Warganya Jadi Korban, Militer AS Campuri Wilayah Keamanan Mali

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 21 November 2015 | 10:12 WIB
Warganya Jadi Korban, Militer AS Campuri Wilayah Keamanan Mali
Presiden AS, Barack Obama. (Reuters)

Suara.com - Presiden Amerika Serikat Barack Obama mengakui ada 'tim kecil' pasukan militernya masuk ke Mali dan ikut dalam upaya pembebasan sandera di hotel besar di sana. Sandera ditawan kelompok radikal ISIS.

Obama menjelaskan keterlibatan militer AS itu sebagai upaya aksi pemberantasan terorisme di dunia. Menurutnya ini juga berlaku untuk sekutu-sekutunya.

Hal itu dikatakan presiden kulit hitam pertama AS itu dalam KTT ASEAN di Malaysia, Sabtu (21/11/2015). Obama juga mengatakan kehadiran militer AS di Mali untuk mencegah kerugian besar terjadi.

"Ini menegang tekad kita untuk memenuhi tantangan ini. Amerika Serikat tanpa henti melakukan itu," jelas dia.

Dalam serangan dan penawanan yang dilakukan ISIS di hotel mewah di Provinsi Bamako, ada 1 warga AS yang tewas. Sementara warga lainnya yang tewas berjumlah 27 orang.

Enam warga Amerika terluka dalam aksi penyanderaan itu. Penyerangan 'berdarah' itu terjadi Jumat sore kemarin Waktu Mali. Ada 170 orang disandera.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Buntut Bom Paris, Belgia Naikkan Status Keamanan Tertinggi

Buntut Bom Paris, Belgia Naikkan Status Keamanan Tertinggi

News | Sabtu, 21 November 2015 | 09:38 WIB

Intelijen Indonesia Serukan Kerjasama Atasi Terorisme di ASEAN

Intelijen Indonesia Serukan Kerjasama Atasi Terorisme di ASEAN

News | Sabtu, 21 November 2015 | 07:14 WIB

Ini Rincian Dana yang Dihabiskan ISIS untuk Meneror Paris

Ini Rincian Dana yang Dihabiskan ISIS untuk Meneror Paris

News | Sabtu, 21 November 2015 | 06:40 WIB

Tentara Rusia Tulis Pesan Khusus untuk ISIS di Bomnya

Tentara Rusia Tulis Pesan Khusus untuk ISIS di Bomnya

News | Sabtu, 21 November 2015 | 06:07 WIB

Beijing Bersumpah 'Kejar' ISIS Penjagal Warganya

Beijing Bersumpah 'Kejar' ISIS Penjagal Warganya

News | Jum'at, 20 November 2015 | 20:17 WIB

Indonesia Sudah Jadi Bagian ISIS, Waspadalah

Indonesia Sudah Jadi Bagian ISIS, Waspadalah

News | Jum'at, 20 November 2015 | 19:39 WIB

Diduga Terlibat ISIS, 1 WNI Ditahan di Korsel

Diduga Terlibat ISIS, 1 WNI Ditahan di Korsel

News | Jum'at, 20 November 2015 | 19:37 WIB

Cina Serang 'Geng Teroris', 28 Orang Tewas

Cina Serang 'Geng Teroris', 28 Orang Tewas

News | Jum'at, 20 November 2015 | 12:16 WIB

Pascabom Paris, Malaysia Kerahkan Tentara Jelang Kedatangan Obama

Pascabom Paris, Malaysia Kerahkan Tentara Jelang Kedatangan Obama

News | Jum'at, 20 November 2015 | 11:26 WIB

Empat Pelaku Bom Paris Masuk 'Daftar Hitam' Intelijen AS

Empat Pelaku Bom Paris Masuk 'Daftar Hitam' Intelijen AS

News | Jum'at, 20 November 2015 | 09:02 WIB

Terkini

Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus

Mahfud Tegaskan Polisi Tak Bisa Menolak Putusan Praperadilan Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:45 WIB

Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa, Kejagung Gelar Konferensi Pers Sore Ini

Dadan Hindayana dan Dua Eks Wakil Kepala BGN Diperiksa, Kejagung Gelar Konferensi Pers Sore Ini

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:40 WIB

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

'Apa Salah Saya?' Ketua Komisi VII DPR Sentil Menpar Widiyanti Gara-gara Tak Disapa Saat Rapat

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:25 WIB

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Dadan Dicopot, Mensesneg: Tunggu Saja Hasilnya

Kantor BGN Digeledah Kejagung Usai Dadan Dicopot, Mensesneg: Tunggu Saja Hasilnya

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:12 WIB

Ekonomi Dicekik Sanksi AS, Rusia Tegaskan Dukungan Tanpa Henti untuk Kuba

Ekonomi Dicekik Sanksi AS, Rusia Tegaskan Dukungan Tanpa Henti untuk Kuba

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:09 WIB

Penggeledahan Belum Rampung, Tim Kejagung Masih Periksa Kantor BGN

Penggeledahan Belum Rampung, Tim Kejagung Masih Periksa Kantor BGN

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:07 WIB

Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?

Energi Terbarukan Kian Murah, Mengapa Masih Sulit Berkembang di Indonesia?

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 16:00 WIB

Prabowo Sering ke Luar Negeri, Dasco Pasang Badan: Strategi Presiden Dinamis, Tak Bisa Dibatasi

Prabowo Sering ke Luar Negeri, Dasco Pasang Badan: Strategi Presiden Dinamis, Tak Bisa Dibatasi

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:59 WIB

Danantara Disorot! Minim Transparansi Jadi Celah Korupsi dan Gerus Kepercayaan Investor

Danantara Disorot! Minim Transparansi Jadi Celah Korupsi dan Gerus Kepercayaan Investor

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:58 WIB

Dasco Tegaskan Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif DPR, Komisi II Segera Gelar Pembahasan

Dasco Tegaskan Revisi UU Pemilu Jadi Inisiatif DPR, Komisi II Segera Gelar Pembahasan

News | Rabu, 03 Juni 2026 | 15:58 WIB