Dukung Ahok, Warga: Anjing Tak Pantas Dibunuh, Apalagi Dimakan

Arsito Hidayatullah, Agung Sandy Lesmana

Rabu, 30 September 2015 | 18:37 WIB
Dukung Ahok, Warga: Anjing Tak Pantas Dibunuh, Apalagi Dimakan
Tiga anjing peliharaan Zacky Hikam, warga Pondok Bambu, Jakarta Timur. [Suara.com/Agung Sandy Lesmana]

Suara.com - Zacky Hikam (29), salah seorang warga Pondok Bambu, Jakarta Timur, ini mengaku sangat mendukung adanya wacana Peraturan Gubernur (Pergub) DKI soal pelarangan peredaran daging anjing di Jakarta.

Zacky yang bekerja sebagai karyawan studio Gending Music, ini mengaku sangat menolak jika anjing dijadikan santapan atau menu hidangan. Dia mengatakan, seharusnya pemerintah DKI Jakarta bisa membuat aturan lebih baik lagi, yakni melindungi anjing dari para pebisnis rumah makan lapo yang biasa menyediakan daging anjing.

"Hewan yang semestinya dilindungi, tidak pantas dibunuh apalagi dimakan," kata Zacky.

Zacky sendiri mengaku memelihara tiga ekor anjing di rumahnya. Masing-masing diberi nama Dugo, Goldy dan Dolly, dia mengaku sudah memelihara anjing-anjing kesayangan itu selama hampir empat tahun. Ketiga hewan itu pun menurutnya sudah menjadi bagian dari keluarganya.

"Anjing itu sahabat terbaik bagi manusia. Hewan ini sudah jadi bagian dari keluarga saya," kata Zacky.

Sebelumnya diketahui, Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengatakan, setiap hari 40 ribu ekor anjing masuk ke Jakarta. Hal itu menjadi salah satu alasan baginya mewacanakan penerbitan Pergub tentang peredaran daging anjing untuk konsumsi, guna mencegah penyakit rabies.

Meski demikian, diketahui belakangan, Ahok akhirnya membatalkan rencana untuk mengeluarkan Pergub anjing konsumsi ini.

"Makanya saya tanya, katanya mesti ada Pergub. Nah, kita kan baru akan bahas secara hukumnya. Menurut saya nggak perlu Pergub. Tinggal gunakan Pergub yang sudah ada untuk mencegah daging konsumsi," kata Ahok di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (30/9/2015).

Menurut Ahok pula, tugas pemerintah saat ini adalah menjaga bahan makanan seperti daging yang akan dikonsumsi warganya, yang harus dipastikan tetap sehat.

"Jadi kalau maisng-masing hewan mau dikasih Pergub, capek saya. Nanti ada Pergub Tupai, Kucing, Tikus (lagi). Solusinya menggunakan Pergub yang ada. Tinggal dirazia saja," jelas Ahok.

Walaupun Pemprov DKI sendiri tidak bisa melarang warganya yang doyan makan anjing, namun Ahok berkeinginan agar dinas terkait mampu melakukan pengawasan yang melekat terhadap masuknya anjing atau daging anjing dari luar Jakarta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemilik Lapo Minta Ahok Kaji Ide Pergub Anjing Agar Tak Merugikan

Pemilik Lapo Minta Ahok Kaji Ide Pergub Anjing Agar Tak Merugikan

News | Rabu, 30 September 2015 | 17:09 WIB

Pencinta Satwa: Anjing Bukan untuk Dikonsumsi

Pencinta Satwa: Anjing Bukan untuk Dikonsumsi

News | Rabu, 30 September 2015 | 17:05 WIB

Ucapan Ahok Dibantah Pedagang Daging Anjing, Ini Ceritanya

Ucapan Ahok Dibantah Pedagang Daging Anjing, Ini Ceritanya

News | Rabu, 30 September 2015 | 12:11 WIB

Ahok Tak Jadi Keluarkan Pergub Anjing Konsumsi

Ahok Tak Jadi Keluarkan Pergub Anjing Konsumsi

News | Rabu, 30 September 2015 | 10:43 WIB

Terkini

BRI Cepu Gencarkan Program GENCARKAN, Bidik 200 Siswa Baru Buka Rekening Simpanan Pelajar

BRI Cepu Gencarkan Program GENCARKAN, Bidik 200 Siswa Baru Buka Rekening Simpanan Pelajar

Jawa Tengah | Senin, 20 Juli 2026 | 07:10 WIB

Donald Trump dan Presiden FIFA Dicemooh Suporter Saat Penyerahan Trofi Piala Dunia 2026

Donald Trump dan Presiden FIFA Dicemooh Suporter Saat Penyerahan Trofi Piala Dunia 2026

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 07:09 WIB

Pemerintah China Tegur Keras Produsen Otomotif Agar Tidak Tumbalkan Keselamatan Demi Perang Harga

Pemerintah China Tegur Keras Produsen Otomotif Agar Tidak Tumbalkan Keselamatan Demi Perang Harga

Otomotif | Senin, 20 Juli 2026 | 07:05 WIB

Jude Bellingham Ukir Rekor Baru, Kukuhkan Posisi sebagai Bintang Top?

Jude Bellingham Ukir Rekor Baru, Kukuhkan Posisi sebagai Bintang Top?

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 07:05 WIB

Mengintip Kehidupan Dua Negara dari Wisata Patok Perbatasan Sebatik

Mengintip Kehidupan Dua Negara dari Wisata Patok Perbatasan Sebatik

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 07:03 WIB

Spanyol Bawa 'Hadiah' Terbesar Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Spanyol Bawa 'Hadiah' Terbesar Sepanjang Sejarah Piala Dunia

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 06:57 WIB

Lamine Yamal Pecahkan Rekor Pele dan Mbappe, Jadi Pemain Termuda Juara Euro dan Piala Dunia

Lamine Yamal Pecahkan Rekor Pele dan Mbappe, Jadi Pemain Termuda Juara Euro dan Piala Dunia

Bola | Senin, 20 Juli 2026 | 06:57 WIB

5 Zodiak yang Karier dan Keuangannya Melesat Pekan Ini 20-26 Juli 2026

5 Zodiak yang Karier dan Keuangannya Melesat Pekan Ini 20-26 Juli 2026

Lifestyle | Senin, 20 Juli 2026 | 06:55 WIB

Setelah 16 Tahun, Spanyol Kembali Jadi Raja Sepak Bola Dunia

Setelah 16 Tahun, Spanyol Kembali Jadi Raja Sepak Bola Dunia

Foto | Senin, 20 Juli 2026 | 06:52 WIB

Pecah Rekor Rp14 Triliun! FIFA Kucurkan Hadiah Fantastis untuk Piala Dunia 2026

Pecah Rekor Rp14 Triliun! FIFA Kucurkan Hadiah Fantastis untuk Piala Dunia 2026

Bisnis | Senin, 20 Juli 2026 | 06:45 WIB

×