Empat Satwa Sulteng Ini Terancam Punah

Pebriansyah Ariefana

Rabu, 06 Januari 2016 | 11:10 WIB
Empat Satwa Sulteng Ini Terancam Punah
Burung maleo (Macrocephalon maleon). (Shutterstock)

Suara.com - Balai Besar Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) menyatakan saat ini ada empat satwa langka di Sulawesi Tengah yang terancam punah. Kepunahan itu karena terus diburu masyarakat untuk kebutuhan konsumsi dan diperdagangkan.

Kepala TNLL, Sudayatna menyebut keempat satwa itu adalah anoa pegunungan (Bubalus quarlesi) dan anoa dataran rendah (Bubalus depressicornis), babirusa (Babyrousa babyrussa), tarsius (Tarsius tarsier dan Tarsius pumilus) serta burung maleo (Macrocephalon maleon).

Satwa-satwa tersebut populasinya semakin berkurang dan dikhawatirkan bisa punah jika terus diburu masyarakat. Terutama tiga jenis yaitu babirusa dan anoa semakin berkurang karena hingga kini belum ada sistem penangkaran.

"Kita baru punya penangkaran burung maleo di Desa Saluki, Kabupaten Sigi," ucap dia di Palu, Rabu (6/1/2016).

Penangkaran burung meleo masih dilakukan secara semi-alami sehingga ke depan perlu dikembangkan melalui proses penangkaran inkubator. Memang untuk penangkaran babirusa dan anoa tidak bisa dilakukan sama seperti maleo dengan membuat kandang-kandang pemeliharaan dan penetasan.

Yang bisa dilakukan adalah dengan membuat kubangan-kubangan untuk tempat mandi babirusa dan anoa dalam rangka menyelamatkan dari ancaman kepunahan.

"Karena kita tahu bersama bahwa babirusa dan anoa sangat liar dan jangkauannya luas. Nanti kalau kita punya dana yang cukup akan membuat kubangan-kubangan agar mereka betah tinggal disitu," ujarnya.

Selain itu, juga akan menyediakan pakan-pakan yang dibutuhkan oleh kedua jenis satwa itu. "Itu yang bisa kita lakukan untuk mengamankan dan meningkatkan populasinya," tambahnya.

Selain itu, masyarakat yang ada di sekitar kawasan perlu terus diberikan pemahaman dan pencerahan agar mereka tidak lagi memburu satwa-satwa dilindungi.

Bukan hanya itu, juga bagaimana masyarakat ikut menjaga kelestarian hutan dan lingkungan sebagai habitat hidup dan berkembangbiaknya berbagai jenis satwa yang ada di kawasan Taman Nasional.

Sudayatna menambahkan kawasan Taman Nasional bukan hanya sebagai aset daerah atau negara, tetapi juga menjadi paru-paru dunia yang perlu dijaga dan diamankan, bukan untuk dirusak.

TNLL selama ini banyak menyimpan berbagai obyek wisata unik yang tidak ada di daerah lainnya, termasuk patung mengalit di Dataran Lore, Kabupaten Poso yang kini banyak dikunjungi para turis dari berbagai negara di dunia. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Populasi Kerbau Indonesia Terancam Punah pada 2031

Populasi Kerbau Indonesia Terancam Punah pada 2031

Tekno | Selasa, 08 Desember 2015 | 08:08 WIB

Studi: Pisang Menghadapi Kepunahan

Studi: Pisang Menghadapi Kepunahan

Tekno | Rabu, 02 Desember 2015 | 13:24 WIB

Terancam Punah, Ikan Ini Tidak Boleh Lagi Dieskpor

Terancam Punah, Ikan Ini Tidak Boleh Lagi Dieskpor

Bisnis | Rabu, 14 Januari 2015 | 12:30 WIB

Badak Putih Utara di AS Mati, Tinggal 5 Ekor Tersisa di Dunia

Badak Putih Utara di AS Mati, Tinggal 5 Ekor Tersisa di Dunia

Tekno | Selasa, 16 Desember 2014 | 01:28 WIB

Sebanyak 3000 Bahasa di Dunia Hampir Punah

Sebanyak 3000 Bahasa di Dunia Hampir Punah

Lifestyle | Rabu, 24 September 2014 | 15:33 WIB

Menteri Cicip: Sejumlah Ikan Endemik Sudah Punah

Menteri Cicip: Sejumlah Ikan Endemik Sudah Punah

Bisnis | Rabu, 11 Juni 2014 | 09:57 WIB

Studi: Bumi di Ambang Kepunahan

Studi: Bumi di Ambang Kepunahan

Tekno | Senin, 02 Juni 2014 | 16:36 WIB

Terkini

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Polda Metro Jaya Bidik Akar Narkoba di Kampung Ambon Lewat Bedah Rumah

Jakarta | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

PAN Belum Bahas Pemakzulan Gibran, PKS Mulai Jajaki Sikap Fraksi Lain di DPR

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:49 WIB

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Indonesia dan Tiga Krisis: BBM, Air Bersih, dan Integritas

Your Say | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:45 WIB

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Titik Api Tak Terdeteksi, Petugas Fokus Dinginkan Tiga Blok Gunung Ciremai

Jabar | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:41 WIB

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Kredit Baru Diprediksi Naik, Industri Pengolahan Jadi Sektor Prioritas Perbankan

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:35 WIB

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

Delegasi ARLI ke China, Bahas Masa Depan Industri Rumput Laut Indonesia

News | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:30 WIB

'Cheat Code' Beli Motor Baru: Hanya Main Aplikasi, Harga Vario 125 Street Berubah Jadi Rp5 Jutaan

'Cheat Code' Beli Motor Baru: Hanya Main Aplikasi, Harga Vario 125 Street Berubah Jadi Rp5 Jutaan

Otomotif | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:18 WIB

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi

Bekaci | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Moisturizer Skintific Vitamin C untuk Kulit Apa? Cek Manfaat dan Review-nya

Lifestyle | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:11 WIB

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

ANTM Masih Kaji Rencana Buyback Saham

Bisnis | Minggu, 25 Oktober 2026 | 10:07 WIB

×