Satu Korban Ambruknya Crane Belum Teridentifikasi

Ruben Setiawan Suara.Com
Kamis, 17 September 2015 | 06:48 WIB
Satu Korban Ambruknya Crane Belum Teridentifikasi
Lokasi robohnya sebuah crane di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi. Kecelakaan yang terjadi Jumat (11/9) itu menewaskan 107 orang (Reuters).

Suara.com - Satu calon haji Indonesia yang menjadi korban musibah "crane" roboh di Masjidil Haram, Mekkah, belum teridentifikasi sehingga anggota keluarga merasa resah karena belum mendapat kepastian tentang keberadaan dan status korban.

"Satu lagi yang diperbincangkan agak lama terkait dengan satu jamaah korban crane yang belum teridentifikasi," kata Ketua Komisi VIII Saleh P Daulay seperti dikutip Antara dalam jumpa pers bersama dengan Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin, di Mekkah, Arab Saudi, Rabu malam.

Usai melakukan pertemuan mengenai laporan perkembangan penyelenggaraan haji tahun 2015 itu, Saleh mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh ada dua jenazah di rumah sakit milik Pemerintah Arab Saudi yang diduga berkewarganegaraan Indonesia.

Pada saat yang sama, salah satu keluarga korban Amalia Siregar melaporkan adiknya, Janiro Ganumbang Siregar belum kembali sejak peristiwa crane roboh tersebut dan diduga menjadi korban dalam musibah itu.

"Proses identifikasi sedang dilakukan. Rumah Sakit Arab Saudi sedang mengambil DNA yang bersangkutan untuk dicocokan dengan keluarganya," kata Saleh.

Ia mendesak pemerintah, dalam hal ini Kementerian Agama untuk mendorong agar proses verifikasi DNA jenazah yang diduga orang Indonesia tersebut dengan anggota keluarga yang ikut haji, agar pihak keluarga memperoleh kepastian dan tenang.

"Hal-hal seperti ini harus ditangani dengan cepat, karena menyangkut ketenangan keluarga di Tanah Air dan itu tanggung jawab negara," ujar Saleh yang datang bersama anggota Komisi V dan Komisi IX untuk melakukan pengawasan penyelenggaraan haji tahun ini.

Dalam musibah crane roboh di Masjidil Haram pada Jumat (11/9) sore sebanyak 11 jamaah Indonesia menjadi korban meninggal dan 42 jamaah mengalami cidera berat dan ringan.

Menteri Agama (Menag) Lukman Hakim Saifuddin mengatakan lima dari 11 jamaah yang meninggal telah dimakamkan di Mekkah, sebanyak 23 jamaah yang cidera telah kembali ke kelompok terbang masing-masing, dan 19 jamaah cidera masih dirawat di rumah sakit Arab Saudi.

"Pemerintah akan membadalhajikan jamaah yang meninggal, karena itu kewajiban kami dan mereka yang meninggal sudah berniat haji," kata Menag.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI