Polisi: Arus Balik Liburan Natal Terjadi Minggu

Ardi Mandiri | Suara.com

Sabtu, 26 Desember 2015 | 06:07 WIB
Polisi: Arus Balik Liburan Natal Terjadi Minggu
TOL Cikampek Macet Total

Suara.com - Kepolisian Daerah Metro Jaya mengantisipasi potensi kemacetan lalu lintas yang dakibatkan arus balik liburan Natal dan Tahun baru yang puncaknya diperkirakan terjadi pada Minggu, 27 Desember 2015 dan Minggu, 4 Januari 2016.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Polisi Risyapudin saat dihubungi Antara di Jakarta, Jumat mengatakan salah satu antisipasi itu adalah pihaknya meminta agar loket di pintu tol Cikampek dan pintu tol lainnya yang mengarah ke Jakarta diperbanyak, guna menghindari kemacetan panjang seperti yang terjadi pada Rabu (23/12) dan Kamis (24/12).

"Ini agar antrean tidak terlalu panjang lagi, dan menyebabkan kemacetan," ujarnya.

Menurut Risyapudin, saat ini kondisi kemacetan tol Cikampek sudah mulai berkurang.

Beberapa langkah lainnya untuk memitigasi kemacetan, yakni menambah jumlah pos polisi di ruas tol menuju Jakarta, dan di lokasi tempat istirahat (rest area), pengalihan dari tol ke ruas arteri, dan memperbanyak mobil unit derek.

Hasil analisa di lapangan, kata Risyapudin, pada Rabu dan Kamis, kemacetan panjang juga dipicu oleh banyaknya mobil mogok yang tidak segera diderek.

Sedangkan jalur arteri disiapkan agar dapat menjadi alternatif pengemudi jika jalur tol sangat padat.

"Kita juga akan membuat agar kendaraan roda empat tidak berhenti sembarangan," ujar dia.

Untuk mengoptimalkan langkah antisipasi itu, Polda Metro akan berkoordinasi dengan Polda Jabar, PT Jasamarga, Dinas Perhubungan dan Organda.

Risyapudin mengatakan kemacetan tinggi pada musim liburan akhir tahun ini karena warga yang hendak berlibur hampir sebagian besar menggunakan kendaraan pribadinya.

Hal ini berbeda dengan kondisi liburan Idul Fitri pada Juli lalu, ketika banyak acara mudik bersama yang mampu mengurangi jumlah kendaraan roda empat dan roda dua di jalan.

"Kalau sekarang karena tidak ada mudik bersama saja," kata dia.

Secara umum, Risyapudin menilai, kondisi lalu lintas di otoritas Polda Metro Jaya aman dan terkendali. Lalu lintas DKI Jakarta diperkirakan kembali normal, kata Risyapudin, pada 5 Januari 2016. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Tak Hadiri Misa Natal di Depan Istana, Ini Kata Jemaat

Jokowi Tak Hadiri Misa Natal di Depan Istana, Ini Kata Jemaat

News | Jum'at, 25 Desember 2015 | 19:56 WIB

MUI Palu Tegaskan Tak Masalah Ucapkan "Selamat Natal"

MUI Palu Tegaskan Tak Masalah Ucapkan "Selamat Natal"

News | Jum'at, 25 Desember 2015 | 18:58 WIB

Natalan Keluarga Beda Agama, Anak Senang Ortu Saling Hargai

Natalan Keluarga Beda Agama, Anak Senang Ortu Saling Hargai

News | Jum'at, 25 Desember 2015 | 18:34 WIB

Terkini

Suara Ojol Didengar Prabowo, Asosiasi Apresiasi Potongan Aplikasi 8 Persen

Suara Ojol Didengar Prabowo, Asosiasi Apresiasi Potongan Aplikasi 8 Persen

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 14:03 WIB

Mahasiswa Prancis di Singapura Terancam 2 Tahun Penjara Gara-gara Jilat Sedotan Vending Machine

Mahasiswa Prancis di Singapura Terancam 2 Tahun Penjara Gara-gara Jilat Sedotan Vending Machine

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:57 WIB

Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam

Negara Akan Ambil Alih! Prabowo Terbitkan Keppres Satgas PHK, Pasang Badan Bela Buruh yang Terancam

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:48 WIB

Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing

Audiensi di DPR, Buruh Tuntut Upah Layak dan Hapus Outsourcing

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:45 WIB

Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza

Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:42 WIB

Yakinkan Buruh Bisa Punya Rumah! Prabowo Dobrak Aturan Bank, Beri Napas Cicilan KPR hingga 40 Tahun

Yakinkan Buruh Bisa Punya Rumah! Prabowo Dobrak Aturan Bank, Beri Napas Cicilan KPR hingga 40 Tahun

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:31 WIB

Prabowo Klaim Indonesia Tahan Krisis Global, Target Swasembada BBM Segera Tercapai

Prabowo Klaim Indonesia Tahan Krisis Global, Target Swasembada BBM Segera Tercapai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:27 WIB

Kado May Day untuk Ojol! Dasco: Potongan Aplikator Bakal Dipangkas Jadi 8 Persen

Kado May Day untuk Ojol! Dasco: Potongan Aplikator Bakal Dipangkas Jadi 8 Persen

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:08 WIB

Buruh Desak DPR Bahas UU Ketenagakerjaan Baru: Soroti Upah Tak Setara hingga PHK Sepihak

Buruh Desak DPR Bahas UU Ketenagakerjaan Baru: Soroti Upah Tak Setara hingga PHK Sepihak

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 13:00 WIB

15 Tahun Jadi Buruh Pabrik Sandal, Maya Menangis di May Day: Sakit Bayar Sendiri, Tak Ada BPJS

15 Tahun Jadi Buruh Pabrik Sandal, Maya Menangis di May Day: Sakit Bayar Sendiri, Tak Ada BPJS

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 12:53 WIB