Buronan India Pembunuh Puluhan Perempuan Ditangkap di Bali

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Selasa, 27 Oktober 2015 | 12:35 WIB
Buronan India Pembunuh Puluhan Perempuan Ditangkap di Bali
Ilustrasi pembunuhan [shutterstock]

Suara.com - Kepolisian Denpasar Bali menangkap lelaki asal India yang merupakan buronan kasus pembunuhan puluhan perempuan. Lelaki itu bernama Rajendra Sadashiv Nikalje.

Rajendra ditangkap di Bali. Penangkapan itu berawal dari pengumuman interpol Australia.

"Kami menerima pemberitahuan dari interpol Australia untuk menangkap yang bersangkutan setibanya di Bali dari Sidney, Australia," kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polresta Denpasar Kompol Reinhard Nainggolan di Denpasar, Selasa (27/10/2015).

Lelaki berusia 56 tahun itu datang sendiri untuk berliburan di Bali. Dia langsung ditangkap tim gabungan setibanya di Bandara Ngurah Rai, Bali, pada hari Minggu (25/10/2015) kemarin.

Dipaspor, Rajendra menggunakan nama Kumar Mohan. Setelah dicocokkan dari sidik jarinya cenderung ada kesamaan antara yang bernama Rajendra Sadashiv Nikalje dengan Kumar Mohan tersebut.

"Hingga kini yang bersangkutan dititipkan di ruang tahanan Polda Bali menunggu proses pemulangan sesuai permintaan dari negaranya, karena sampai saat ini permintaan itu belum diterima," ujar Kompol Reinhard Nainggolan.

Sementara itu Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Hery Wiyanto menambahkan, Rajendra Sadashiv Nikalje datang ke Bali dengan menumpang pesawat Garuda Indonesia GA715 tiba di Bandara Ngurah Rai, Bali pada Hari Minggu (25/10/2015) pukul 13.15 waktu setempat.

"Pemegang paspor nomer G9273860 diindikasikan perjalanan ke Indonesia selama 15 hari. Surat perintah penangkapan sudah diterbitkan di India pada tanggal 12 oktober 1994 atas nama tersangka 9 Juli 1995 interpol rednotice no. A-360/7-1995 telah diterbitkan. Tersangka sebagai otak pembunuhan terhadap 15 - 20 kali pembunuhan di India," ujar Kombes Pol Hery Wiyanto.

Menurut Kombes Pol Hery, tersangka kabur dari India dan tinggal di Australia, karena terlacak, Kumar meninggalkan Negeri Kangguru. Ia berangkat dari Sydney menumpang Pesawat Garuda Indonesia GA-751.

"Interpol Australia yang mengecek manifest penumpang mengetahui tersangka dalam perjalanan menuju Bali. Interpol Australia langsung mengirimkan permintaan bantuan penangkapan dan red notice kepada Interpol Indonesia," ujarnya.

Menerima laporan, anggota Reskrim Polresta Denpasar langsung berkoordinasi dengan pihak Imigrasi. Turun dari pesawat sekitar pukul 13.50, pria kelahiran India 24 Juli 1959 langsung ditangkap. Untuk sementara, tersangka yang memegang passport nomor G9273860 ditahan di Polda Bali. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Polisi Selidiki Kasus Pembunuhan Aktivis LSM

Polisi Selidiki Kasus Pembunuhan Aktivis LSM

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 11:14 WIB

Potongan Kuku Bongkar Kasus Pembunuhan 45 Tahun Silam

Potongan Kuku Bongkar Kasus Pembunuhan 45 Tahun Silam

News | Jum'at, 16 Oktober 2015 | 06:18 WIB

Cari Korban Dugaan Pencabulan Lainnya, Agus Diperiksa Intensif

Cari Korban Dugaan Pencabulan Lainnya, Agus Diperiksa Intensif

News | Rabu, 14 Oktober 2015 | 10:00 WIB

Ada Geng "Boel Tacos", Ahok Salahkan Lurah Tak Pecat Ketua RT

Ada Geng "Boel Tacos", Ahok Salahkan Lurah Tak Pecat Ketua RT

News | Senin, 12 Oktober 2015 | 11:09 WIB

Lelaki Perenggut Nyawa Putri Itu Berbadan Besar dan Bertato

Lelaki Perenggut Nyawa Putri Itu Berbadan Besar dan Bertato

News | Minggu, 11 Oktober 2015 | 06:43 WIB

Harapan Ayah Putri bagi Si Penjahat: Hukum Mati atau Seumur Hidup

Harapan Ayah Putri bagi Si Penjahat: Hukum Mati atau Seumur Hidup

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 21:35 WIB

Soal TSK Pencabulan, Kakak Putri: Om Agus Sering Ajak T ke Dalam

Soal TSK Pencabulan, Kakak Putri: Om Agus Sering Ajak T ke Dalam

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 19:50 WIB

Belum Terindikasi Pelaku Lain di Kasus PNF, Polisi Terus Selidiki

Belum Terindikasi Pelaku Lain di Kasus PNF, Polisi Terus Selidiki

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 19:31 WIB

Saat Dengar Agus jadi Tersangka, Ayah PNF Kaget dan Menangis

Saat Dengar Agus jadi Tersangka, Ayah PNF Kaget dan Menangis

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 19:18 WIB

Sebelum Bunuh PNF, Agus Minum Cairan Larutan Sabu

Sebelum Bunuh PNF, Agus Minum Cairan Larutan Sabu

News | Sabtu, 10 Oktober 2015 | 18:06 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB