Pemerintah Cina Ingin Perkuat Kerja Sama dengan Yogyakarta

Arsito Hidayatullah | Suara.com

Jum'at, 29 Mei 2015 | 05:40 WIB
Pemerintah Cina Ingin Perkuat Kerja Sama dengan Yogyakarta
Ilustrasi Keraton Yogyakarta. (Shutterstock)

Suara.com - Pemerintah Cina ingin memperkuat hubungan kerja sama perekonomian dengan para pengusaha di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dengan memfasilitasi berbagai kemudahan akses kepada para pengusaha di negara tersebut.

"Kami akan memberikan fasilitas bagi pengusaha-pengusaha Yogyakarta untuk menjalin hubungan dengan perusahaan-perusahaan di Cina," kata Wakil Perdana Menteri Cina, Liu Yandong, saat mengunjungi Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Kamis (28/5/2015) malam.

Menurut Liu Yandong, Cina serta pemerintah Indonesia khususnya Yogyakarta, memiliki potensi untuk saling meningkatkan hubungan perekonomian dan pendidikan untuk saat ini hingga masa-masa mendatang.

"Semoga persahabatan Cina dan Indonesia bisa berlangsung selama-lamanya," kata dia.

Menurut dia, Indonesia merupakan negara yang selama ini mampu menjalin hubungan diplomatik terbaik dengan Cina. Liu Yandong pun menilai bahwa Cina dan Indonesia memiliki riwayat dan tantangan yang sama dalam membangun negara.

Dalam kunjungan ke Keraton Yogyakarta, Liu Yandong bersama beberapa delegasi dari Cina disambut oleh Raja Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, Sri Sultan Hamengku Buwono X, dengan penyajian hidangan makan malam serta beberapa tarian klasik Yogyakarta, di Bangsal Sri Manganti Keraton Ngayogyakarta.

Keduanya juga sempat melakukan perbincangan singkat dan bertukar cendera mata di Gedong Jene, Kompleks Keraton Yogyakarta. [Antara]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Serunya Menyusuri Kampung Wisata di Yogyakarta

Serunya Menyusuri Kampung Wisata di Yogyakarta

Lifestyle | Jum'at, 10 April 2015 | 14:44 WIB

Terkini

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

Geger! Jasad Bayi Laki-laki Ditemukan Mengambang di Kali Pacing Bekasi, Kondisi Mengenaskan

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:35 WIB

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

Dunia Rugi 11,5 Triliun Dolar AS karena Perang Iran Hingga Krisis Energi Global

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:25 WIB

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

Dukung PP TUNAS, IDAI Setuju Pembatasan Usia Pengguna Media Sosial bagi Anak

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:23 WIB

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

Iran Klaim 500 Tentara Amerika Tewas Kena Rudal di Dubai, Wilayah Arab Jadi Kuburan Militer AS

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:14 WIB

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

Viral Guru TPQ Banting Anak di Probolinggo, Kemenag Pastikan Sudah Diproses Hukum

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:05 WIB

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

Konflik Selat Hormuz Memanas, Sekjen PBB Antonio Guterres Desak Iran Segera Lakukan Deeskalasi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:58 WIB

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

Jutaan Rakyat AS Demo Massal, Aksi "No Kings" Tuntut Donald Trump Mundur dari Presiden

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:51 WIB

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

Dampak Perang AS-Israel, Iran Segel Selat Hormuz Hingga Harga BBM Terus Melejit

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 09:49 WIB

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

Houthi Resmi Gabung Perang Iran, Tembakkan Rudal Balistik ke Israel

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 06:58 WIB

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

Dukung Earth Hour, BNI Perkuat Operasional Rendah Emisi dan Efisiensi Energi

News | Sabtu, 28 Maret 2026 | 21:30 WIB