Array

Presiden Jokowi Minta Lakukan Deteksi Dini Ancaman Pilkada

Kamis, 12 November 2015 | 10:32 WIB
Presiden Jokowi Minta Lakukan Deteksi Dini Ancaman Pilkada
Rakornas Pilkada Serentak 2015 di Ancol Jakarta Utara Kamis (12/11/2015) [Suara.com/Agung Sandy]

Suara.com - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta aparat keamanan dan aparat penegak hukum untuk bersiaga menjaga keamanan jalannya Pilkada 9 Desember nanti.

"Jajaran aparat keamanan, saya minta untuk siap sedia menjaga. Aparat keamanan jangan berperan seperti pemadam kebakaran. Petakan. Lakukan langkah antisipasi supaya ganguan pada pilkada bisa dicegah," kata Presiden Jokowi dalam pidatonya pada Rapat Kordinasi Nasional Pemantapan Pelaksanaan Pilkada Serentak Tahun 2015, di Eco-Park, Ancol, Jakarta, Kamis (12/11/2015).

Dia juga memerintahkan, kalau ada embrio yang berpotensi untuk menganggu pelaksanaan Pilkada, untuk segera lakukan pencegahan-pencegahan yang antisipatif. Sehingga, Pilkada bisa berjalan lancar.

"Jangan sampai yang kecil menjadi besar. Jangan sampai embrio yang kecil membesar, kita semua malu, kok kita tidak bisa lakukan pencegahan. Karena apapun mestinya, sekecil apapun baik, kapolres, kejari, dandim, danrem, kajati, polda, pangdam, semuanya, bisa memproteksi, pencegahan secepat-secepatnya sebelum embrio itu besar," ujar dia.

Dia juga meminta untuk Badan Intelejen (BIN) daerah supaya melakukan deteksi dini dan pencegahan dini potensi selama Pilkada ini berlangsung.

Dia juga kepada KPU dan Bawaslu, pastikan hak-hak politik rakyat bisa dijamin baik. Serta, supaya KPU dan Bawaslu bisa bertindak profesional dan independen supaya pilkada berjalan jujur dan adil.
"(KPU dan Bawaslu) Lakukan kordinasi terus dengan aparat keamanan dan pemerintah daerah, agar Pilkada berjalan lancar. Terutama untuk DPT, kampaye, logistik, pengamanan pemilihan dan pacsapemungutan suara," ujar dia.

"Karena dalam pertandingan politik yang sehat, harus ada aturan yang jelas dan wasit yang profesional," tambah Presiden.

Pilkada kali ini, sambungnya, harus bisa dijadikan ujian sekaligus pelajaran yang berharga untuk momen Pilkada selanjutnya, yaitu 2017 dan 2018. Sehingga, di tahun selanjutnya 2019, pelaksanaan Pemilu bisa dipersiapkan sebaik-baiknya.

"Saya yakin 2015 bisa berjalan dengan aman, damai, dan demorkatis, selamat bekerja, terimakasih," kata Petugas Partai PDI Perjuangan ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Satu Frekuensi Selera Musikmu dengan Pasangan?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI