Uang Tebusan Kurang, Abu Sayyaf Penggal Sandera Asal Malaysia

Ruben Setiawan

Rabu, 18 November 2015 | 11:41 WIB
Uang Tebusan Kurang, Abu Sayyaf Penggal Sandera Asal Malaysia
Ilustrasi penculikan. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang sandera kelompok pemberontak Abu Sayyaf Filipina, Bernard Then, tewas dipenggal setelah negosiasi pembebasan dirinya menemui jalan buntu. Militer Filipina, sebagaimana dilansir The Star, mengatakan bahwa kegagalan negosiasi berujung pada pemenggalan Bernard oleh kelompok yang dipimpin Indang Susukan di Pulau Jolo, Filipina bagian selatan.

Kegagalan itu terjadi saat Abu Sayyaf menaikkan besaran uang tebusan dari jumlah awal yang mereka minta. Relawan sosial asal Jolo, kepada The Star, seperti dikutip Asiaone, mengatakan bahwa Bernard dipenggal di kawasan hutan Bukit Butaran, dekat Desa Idanan, sekitar pukul 4 sore, Selasa (17/11/2015). Kelompok relawan tersebut juga mengatakan berencana akan merilis video rekaman pemenggalan.

Brigadir Jenderal Alan Arrojado, komandan Satuan Gabungan Sulu, membenarkan bahwa Bernard Then dipenggal karena permintaan tebusan yang diajukan Abu Sayyaf tidak dipenuhi.

"Jenazah Then dikubur di dekat lokasi di mana dirinya dipenggal," kata Alan.

Alan mengatakan, militer saat ini sedang bergerak menuju lokasi pemenggalan guna mencari jenazah Bernard.

Sementara itu, kepolisian Malaysia mengaku belum mendapat kepastian soal kematian Bernard. Kepala Kepolisian Malaysia Inspektur Jenderal Tan Sri Khalid Abu Bakar, lewat akun Twitternya, mengatakan bahwa Kepolisian Bukit Aman masih menunggu konfirmasi dari Filipina.

Bernard, warga Malaysia yang bekerja di Kamboja, ditangkap saat berlibur bersama istrinya di Sandakan, Malaysia. Ia jatuh ke tangan Abu Sayyaf yang meminta tebusan sebesar 60 juta Peso atau sekitar Rp17,5 miliar untuk pembebasan dirinya, dan seorang sandera lain bernama Thien Nyuk Fun.

Thien, manajer restoran Ocean King, Sandakan, berhasil dibebaskan lebih dahulu pada tanggal 8 November lalu. Ia dibebaskan setelah uang tebusan sebesar 3juta Ringgit atau Rp9,4 miliar dibayarkan pada Abu Sayyaf.

Menurut sumber di Pulau Jolo, keduanya sama-sama ditahan di Susukan. Namun, ketika Thien dibebaskan, seorang petinggi Abu Sayyaf lainnya muncul dan memperumit upaya pembebasan Bernard atas jumlah uang yang sudah disepakati sejak awal.

Keluarga, yang awalnya optimistis Bernard akan dibebaskan, terkejut saat kenyataan yang terjadi tidak sesuai dengan harapan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

Tembus Rp1.270 Triliun, Transaksi Agen BRILink Perkuat Dominasi BRI

Tembus Rp1.270 Triliun, Transaksi Agen BRILink Perkuat Dominasi BRI

Bri | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:48 WIB

Galaxy Watch9 Dipakai Keliling Bekasi, Suara di Atas Ojol Tembus 103 dB

Galaxy Watch9 Dipakai Keliling Bekasi, Suara di Atas Ojol Tembus 103 dB

Tekno | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:43 WIB

Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis

Sangat Butuh Air Bersih! Warga Bantargebang Tagih Kepastian Waktu Perbaikan Sumur Artesis

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:37 WIB

Suahasil Mau Ubah Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Warga

Suahasil Mau Ubah Pencairan Dana Pensiun dan Bansos Langsung ke Rekening Warga

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:36 WIB

Karhutla Indonesia, Prabowo Usulkan Penambahan 70 Ribu Polisi Hutan

Karhutla Indonesia, Prabowo Usulkan Penambahan 70 Ribu Polisi Hutan

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:30 WIB

Malam Ini! KPK Gelar Perkara OTT BNPB untuk Tentukan Tersangka

Malam Ini! KPK Gelar Perkara OTT BNPB untuk Tentukan Tersangka

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:24 WIB

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Dievakuasi, 1 Penumpang Hilang

Kapal Wisata KM Feronia Tenggelam di Labuan Bajo: 29 Orang Dievakuasi, 1 Penumpang Hilang

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:14 WIB

×