Dicecar DPR, KPK Nyatakan Intropeksi Diri

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Rabu, 27 Januari 2016 | 15:18 WIB
Dicecar DPR, KPK Nyatakan Intropeksi Diri
Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif saat mengikuti uji kelayakan dan kepatutan capim Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di Komisi III DPR, Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (16/12). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - KPK rapat dengar pendapat dengan Komisi III DPR, Rabu (27/1/2016). Dalam rapat ini, KPK dicecar soal aturan dalam pendampingan Brimob bersenjata lengkap dalam penggeledahan KPK di ruang anggota DPR beberapa waktu lalu.

‎Anggota Komisi III Fraksi PDIP Masinton Pasaribu menilai pendampingan Brimob dalam penggeledahan KPK berlebihan. Dia beralasan DPR sebagai institusi negara punya pengamanan sendiri.

"Kalau menganggap DPR sebagai institusi negara, ada orang bermasalah di dalamnya, kalau mau digeledah, monggo. Tapi nggak perlu bawa senjata," kata Masinton.

Senada, Anggota Komisi III Fraksi Golkar Adies Kadir menilai tidak perlu pendampingan Brimob bersenjata lengkap dalam penggeledahan.‎ Menurutnya, tidak ada ancaman berarti dalam penggeledahan ini. Sehingga pasukan bersenjata lengkap itu tidak diperlukan.

"Ini seperti mau perang begitu. Apakah penyidik sudah diancam dengan Anggota Komisi III, atau penyidik KPK sudah tidak percaya sama DPR, DPR adalah rumah rakyat," kata Adies.

Wakil Ketua KPK Laode Muhammad Syarif yang ditemui disela-sela rapat kali ini mengatakan pendampingan Brimob bersenjata lengkap merupakan prosedur yang ada pada KPK dalam setiap penggeledahan.

Untuk di DPR, dia mengakui ada kesalahan proses komunikasi yang mengakibatkan cek cok. Dia menyatakan KPK akan instropeksi diri.

"Kemarin itu ada miss-komunikasi antara pimpinan di sini (DPR) dengan penyidik KPK. Tapi sebenarnya waktu itu penyidik sudah lewat tangga darurat dan tidak terlihat media. Dan semua sudah dilakukan sesuai prosedur. Tapi ini akan jadi intropeksi diri kami, jadi nanti kita bicarakan," ujar Laode.

Untuk diketahui, penyidik KPK melakukan sejumlah penggeledahan di ruangan 3 anggota DPR. Yaitu di ruangan anggota Komisi V DPR Damayanti Wisnu Putranti dari Fraksi PDIP, Budi Supriyanto dari Fraksi Golkar, dan Yuddy Widiana Adia Fraksi PKS. Penggeledahan yang didampingi Brimob bersenjata lengkap ini membuat Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah melayangkan protes secara langsung.

Sebelumnya, KPK telah menetapkan empat orang tersangka terkait kasus tersebut. Tiga di antaranya diduga sebagai penerima suap. Mereka adalah Damayanti, serta dua orang dari pihak swasta Julia Prasrtyarini alias Uwi, dan Dessy A Edwin.

Kemudian, tersangka lain yang berperan sebagai pemberi suap adalah Abdul Khoir selaku Dirut PT Windu Tunggal Utama (WTU). Pemberian uang suap ini diduga uontuk melancarkan suatu proyek di Kementerian Pekerjaan Umum Perumahan Rakyat (Kemenpupera) tahun anggaran 2016 dengan perkiraan total nilai suap 404.000 SGD dari barang bukti yang berhasil disita 99.000 USD.‎

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketua KPK: UU KPK Saat Ini Sudah Cukup Baik

Ketua KPK: UU KPK Saat Ini Sudah Cukup Baik

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 14:41 WIB

Brimob Bersenjata Kawal Penyidik, KPK: Dulu Pernah Terancam

Brimob Bersenjata Kawal Penyidik, KPK: Dulu Pernah Terancam

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 11:59 WIB

Wapres Yakin RUU KPK Tak Diselewengkan DPR

Wapres Yakin RUU KPK Tak Diselewengkan DPR

News | Rabu, 27 Januari 2016 | 06:13 WIB

DPR Sahkan 40 RUU Masuk Prioritas Prolegnas 2016

DPR Sahkan 40 RUU Masuk Prioritas Prolegnas 2016

News | Selasa, 26 Januari 2016 | 15:02 WIB

Brimob Bersenjata Masuk DPR Diibaratkan Gerebek Sarang Narkoba

Brimob Bersenjata Masuk DPR Diibaratkan Gerebek Sarang Narkoba

News | Senin, 25 Januari 2016 | 13:48 WIB

Alasan Kapolri Brimob Siaga saat KPK Geledah DPR

Alasan Kapolri Brimob Siaga saat KPK Geledah DPR

News | Senin, 25 Januari 2016 | 11:16 WIB

Rano Karno Kembali Diperiksa KPK

Rano Karno Kembali Diperiksa KPK

Foto | Jum'at, 22 Januari 2016 | 15:42 WIB

Pimpinan DPR Dukung KPK Usut Korupsi Damayanti

Pimpinan DPR Dukung KPK Usut Korupsi Damayanti

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 10:46 WIB

Crane Baru Pelindo II Signifikan Bagi Pelabuhan Pontianak

Crane Baru Pelindo II Signifikan Bagi Pelabuhan Pontianak

News | Kamis, 21 Januari 2016 | 09:38 WIB

Pakar: Ada Ketidakpahaman Hukum di Internal KPK

Pakar: Ada Ketidakpahaman Hukum di Internal KPK

News | Rabu, 20 Januari 2016 | 13:55 WIB

Terkini

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Lahar Hujan Semeru Terjang Permukiman, Tiga Rumah Rusak dan 117 KK Terisolasi

Foto | Selasa, 03 November 2026 | 08:30 WIB

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

Video Petugas Tegur Penumpang Viral, MRT Beberkan Alasan Larang Makan dan Minum di Kereta

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:28 WIB

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Review Unlocked: Satu Ponsel Hilang, Seluruh Kehidupan Berubah Jadi Teror

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Perpanjang SIM Berapa Hari Sebelum Habis? Ini Ketentuannya agar Tidak Terlambat

Otomotif | Selasa, 03 November 2026 | 08:20 WIB

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

Tabrak Warga hingga 6 Tewas! Sopir Truk Molen di Bekasi Jadi Tersangka Terancam 6 Tahun Bui

News | Selasa, 03 November 2026 | 08:15 WIB

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Kisah Cinta Putri Mangkunegaran dan Bos Rosalia Indah: Sempat Putus 10 Tahun, Kini Bersemi Lagi

Surakarta | Selasa, 03 November 2026 | 08:11 WIB

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

1.128 Pelajar Pecahkan Rekor MURI Lewat Kompetisi Renang dalam Sehari

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 07:58 WIB

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Copot Kapolres Sukoharjo Tak Cukup, Penggeledahan Ponpes Disebut JPW Efek Mutasi Awur-awuran

Jogja | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

4 Zodiak Paling Impulsif, Sering Bertindak Tanpa Banyak Berpikir

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 07:57 WIB

×