian dari pidana khusus dan memiliki prosedur tersendiri.

"Saya tidak mengerti, apakah oknum bersangkutan tidak memahami prosedur penanganan pidana terhadap anak atau memang mengetahui tapi mengabaikannya," ujarnya.

Jika terbukti mengabaikan prosedur, lanjutnya, oknum polisi tersebut pantas mendapatkan hukuman berat. Sementara itu, terkait penangkapan yang dilakukan oleh anggota polisi terhadap salah satu anak, Mi yang masih duduk kelas IV SDN 12 Pangkalan Kerinci saat jam belajar, ia juga sangat menyesalkannya.

"Hal ini akan berdampak pada psikologis sang anak, karena anak-anak memiliki fikiran yang terbatas, sehingga ketika mereka diperlakukan seperti itu, akan berdampak besar pada pola fikirnya dimasa akan datang," ujarnya.

Terlebih lagi, Syahrul juga mendengar bahwa penangkapan anak tersebut tanpa menunjukkan surat perintah penahanan kepada guru atau orang tuanya.

Untuk itu, ia meminta kepada Polda Riau agar segera memeriksa oknum polisi yang melakukan penangkapan terhadap tiga anak yang berstatus pelajar SD tersebut.

Selain itu, ia juga meminta kepada Polda Riau agar mencari tahu pelapor yang melaporkan kehilangan emas dan uang Rp15 juta yang sempat bertemu di Polsek, dan menuduhkan pelaku pencuriannya adalah ketiga anak tersebut.

Sebelumnya, Kapolsek Pangkalan Kerinci Kompol Rajib ketika dikonfirmasi pada Senin (23/3) mengatakan, ketiga anak tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka dan pihaknya akan melanjutkan kasus ini walaupun anak-anak itu telah dibebaskan dari tahanan.

"Mereka sudah ditetapkan sebagai tersangka dengan barang bukti yang ada saat ini adalah jajanan hasil curian mereka," ujarnya.

Namun, untuk dugaan pencurian lainnya berupa pencurian emas dan uang senilai Rp15 juta, ia mengatakan belum mempunyai barang. "Bukti yang lainnya masih dalam penyelidikan," kata Rajib. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ziarah Berujung Tangis, Bule Ini Kehilangan Rp6 Juta Diduga Digondol Sopir Pribadi

Ziarah Berujung Tangis, Bule Ini Kehilangan Rp6 Juta Diduga Digondol Sopir Pribadi

Entertainment | Sabtu, 18 April 2026 | 07:05 WIB

Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ancaman Siber Kini Beralih ke Pencurian Data Login

Lebih dari 1 Juta Rekening Bank Diretas, Ancaman Siber Kini Beralih ke Pencurian Data Login

Tekno | Jum'at, 17 April 2026 | 16:03 WIB

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

Hilang 2 Hari, Mobil Boks Curian Tiba-Tiba Muncul Terparkir di Jalan S Parman

News | Jum'at, 10 April 2026 | 10:50 WIB

Jerman Jadi Banyak Maling saat Harga Minyak Dunia Menggila

Jerman Jadi Banyak Maling saat Harga Minyak Dunia Menggila

News | Kamis, 09 April 2026 | 12:40 WIB

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

Aksi Tenang Nenek Beruban Curi TV 30 Inci di Jatinegara Viral, Korban Tak Tega Lapor Polisi

News | Rabu, 01 April 2026 | 16:05 WIB

Pencurian Ternak Modus Tembak dan Kuliti Sapi Bikin Geger Kupang! Pelaku Aparat Desa hingga ABH

Pencurian Ternak Modus Tembak dan Kuliti Sapi Bikin Geger Kupang! Pelaku Aparat Desa hingga ABH

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:32 WIB

Detik-Detik Pencuri Disergap Saat Itikaf di Masjid Istiqlal, Berakhir Ricuh

Detik-Detik Pencuri Disergap Saat Itikaf di Masjid Istiqlal, Berakhir Ricuh

Entertainment | Rabu, 18 Maret 2026 | 11:27 WIB

Duduk Perkara Kasus Bibi Kelinci: dari Nabilah O'Brien jadi Tersangka Hingga Berakhir Damai

Duduk Perkara Kasus Bibi Kelinci: dari Nabilah O'Brien jadi Tersangka Hingga Berakhir Damai

News | Senin, 09 Maret 2026 | 22:04 WIB

Anggota DPR Sebut Penetapan Tersangka Nabilah O'Brien Sebagai Preseden Buruk Hukum Indonesia

Anggota DPR Sebut Penetapan Tersangka Nabilah O'Brien Sebagai Preseden Buruk Hukum Indonesia

News | Senin, 09 Maret 2026 | 14:24 WIB

Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga

Kisah Pak Minta: Curi Labu Siam Demi Menu Buka Puasa Ibu yang Renta hingga Tewas Dipukuli Tetangga

News | Sabtu, 07 Maret 2026 | 21:33 WIB

Terkini

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

Emas Sempat Melemah di Tengah Gejolak Global, Masih Cocok Jadi Investasi?

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:53 WIB

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

Korupsi Kepala Daerah Tak Melulu karena Biaya Politik, KPK Ungkap Motif Pribadi hingga THR

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:39 WIB

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

Iran: Damai Boleh, Perang Lagi Gak Masalah, AS-Israel Akan Merugi!

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:38 WIB

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

Gas Ikut Naik! Harga LPG Nonsubsidi Melonjak di Tengah Kenaikan BBM

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:33 WIB

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

Donald Trump Disulap Jadi Minion! Iran Olok-olok AS Tak Bisa Buka Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:28 WIB