Mengenang Setahun Gempa Nepal, Pendaki Kangen ke Everest

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 24 April 2016 | 10:39 WIB
Mengenang Setahun Gempa Nepal, Pendaki Kangen ke Everest
Gunung Everest. (Shutterstock)

Suara.com - Setahun pascgempa dahsyat 7,8 SR di Nepal masih menyisakan kesedihan. Namun gempa yang merebut nyawa ribuan manusia itu tidak menghilangkan rasa takut untuk kembali memanjat Gunung Everest.

Padahal saat gempa, 25 April 2015, banyak pendaki yang menjadi korban. Gempa terasa sampai puncak tertinggi di dunia itu.

Fotografer Australia Athena Zelandonii salah satu yang kangen dengan Everest. Baginya tidak ada alasan untuk tidak kembali mendaki. Dia ke sana untuk menghadiri doa bersama memperingati setahun gempa dahsyat, di desa Langtang. Di sana 285 orang tewas karena desa terkubur longsor.

"Tidak ada pertanyaan tentang tidak datang kembali," Zelandonii kepada Reuters di ibukota Kathmandu.

Zelandonii menjadi saksi hidup kedahsyatan gempa sampai puncak gunung. Dia bertahan dari longsoran saju dari lereng Langtang. Dia mengenang temannya, Dawn Habash, seorang instruktur yoga dari Augusta, Maine.

Orang lain yang mengenang gempa itu adalah Khaled dan anaknya, Yasmine. Dia masih kehilangan ibunya.

Dari 181 orang asing yang meninggal atau masih hilang, 63 berada di Langtang.

Pascagempa, pendakian ke Everest memang dikuangi. Pendaki hanya bisa naik sampai ketinggian 8.850 meter. Salah satu pendaki, Adrian Ballinger pun bercerita harus lewat jalur Tibet untuk mendaki. Menurutnya itu kurang menantang.

"Ini adalah tempat yang indah, tetapi tempat menakutkan," kata dia.

Dua orang lainnya yang kembali nostalgia dengan Everest adalah Shaheed dan Anjali Kulkarni. Setahun lalu dia menyaksikan longsoran salju di sana. (Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bisnis Pendakian Nepal Masih Mati Pascagempa

Bisnis Pendakian Nepal Masih Mati Pascagempa

Lifestyle | Minggu, 20 Desember 2015 | 10:14 WIB

Pendaki Cacat Jepang Menyerah 700 Meter di Bawah Puncak Everest

Pendaki Cacat Jepang Menyerah 700 Meter di Bawah Puncak Everest

Lifestyle | Kamis, 08 Oktober 2015 | 15:24 WIB

Korban Gempa Nepal Jadi Kuli Angkut Bantuan

Korban Gempa Nepal Jadi Kuli Angkut Bantuan

News | Senin, 21 September 2015 | 13:43 WIB

Perempuan Malang, Niat Bantu Korban Gempa, Malah Mati Sia-sia

Perempuan Malang, Niat Bantu Korban Gempa, Malah Mati Sia-sia

News | Rabu, 09 September 2015 | 07:18 WIB

Begini Kondisi Empat Bulan Pascagempa di Nepal

Begini Kondisi Empat Bulan Pascagempa di Nepal

News | Rabu, 02 September 2015 | 13:45 WIB

Ford Perkenalkan Tiga Mobil Baru di IIMS, Ini Datanya

Ford Perkenalkan Tiga Mobil Baru di IIMS, Ini Datanya

Otomotif | Kamis, 20 Agustus 2015 | 06:49 WIB

Wow, Dua Gunung Ini Menyediakan Layanan Wifi Gratis

Wow, Dua Gunung Ini Menyediakan Layanan Wifi Gratis

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2015 | 07:01 WIB

Negara Donor Janjikan Bantuan Rp58,5 Triliun untuk Nepal

Negara Donor Janjikan Bantuan Rp58,5 Triliun untuk Nepal

News | Jum'at, 26 Juni 2015 | 04:30 WIB

UNICEF: Ribuan Anak di Nepal Dijual ke India Jadi PSK

UNICEF: Ribuan Anak di Nepal Dijual ke India Jadi PSK

News | Sabtu, 20 Juni 2015 | 01:30 WIB

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

Agen Pendakian Ingin Pastikan Gunung di Nepal Aman

News | Kamis, 28 Mei 2015 | 07:00 WIB

Terkini

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

Donald Trump Bandingkan Kondisi Perang Amerika Serikat dengan Vietnam dan Iran, Apa Katanya?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:41 WIB

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

45 Orang Hilang di Lokasi Kebakaran Maut Bar Bangkok

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:29 WIB

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

Raksasa Mobil Ini Mau PHK 100 Ribu Pekerja: Kami Mau Lebi Efisien dan Kurangi Biaya

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:21 WIB

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

Orang India Jadi Korban Serangan Iran, 2 Tanker Uni Emirat Arab Dirudal

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:13 WIB

Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas

Perang Timur Tengah Memanas: Iran Serang Dua Kapal Tanker di Selat Hormuz, 1 Tewas

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:11 WIB

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

Amerika Serikat Kembali Blokir Selat Hormuz, Pasang Tarif Lintas 20 Persen

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 07:03 WIB

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

Mojtaba Khamenei: Kami Janji Balas Darah Ali Khamenei yang Mati Syahid

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:54 WIB

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

Pangkalan Laut Iran Hancur Diterjang Rentetan Ledakan di Kawasan Selat Hormuz

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:44 WIB

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

Harga Minyak Dunia Makin Menggila Usai Amerika Serikat dan Iran Perang Lagi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 06:20 WIB

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

Bukan Cuma Iseng, Pelaku Teror Bom SDN Srengseng Sawah Ternyata Pernah Ancam Pak RT

News | Senin, 13 Juli 2026 | 22:35 WIB

×