Kasus Pencemaran Nama Baik ICW, Polri Sudah Temui Dewan Pers

Laban Laisila | Bagus Santosa | Suara.com

Selasa, 04 Agustus 2015 | 16:36 WIB
Kasus Pencemaran Nama Baik ICW, Polri Sudah Temui Dewan Pers
Ketua Dewan Pers Bagir Manan. (ANTARA FOTO/Prasetyo Utomo)

Suara.com - Ketua Dewan Pers Bagir Manan menyatakan, Polri sudah mendatangi Dewan Pers untuk minta keterangan pada kasus pencemaran nama baik pakar hukum pidana Romli Atmasasmita dengan terlapor aktivis ICW Emerson Juntho dan Adnan Topan Husodo.

Kendati sudah bertemu antar lembaga, Bagir belum memberikan rekomendasi apapun terkait kasus ini.

"Kami tidak memberikan rekomendasi apa-apa. Tapi kami sudah menerima pengaduan mereka, Mabes Polri juga sudah datang pada kita memberikan keterangan pada kita," ujar Bagir usai menghadiri acara di Kantor Dewan Pers, Jakarta, Selasa (4/8/2015).

Bagir menambahkan, Dewan Pers juga meminta Polri, agar setiap penanganan kasus yang menyangkut media biar Dewan Pers yang menyelesaikannya.

"Kita meyakinkan polri, sepanjang itu  menyangkut media, biarlah dewan pers. Artinya sepanjang media yang dipermasalahkan, yang dipersoalkan, ya ke dewan pers dong," ujarnya.

Dia menambahkan, dalam kasus ini Emerson tidak menyebut nama lengkap Profesor Romli. Namun, Profesor Romli merasa kalau orang dimaksud dari pernyataan Emerson adalah dirinya.

"Sebenernya dia (Emerson) tidak menyebut nama Profesor Romli ya, tapi Profesor Romli  (menganggap) ini ditujukan kepadanya karena kan cuma beberapa orang yang akan mencalonkan. Ya dia (Profesor Romli) membuktikan itu apa perasaan faktual atau cuma perasaan saja. Sebab Hukum kan mengadili fakta," ujar Bagir.

Di sisi lain, Bagir menerangkan, ada dua jenis narasumber dalam etika jurnalistik. Salah satunya, patut dilindungi oleh pers itu sendiri.

"Ada dua narasumber. Narasumber yang terbuka, yang artinya secara resmi kita hanya mencatat keterangan narasumber. Misalnya, presiden ngomong. Kemudian kita beritakan. Itu tidak di bawah perlindungan pers. Sepanjang yang kita kutip adalah apa yang dikatakan beliau itu adalah tanggungjawab beliau karena beliau adalah sumber yang terbuka," kata Bagir.

"Tapi kalau kita sumber yang tertutup, baik dia mennyatakan tidak disebutkan identitasnya untuk kepentingan kita di media bahwa sumber ini tidak boleh diungkapkan, wajib dilindungi. Tidak boleh kita ungkap sama sekali," sambung dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

ICW Anggap Pasal Penghinaan Presiden Lahirkan Rezim Otoriter

ICW Anggap Pasal Penghinaan Presiden Lahirkan Rezim Otoriter

News | Selasa, 04 Agustus 2015 | 15:23 WIB

Terkini

Hujan Rudal Iran Tak Kunjung Reda, Warga Israel Akui Tak Lagi Bisa Tidur Nyenyak

Hujan Rudal Iran Tak Kunjung Reda, Warga Israel Akui Tak Lagi Bisa Tidur Nyenyak

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:22 WIB

Gus Alex Penuhi Panggilan KPK dalam Kasus Haji, Langsung Ditahan?

Gus Alex Penuhi Panggilan KPK dalam Kasus Haji, Langsung Ditahan?

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:21 WIB

Detik-detik Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Rezim Zionis Kocar-kacir

Detik-detik Rudal Iran Hantam Tel Aviv, Rezim Zionis Kocar-kacir

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 10:03 WIB

BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah

BMKG Waspadai Potensi Hujan Petir di Palembang dan Hujan Sedang di Sejumlah Wilayah

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 09:09 WIB

Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!

Setelah Eks Menag Ditahan, Kini Giliran Gus Alex Diperiksa KPK Hari Ini!

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 08:05 WIB

Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4

Waspada! Kakorlantas Soroti Titik Rawan Kemacetan dan Rekayasa Lalu Lintas Saat Mudik Hari Ke-4

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:25 WIB

Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik

Korlantas Polri Terapkan One Way Nasional Mulai 18 Maret Hadapi Puncak Mudik

News | Selasa, 17 Maret 2026 | 07:05 WIB

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

PDIP Kritik Pengelolaan Mudik 2026, Sebut Indonesia Masih Tertinggal dari China

News | Senin, 16 Maret 2026 | 23:24 WIB

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

Mudik Lebaran 2026, KAI Sebut 300 Ribu Tiket Kereta Masih Tersedia

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:26 WIB

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

Bareskrim Bongkar Peredaran 14 Ton Daging Domba Australia Kedaluwarsa di Jakarta-Tangerang

News | Senin, 16 Maret 2026 | 22:15 WIB