BMKG Ajukan Gempa dan Tsunami Jadi Kurikulum Sekolah di Banten

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Minggu, 17 April 2016 | 07:45 WIB
BMKG Ajukan Gempa dan Tsunami Jadi Kurikulum Sekolah di Banten
Ilustrasi gempa. (Shutterstoc)

Suara.com - Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Banten Parmin menyatakan sekolah mulai jenjang SD, SMP, dan SMA/SMK perlu diterapkan kurikulum tentang gempa bumi dan tsunami guna mengurangi risiko kebencanaan di daerah itu.

"Kita sudah membuat pedoman kurikulum gempa bumi dan tsunami," kata Parmin di Serang, Minggu (17/4/2016).

Selama ini, penerapan kurikulum gempa bumi dan tsunami di Provinsi Banten hingga kini belum diterapkan di sekolah. Padahal Banten menjadikan daerah peta bencana gempa bumi tektonik dan gelombang tsunami.

Untuk itu, kurikulum pendidikan gempa bumi dan tsunami perlu diterapkan di sekolah-sekolah mulai jenjang SD, SMP dan SMA/SMK. Namun, penerapan kurikulum gempa bumi dan tsunami di Banten itu menunggu dikeluarkannya peraturan daerah (perda).

"Kami berharap perda itu segera diterbitkan, sehingga bisa direalisasikan muatan lokal kebencanaan gempa bumi dan tsunami di sekolah dalam upaya pengurangan risiko kebencanaan agar tidak menimbulkan korban jiwa lebih banyak," katanya.

Menurut dia, selama ini pesisir perairan Banten bagian utara dan selatan merupakan daerah berpotensi gempa bumi dan tsunami, karena letaknya pada pertemuan tiga lempeng bumi aktif.

Ketiga lempeng aktif tersebut adalah lempeng Indo-Australia di bagian selatan, lempeng Eurasia di bagian utara dan lempeng Pasifik di bagian timur. Potensi gempa bumi dan tsunami cukup berpeluang di wilayah pesisir perairan Banten wilayah utara dan selatan.

"BMKG sebagai lembaga penyedia informasi tentu memiliki kewajiban untuk sosialisasi dan penguatan kesiapsiagaan bencana gempa bumi dan tsunami kepada masyarakat agar bencana alam tidak menimbulkan korban jiwa banyak, termasuk penerapan kurikulum," katanya menjelaskan.

Sementara itu, penggiat kebencanaan tsunami Ahmad Arif mengatakan muatan lokal tsunami wajib diterapkan di Provinsi Banten dalam upaya mengurangi risiko kebencanaan agar tidak memakan korban banyak juga kerusakan material cukup besar.

Pengalaman pahit itu tidak seharusnya terulang bencana gempa bumi dan tsunami di Aceh tahun 2004 menjadikan tragedi internasional karena korban jiwa hingga 120 ribu orang meninggal dan puluhan ribu orang menghilang serta kerugian material hingga Rp45 triliun.

Untuk itu, pihaknya mendukung sekolah-sekolah di Provinsi Banten wajib memberlakukan kurikulum gempabumi maupun tsunami. Penerapan kurikulum itu juga diterapkan di negara Jepang, bahkan mulai pendidikan TK hingga pergurun tinggi.

Selain itu juga sekolah-sekolah rutin melaksanakan kegiatan simulasi pelatihan menghadapi gempa bumi dan tsunami untuk mengantisipasi pengurangan risiko kebencanaan. Mereka anak-anak di negara sakura itu tidak lepas dengan bantal guna penyelamatan diri jika terjadi bencana tsunami.

"Saya kira penting kurikulum tsunami itu diterapkan pada lembaga pendidikan," katanya.

Namun demikian, kata dia, pihaknya mempertanyakan pengelola hotel maupun villa di pesisir selatan Banten apakah sudah memiliki informasi penyelamatan maupun jalur evakuasi jika terjadi bencana gempa bumi dan tsunami.

Padahal, informasi kebencanaan itu sangat diperlukan sehingga memberikan kenyamanan bagi pengunjung. Sebab, bencana gempa bumi dan tsunami itu tidak dijadikan sesuatu kejadian yang menakutkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ekuador Diguncang Gempa Berpotensi Tsunami 7,4 SR

Ekuador Diguncang Gempa Berpotensi Tsunami 7,4 SR

News | Minggu, 17 April 2016 | 07:32 WIB

Gempa 5 SR Guncang Nias Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

Gempa 5 SR Guncang Nias Selatan, Tidak Berpotensi Tsunami

News | Minggu, 17 April 2016 | 02:54 WIB

Gempa Kedua Guncang Kumamoto, Korban Jiwa Kini Jadi 40 Orang

Gempa Kedua Guncang Kumamoto, Korban Jiwa Kini Jadi 40 Orang

News | Minggu, 17 April 2016 | 01:08 WIB

BNPB Pantau Efek Gempa Jepang terhadap Indonesia

BNPB Pantau Efek Gempa Jepang terhadap Indonesia

News | Sabtu, 16 April 2016 | 18:41 WIB

Gempa 3,3 SR Guncang Manggarai Timur

Gempa 3,3 SR Guncang Manggarai Timur

News | Sabtu, 16 April 2016 | 12:06 WIB

Kumamoto Jepang Dilanda Gempa Susulan Lebih Besar

Kumamoto Jepang Dilanda Gempa Susulan Lebih Besar

News | Sabtu, 16 April 2016 | 01:35 WIB

Kumamoto Diguncang 130 Gempa Susulan, Ribuan Rumah Tanpa Listrik

Kumamoto Diguncang 130 Gempa Susulan, Ribuan Rumah Tanpa Listrik

News | Jum'at, 15 April 2016 | 14:40 WIB

Gempa Kumamoto, Sebagian WNI Mengungsi di Kampus dan Masjid

Gempa Kumamoto, Sebagian WNI Mengungsi di Kampus dan Masjid

News | Jum'at, 15 April 2016 | 14:29 WIB

Dampak Gempa Jepang

Dampak Gempa Jepang

Foto | Jum'at, 15 April 2016 | 07:54 WIB

Korban Tewas Gempa Jepang Jadi 9 Orang, Ratusan Lainnya Luka-luka

Korban Tewas Gempa Jepang Jadi 9 Orang, Ratusan Lainnya Luka-luka

News | Jum'at, 15 April 2016 | 07:33 WIB

Terkini

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

Analis Selamat Ginting: Gibran Mulai Manuver Lawan Prabowo Demi Pilpres 2029

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:39 WIB

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

Andi Widjajanto: Selat Malaka Adalah Choke Point yang Bisa Seret Indonesia ke Konflik Global

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:03 WIB

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

Produk Makanan Segera Punya Label Gula, Garam, Lemak Level A-D: Dari Sehat hingga Berisiko

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

Sebut Prabowo-Gibran Beban Bangsa, Dosen UNJ Ubedilah Badrun Resmi Dipolisikan

News | Selasa, 14 April 2026 | 19:00 WIB

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

Mahfud MD Bongkar 'Permainan' Pejabat di Balik Pelarian Koruptor Rp189 Triliun

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:22 WIB

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

Habiburokhman ke Kapolri: Jangan Risau Ada Oknum, yang Penting Institusi Berani Tindak Tegas

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:10 WIB

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

Kasus Suap PN Depok, KPK Telusuri Riwayat Mutasi Dua Hakim Tersangka

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:07 WIB

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

Kepala Dishub DKI Jadi Calon Wali Kota Jaksel, DPRD Soroti Ego Sektoral dan Lambannya Birokrasi

News | Selasa, 14 April 2026 | 18:00 WIB

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

Biaya Haji 2026 Tak Naik, Tapi Sumber Dana Rp1,77 Triliun Masih Gelap

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:55 WIB

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

Pastikan Ketersediaan Minyakita Aman, Dirut Bulog Sidak Pasar-pasar Di Jakarta

News | Selasa, 14 April 2026 | 17:49 WIB