Kuasai Parlemen, Partai Suu Kyi Siap Ajukan Kandidat Presiden

Ruben Setiawan | Suara.com

Jum'at, 13 November 2015 | 16:40 WIB
Kuasai Parlemen, Partai Suu Kyi Siap Ajukan Kandidat Presiden
Aung San Suu Kyi. (Reuters/Jorge Silva)

Suara.com - Partai Liga Nasional untuk Demokrasi (NLD) pimpinan politisi oposisi Myanmar Aung San Suu Kyi memenangkan mayoritas kursi di parlemen, demikian disampaikan komisi pemilihan umum Myanmar, Jumat (13/11/2015). Dengan demikian, NLD punya jumlah kursi yang cukup untuk memilih kandidat presiden.

Kemenangan partai pimpinan Suu Kyi memang sudah diramalkan sejak hari Senin lalu. Namun, baru pada hari ini, pengumuman gelombang terakhir yang disampaikan komisi pemilihan umum memastikan kemenangan mutlak NLD di parlemen.

Presiden Amerika Serikat Barack Obama dan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki-Moon mengucapkan selamat atas kemenangan Suu Kyi. Obama dijadwalkan akan menemui Suu Kyi dan kepala negara lain dalam kunjungannya ke Asia bulan ini.

Menyusul kemenangan Suu Kyi, Presiden Thein Sein, yang mengambil kekuasaan Myanmar dari pemerintahan junta militer pada tahun 2011, serta panglima militer Min Aung Hlaing, berjanji bahwa mereka akan menghormati hasil pemilu. Mereka juga menerima ajakan Suu Kyi untuk mengadakan perundingan dalam rangka rekonsilisasi nasional dalam waktu dekat.

Selanjutnya, NLD akan fokus pada proses pemilihan kandidat presiden. Presiden Myanmar akan menjalankan tugas pemerintahan. Namun, presiden tak berkuasa atas beberapa menteri terkait bidang pertahanan dan keamanan perbatasan, yang dikendalikan oleh militer.

Dengan sistem pemilihan tak langsung, majelis tinggi, majelis rendah, dan blok militer di parlemen akan mengajukan kandidat presiden masing-masing. Kemudian, seluruh anggota parlemen akan memilih satu dari ketiga kandidat tersebut.

Kandidat yang memperoleh suara terbanyak akan menjadi presiden, sedangkan yang kalah akan menjadi wakil presiden. Wakil presiden akan dibebankan tugas-tugas seremonial.

Jumlah kursi yang diperoleh Suu Kyi di majelis rendah sudah cukup untuk memberikan suara mayoritas dalam pemilihan kandidat presiden. Namun, Suu Kyi tidak mungkin bisa maju sebagai presiden lantaran adanya konstitusi buatan junta militer yang melarang seorang kandidat yang mempunyai suami dan anak berkewarganegaraan asing.

Kendati demikian, Suu Kyi menegaskan bahwa dirinya akan tetap bisa memimpin Myanmar, siapapun yang dipilih oleh NLD sebagai presiden.

"Ia tidak akan memiliki otoritas. Ia akan bertindak atas keputusan partai," kata Suu Kyi dalam wawancara dengan CNA. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Militer Myanmar Klaim Rebut Kembali Kota Perbatasan Strategis Dekat Thailand

Militer Myanmar Klaim Rebut Kembali Kota Perbatasan Strategis Dekat Thailand

News | Rabu, 20 Mei 2026 | 17:32 WIB

Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar

Aung San Suu Kyi Pindah ke Tahanan Rumah Saat Krisis Politik Myanmar

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 11:07 WIB

Bertambah, Total Hukuman Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi Kini Jadi 33 Tahun Penjara

Bertambah, Total Hukuman Pemimpin Myanmar Aung San Suu Kyi Kini Jadi 33 Tahun Penjara

Your Say | Jum'at, 30 Desember 2022 | 15:58 WIB

ASEAN Serukan Penghentian Pertempuran di Myanmar

ASEAN Serukan Penghentian Pertempuran di Myanmar

News | Rabu, 26 Oktober 2022 | 18:27 WIB

Rangkaian Vonis Penjara Pengadilan Militer Myanmar

Rangkaian Vonis Penjara Pengadilan Militer Myanmar

News | Jum'at, 30 September 2022 | 09:20 WIB

Penasehat Ekonomi Aung San Suu Kyi Dijatuhi Hukuman Tiga Tahun Penjara

Penasehat Ekonomi Aung San Suu Kyi Dijatuhi Hukuman Tiga Tahun Penjara

News | Kamis, 29 September 2022 | 17:08 WIB

Aung San Suu Kyi Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara dalam Pengadilan Militer Tertutup

Aung San Suu Kyi Dijatuhi Hukuman 3 Tahun Penjara dalam Pengadilan Militer Tertutup

News | Kamis, 29 September 2022 | 13:04 WIB

Militer Myanmar Pindahkan Aung San Suu Kyi ke Penjara di Naypyidaw

Militer Myanmar Pindahkan Aung San Suu Kyi ke Penjara di Naypyidaw

News | Jum'at, 24 Juni 2022 | 16:14 WIB

Peraih Nobel Aung San Suu Kyi Dipindahkan ke Penjara oleh Junta Myanmar

Peraih Nobel Aung San Suu Kyi Dipindahkan ke Penjara oleh Junta Myanmar

News | Rabu, 22 Juni 2022 | 16:35 WIB

Junta Myanmar Pindahkan Sidang Suu Kyi ke Penjara

Junta Myanmar Pindahkan Sidang Suu Kyi ke Penjara

News | Rabu, 22 Juni 2022 | 16:18 WIB

Terkini

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

Bersih-bersih Jakarta! Polda Metro Jaya Tangkap 173 Bandit Jalanan, Sita 8 Senjata Api

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:43 WIB

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

Banten Daerah Industri, Marinus Gea Desak Program HAM Fokus Lindungi Hak Buruh

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:36 WIB

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

Eks Gubernur BI Beri Masukan ke Prabowo soal Penanganan Hadapi Krisis

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:18 WIB

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

Jakarta Barat Kini Berjuluk 'Gotham City', Hardiyanto Kenneth: Saya Jadi Batman!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 20:02 WIB

Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat

Menteri PANRB Tekankan Transformasi Digital Harus Sesuai Realitas Masyarakat

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:57 WIB

Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!

Usman Hamid Semprot Pemerintah: Nobar Film Pesta Babi Dibungkam, Papua Jadi Tabu!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:15 WIB

E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem

E-Katalog Cuma Formalitas? KPK Bongkar Siasat 'Deal' Haram Proyek Tulungagung di Luar Sistem

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 19:04 WIB

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

Orasi Lantang Wanda Hamidah di Kedubes AS, Tuding Indonesia Turut Mentoleransi Genosida Palestina

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:56 WIB

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

Siap-siap! BPKP dan Kejagung Bidik 10 Perusahaan Sawit Usai Purbaya Lapor ke Prabowo

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:44 WIB

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

3,4 Juta Situs Judol Diblokir Tapi Masih Menjamur, Pakar Hukum: Negara Belum Serius!

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 18:35 WIB