Rossi dan Lorenzo Adu Mulut di Lintasan Kualifikasi GP Qatar

Liberty Jemadu | Suara.com

Minggu, 20 Maret 2016 | 06:59 WIB
Rossi dan Lorenzo Adu Mulut di Lintasan Kualifikasi GP Qatar
Dua pembalap Yamaha yang bersaing ketat di MotoGP, Jorge Lorenzo (kiri) dan Valentino Rossi (Shutterstock).

Suara.com - Ketegangan antara dua pembalap Yamaha, Valentino Rossi dan Jorge Lorenzo dari musim lalu tampaknya belum akan berakhir di musim 2016 ini. Baru memasuki seri pertama di Sirkuit Losail, Qatar keduanya sudah terlibat pertengkaran terbuka di lintasan balap.

Pertengkaran keduanya terjadi di latihan bebas terakhir di Losail, Sabtu (19/3/2016). Adu mulut terjadi setelah Rossi melambaikan tangan, memprotes aksi Lorenzo yang dinilainya tak hati-hati hingga nyaris menyebabkan tabrakan di lintasan kualifikasi.

"Dia keluar dari pit tanpa memperhatikan lintasan dan ketika dia tiba di tikungan pertama, ia memperlambat lajunya tetapi posisinya tepat di lajur utama lintasan," jelas Rossi.

"Masalahnya adalah, ketika saya bertanya 'Mengapa?' dan berharap ia menjawab 'Maaf', dia malah melihat ke arah saya seperti sedang mengatakan, 'Kau mau apa?'" ujar Rossi lagi.

"Lalu ketika kami memulai latihan, saya menghampirinya lagi," imbuh Rossi.

Lorenzo, yang lebih dulu berbicara kepada media, punya versi lain tentang insiden itu.

"Menurut saya, dia tak punya alasan untuk protes. Semua orang tahu bahwa ketika seseorang keluar dari pit, ia tak akan bisa langsung berhenti. Satu-satunya yang bisa saya lakukan adalah tetap berada di garis putih. Saya tak bisa menepi ke luar lintasan," kilah Lorenzo.

"Jadi, saya harus bagaimana? Jika dia masih marah pada saya, maka saya pun tak paham alasannya. Kalian harus menanyakan padanya," ketus Lorenzo.

Rossi, ketika ditanyai oleh wartawan, juga punya alasan tersendiri. Menurutnya Lorenzo menerapkan standar ganda. Ia berkaca pada insiden serupa di Sirkuit Misano, Italia pada musim lalu. Ketika itu posisinya terbalik: Rossi yang keluar dari pit.

"Situasi ini sama persis dengan kualifikasi di Misano, ketika saya melakukan kesalahan yang sama. Dia sangat marah ketika itu dan pada akhirnya saya dijatuhkan penalti satu poin. Tetapi sekarang ia tak diberi hukuman," keluh Rossi.

"Saya tak mendatangi pengarah balapan untuk meminta hukuman, tetapi saya melihat Mike Webb (kepala pengarah balapan) di sini, jadi saya katakan, 'Mengapa saya dihukum satu poin dan dia tidak?' Saya tak mengerti, tetapi ini bukan masalah besar," imbuh Rossi.

Adapun penalti yang dijatuhkan pada Rossi di Misano punya dampak besar terhadap peluang juaranya musim lalu. Terutama jika mengingat ia juga dihukum potongan tiga poin akibat insiden engan Marc Marquez di Sepang, Malaysia.

"Tetapi, saya sudah melupakan musim lalu. Sayangnya, ini tidak akan mengubah situasi," tutup Rossi sambil tertawa. (Crash.net)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Urutan Start MotoGP Qatar: Lorenzo Terdepan, Rossi Kelima

Urutan Start MotoGP Qatar: Lorenzo Terdepan, Rossi Kelima

News | Minggu, 20 Maret 2016 | 04:50 WIB

Valentino Rossi Dipastikan Bersama Yamaha hingga Musim 2018

Valentino Rossi Dipastikan Bersama Yamaha hingga Musim 2018

News | Sabtu, 19 Maret 2016 | 20:58 WIB

Pebalap Tunisia Tewas di Balapan Pendukung MotoGP Qatar

Pebalap Tunisia Tewas di Balapan Pendukung MotoGP Qatar

News | Sabtu, 19 Maret 2016 | 07:04 WIB

Ditanya Rivalitas dengan Marquez, Rossi: Tak Ada yang Spesial

Ditanya Rivalitas dengan Marquez, Rossi: Tak Ada yang Spesial

News | Kamis, 17 Maret 2016 | 19:00 WIB

Hasil Tes Pramusim Honda Buruk, Lorenzo Tetap Tak Tutup Mata

Hasil Tes Pramusim Honda Buruk, Lorenzo Tetap Tak Tutup Mata

News | Kamis, 17 Maret 2016 | 17:45 WIB

Rossi Tabuh Genderang Perang Jelang Seri Perdana MotoGP

Rossi Tabuh Genderang Perang Jelang Seri Perdana MotoGP

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 18:45 WIB

Jelang Pembukaan MotoGP, Lorenzo Lancarkan Sinyal Ancaman

Jelang Pembukaan MotoGP, Lorenzo Lancarkan Sinyal Ancaman

News | Rabu, 16 Maret 2016 | 17:56 WIB

Terkenang Sukses 2015, Pembalap Ini Incar Podium Lagi di Losail

Terkenang Sukses 2015, Pembalap Ini Incar Podium Lagi di Losail

News | Selasa, 15 Maret 2016 | 20:00 WIB

Terkini

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

Amien Rais Sebut Pengaruh Seskab Teddy Kalahkan Tokoh Senior Dasco dan Sjafrie Sjamsoeddin

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:22 WIB

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

Bawa Sejarah Kaum Nabi Luth, Amien Rais Desak Prabowo Jauhi dan Pecat Teddy Indra Wijaya

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:20 WIB

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 23:17 WIB

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:28 WIB

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 22:16 WIB

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB