Nasib Pengungsi Kian Tak Menentu, Terhimpit dari Kanan dan Kiri

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 18 September 2015 | 14:30 WIB
Nasib Pengungsi Kian Tak Menentu, Terhimpit dari Kanan dan Kiri
Polisi membantu pengungsi menyeberangi pagar untuk naik bus dari Tovarnik, Kroasia. (Reuters/Antonio Bronic)

Suara.com - Nasib para pengungsi asal Timur Tengah di Eropa kian tak menentu. Negara-negara anggota Uni Eropa hingga saat ini belum menyepakati skema penanganan pengungsi yang efektif dan manusiawi, sementara negara-negara Eropa bagian timur memberlakukan kebijakan keras terhadap para pengungsi yang mencoba masuk wilayah negara mereka.

Senin, 14 September 2015, para menteri dalam negeri dari negara-negara anggota Uni Eropa batal menyepakati sistem kuota yang harus dipatuhi tiap negara untuk menerima jumlah minimal pengungsi. Sebagai langkah lanjutan, Presiden Dewan Uni Eropa, Donald Tusk mengundang seluruh pemimpin negara-negara Uni Eropa dalam sebuah pertemuan hari Rabu pekan depan guna mencari jalan keluar terbaik untuk mengatasi masalah pengungsi.

Bak dihimpit dari kanan dan kiri, para pengungsi yang masih tertahan di negara-negara Eropa bagian timur kesulitan menembus sejumlah perbatasan negara yang mereka lalui. Sebelumnya, ribuan pengungsi yang ingin masuk Hungaria dari Serbia untuk melanjutkan perjalanan mereka ke negara-negara Uni Eropa lainnya, bentrok dengan polisi Hungaria. Mereka dilarang masuk sehingga terpaksa mencari jalan lain lewat Kroasia.

Namun, perlakuan Kroasia tak lebih baik. Kroasia menutup tujuh dari delapan perbatasannya dengan Serbia, hari Jumat (18/9/2015). Negara anggota termuda blok ekonomi Uni Eropa itu mengaku sudah tak sanggup menerima lebih dari 11.000 imigran yang masuk ke wilayah mereka dari Serbia untuk menyelinap ke Slovenia dengan menggunakan kereta.

Kroasia mengaku mungkin akan mengerahkan tentaranya untuk mencegah ribuan pengungsi menyeberangi negara mereka. Pihak berwajib Kroasia sudah menampung sebagian pengungsi di Zagreb, namun tak mampu menahan mereka yang berhasil menembus perbatasan menuju Slovenia karena kurangnya personel.

Riad, seorang lelaki asal Baghdad, Irak, menceritakan bagaimana dirinya terpisah dari istri dan anaknya yang dibawa ke pusat penampungan pengungsi di Zagreb.

"Hanya perempuan dan anak-anak yang diperbolehkan untuk naik bus. Istri dan anak saya hilang dan mereka (polisi) tidak memperbolehkan saya ikut naik dengan mereka. Ponsel saya tidak aktif pula," kata Riad.

Di Slovenia, mereka yang berhasil lolos pun tak berarti bernasib lebih baik. Buktinya, polisi Slovenia menghentikan sebuah kereta yang membawa sekitar 150 pengungsi di stasiun kereta Dobova dan memaksa mereka kembali ke Kroasia. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

Tinjau Aceh Tamiang, Tito Karnavian Pastikan Penanganan Pengungsi Dipercepat

News | Sabtu, 04 April 2026 | 20:34 WIB

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

Hampir 100 Persen Pengungsi Bencana di Sumatera Tak Lagi di Tenda

News | Senin, 23 Maret 2026 | 19:02 WIB

Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran

Susul Sumbar, Sumut Capai Target Nol Pengungsi di Tenda Sebelum Lebaran

News | Minggu, 15 Maret 2026 | 14:36 WIB

Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak

Mendagri Instruksikan Percepatan Pemindahan Pengungsi Bencana Sumatra ke Hunian Layak

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 19:40 WIB

Kasatgas Tito: Pengungsi Berkurang Signifikan dan Roda Ekonomi Kembali Berputar

Kasatgas Tito: Pengungsi Berkurang Signifikan dan Roda Ekonomi Kembali Berputar

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 17:16 WIB

Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang

Pastikan Pengungsi Hidup Layak, Kasatgas Tito Tinjau Huntara di Aceh Tamiang

News | Selasa, 03 Februari 2026 | 21:09 WIB

Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Menurun

Jumlah Pengungsi Banjir Sumatera Menurun

News | Kamis, 29 Januari 2026 | 13:33 WIB

Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Kasatgas Tito Makan Bareng Pengungsi di Dusun Seulemak

Tinjau Lokasi Terdampak Bencana, Kasatgas Tito Makan Bareng Pengungsi di Dusun Seulemak

News | Jum'at, 23 Januari 2026 | 18:42 WIB

Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi

Banjir Jakarta, Sekitar 1.600 Warga Masih Mengungsi hingga Selasa Pagi

News | Selasa, 13 Januari 2026 | 07:46 WIB

Tim UGM Temukan Penyakit Kulit dan Diare Dominasi Korban Bencana Sumatra

Tim UGM Temukan Penyakit Kulit dan Diare Dominasi Korban Bencana Sumatra

News | Jum'at, 26 Desember 2025 | 11:24 WIB

Terkini

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:10 WIB

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:03 WIB

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:29 WIB

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17 WIB

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:35 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB