Ahok Tempatkan 'Intel' Awasi Penarikan Uang KJP

Pebriansyah Ariefana, Dwi Bowo Raharjo

Kamis, 30 Juli 2015 | 11:16 WIB
Ahok Tempatkan 'Intel' Awasi Penarikan Uang KJP
Gubernur Basuki Tjahaja Purnama di acara Jakarta Book and Education Fair 2015 atau Jakbook & Edu Fair di Senayan [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Polemik penarikan tunai dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) di kini dipersoalkan oleh pemegang bantuan. Sebab ada pembatasan jumlah uang yang bisa diambil via ATM.

Terkait keluhan masyarakat dengan kebijakan baru yang dibuat pemerintah, membuat Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menempatkan asistenya di salah satu ATM yang sedianya bisa digunakan untuk tarik KJP.

"Saya sengaja taruh staf saya di ATM. Keluar satu bapak-bapak dia marah-marah, kurang ajar si Ahok dulu tarik sejuta setengah langsung bisa sekarang malahan nggak bisa," ujar Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Kamis (30/7/2015).

"Lalu staf saya belaga jadi orang biasa. Dia tanya kenapa? Buat apa? Bapak itu jawab iya nih kan bisa saya pakai (kalau bisa narik semua), terus anak kalau beli tas beli buku bisa dipikirkan lagi, nanti ku cari," Ahok menambahkan.

Menyamarnya staf Ahok itu dengan tujuan agar para orangtua tidak seenaknya menarik bantuan pemerintah untuk keperluan pribadi. Sebab bantuan dari pemerintah itu sedianya hanya untuk keperluan sekolah anak.

"Staf saya bilang KJP kan namanya kartu pelajar buat anak kamu. bapak itu bilang 'kan bisa ku pinjam dulu'. Itu kan konyol," kata Ahok.

Besaran dana KJP yang diterima setiap bulannya kepada siswa bervariasi sesuai tingkatan sekolahnya. Untuk sekolah negeri, per tiap siswa SD menerima Rp210 ribu, siswa SMP Rp260 ribu, siswa SMA Rp375 ribu, dan siswa SMK Rp 390 ribu.

Sementara untuk sekolah swasta akan ditambahkan dengan biaya SPP. Per bulannya siswa sekolah swasta SD menerima dana KJP sebesar Rp340 ribu, SMP Rp430 ribu, SMA Rp665 ribu, dan siswa SMK akan menerima Rp630 ribu.

Untuk diketahui, saat ini siswa hanya bisa mengambil bantuan KJP Rp50 ribu per 2 minggu secara tunai untuk siswa SD. Sedangkan untuk SMP dan SMA Rp 50 ribu per minggu.

"KJP sekarang lebih ketat, kamu nggak bisa tarik kontan. Malahan nanti kalau kantin sampai bus seluruh kopami udah terintegrasi dengan TransJakarta, KJP itu satu sen pun nggak bisa ditarik kontan. Nggak ada uang kontan, saya bisa ikutin kamu beli di mana," jelas Ahok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

DKI Batasi Jumlah Penarikan Uang KJP

DKI Batasi Jumlah Penarikan Uang KJP

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 11:08 WIB

Marak Calo IMB di Jakarta, Ahok: Kita Bereskan Pelan-pelan

Marak Calo IMB di Jakarta, Ahok: Kita Bereskan Pelan-pelan

News | Kamis, 30 Juli 2015 | 10:32 WIB

Diperiksa Bareskrim soal UPS, Ahok: Dikasih Makan & Minum

Diperiksa Bareskrim soal UPS, Ahok: Dikasih Makan & Minum

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 17:42 WIB

Ahok Ingin Ubah Asrama Polisi Jadi Rusun

Ahok Ingin Ubah Asrama Polisi Jadi Rusun

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 17:16 WIB

Ingin Jakarta Aman, Ahok Hibahkan Rp500 Miliar ke Polisi

Ingin Jakarta Aman, Ahok Hibahkan Rp500 Miliar ke Polisi

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 14:47 WIB

Ahok Diperiksa Bareskrim

Ahok Diperiksa Bareskrim

Foto | Rabu, 29 Juli 2015 | 13:26 WIB

Kasus Korupsi UPS, Ahok Siap Jalani Pemeriksaan Bareskrim

Kasus Korupsi UPS, Ahok Siap Jalani Pemeriksaan Bareskrim

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 09:35 WIB

Datangi Polda Metro, Ahok: Cuma Ingin Menyamakan Persepsi

Datangi Polda Metro, Ahok: Cuma Ingin Menyamakan Persepsi

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 09:03 WIB

Pagi Ini, Gubernur DKI Jakarta Diperiksa Bareskrim

Pagi Ini, Gubernur DKI Jakarta Diperiksa Bareskrim

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 08:14 WIB

Tak Bisa Kumpulkan Sejuta KTP, Ahok Tak Ikut Pilgub 2017

Tak Bisa Kumpulkan Sejuta KTP, Ahok Tak Ikut Pilgub 2017

News | Rabu, 29 Juli 2015 | 06:53 WIB

Terkini

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Olahraga Sambil Berburu Tiket Online Week 2026

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

37.000 Pelari JRF 2026 Dapat Perlindungan Asuransi dari Generali Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Dari Lokal ke Global, Kemenekraf Luncurkan Creative by Indonesia

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Usai KMP Batu Mandi Terbakar, BKI Telaah Aspek Teknis Kapal

Foto | Senin, 26 Oktober 2026 | 00:00 WIB

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Karhutla di Way Kambas Sulit Dipadamkan, Lahan Gambut dan Jarak Sumber Air Jadi Kendala

Lampung | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

Jusuf Kalla Ajak Dunia Utamakan Solidaritas Kemanusiaan Hadapi Bencana dan Perang

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Palembang Diguyur Hujan Usai Kemarau Panjang, BMKG Ungkap Peran OMC dan Dinamika Atmosfer

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:55 WIB

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:35 WIB

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Napi Tewas di Lapas Muaradua, 4 Tersangka Ditetapkan, Petugas Jaga Ikut Diperiksa

Sumsel | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Liga Catur Nasional Segera Digulirkan, Percasi Bidik April 2027

Sport | Minggu, 25 Oktober 2026 | 22:05 WIB

×