Negara Ini Batal Beri Gaji Bulanan Rp34 Juta ke Warganya, Kenapa?

Ruben Setiawan | Suara.com

Senin, 06 Juni 2016 | 05:10 WIB
Negara Ini Batal Beri Gaji Bulanan Rp34 Juta ke Warganya, Kenapa?
Potret pemandangan pegunungan di Swiss. (Shutterstock)

Suara.com - Swiss baru saja rampung menggelar referendum untuk menentukan pengesahan kebijakan gaji cuma-cuma bagi seluruh warganya. Hasilnya, mayoritas pemilih menolak kebijakan kontroversial tersebut.

Jumlah pemilih yang menolak kebijakan tersebut mencapai 78 persen. Informasi tersebut merupakan proyeksi dari saluran televisi nasional SRF1.

Apabila disahkan, siapapun yang menjadi warga sah Swiss akan berhak memperoleh gaji pokok bulanan sebesar 2.500 Swiss Franc atau sekitar Rp34 juta. Gaji diberikan kepada seluruh warga, baik yang tidak bekerja maupun yang sudah memiliki pekerjaan.

Para pendukung kebijakan ini beralasan, gaji cuma-cuma amat berguna bagi mereka yang bekerja namun tidak memperoleh bayaran. Beberapa diantaranya adalah pembantu rumah dan relawan pada komunitas. Mereka menilai, pemberian gaji cuma-cuma bisa menjadikan profesi semacam ini dihargai.

Para penentang kebijakan beranggapan, kebijakan ini bakal menelan biaya teramat besar. Para pendukung kebijakan menilai, hal itu sudah menjadi kewajiban parlemen Swiss. Namun, tak satupun partai di parlemen yang mendukung rencana kebijakan tersebut.

Salah satu alasan untuk menentang kebijakan ini datang dari partai sayap kanan, Partai Rakyat Swiss (SVP). Menurut SVP, kebijakan ini bisa mengundang imigrasi besar-besaran masuk ke Swiss lantaran adanya kesepakatan bebas pindah dengan 28 negara anggota Uni Eropa.

"Secara teori, apabila Swiss adalah sebuah pulau, maka pemberian gaji cuma-cuma bisa saja terwujud," kata juru bicara SVP Luis Stamm seperti dikutip BBC.

"Kami bisa memangkas tunjangan sosial dan memberikan bayaran sejumlah uang kepada masing-masing individu sebagai gantinya," ujar Stamm.

"Namun, dengan perbatasan terbuka, ini adalah hal yang mustahil. Jika kami memberikan setiap warga Swiss dengan uang, maka akan ada miliaran orang yang mencoba pindah ke Swiss," kata Stamm.

Untuk bisa mendorong pelaksanaan referendum terhadap sebuah isu, harus terlebih dahulu ada petisi yang ditandatangani oleh paling tidak 100.000 orang.

Kota Utrecht di Belanda kabarnya sedang merencanakan melakukan uji coba pemberian gaji cuma-cuma selama dua tahun kepada warga yang sudah menerima tunjangan kesejahteraan. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026

Profil Timnas Swiss: Red Devils Bisa Jadi Mimpi Buruk di Piala Dunia 2026

Bola | Kamis, 07 Mei 2026 | 12:30 WIB

Rayakan 75 Tahun Diplomatik, Swiss Pamerkan Wisata di Whoosh Halim

Rayakan 75 Tahun Diplomatik, Swiss Pamerkan Wisata di Whoosh Halim

Foto | Jum'at, 24 April 2026 | 16:00 WIB

Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali

Drama 7 Gol di Basel! Florian Wirtz Buka Suara Usai Gawang Jerman Dibobol Swiss 3 Kali

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 12:02 WIB

Uji Coba Sengit, Jerman Raih Kemenangan Dramatis 4-3 atas Swiss

Uji Coba Sengit, Jerman Raih Kemenangan Dramatis 4-3 atas Swiss

Bola | Sabtu, 28 Maret 2026 | 06:16 WIB

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

Tegas! Swiss Setop Ekspor Senjata ke AS hingga Langit Ikut 'Dikunci'

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 15:10 WIB

Swiss Open 2026: Raih Runner-up, Putri KW Jelaskan Penyebab Kekalahan di Final

Swiss Open 2026: Raih Runner-up, Putri KW Jelaskan Penyebab Kekalahan di Final

Bola | Senin, 16 Maret 2026 | 10:31 WIB

Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final

Swiss Open 2026: Tampil Antiklimaks, Alwi Farhan Tumbang dari Yushi Tanaka di Final

Sport | Senin, 16 Maret 2026 | 10:02 WIB

Swiss Open 2026: Terhenti di Semifinal, Amri/Nita Beberkan Akar Masalahnya

Swiss Open 2026: Terhenti di Semifinal, Amri/Nita Beberkan Akar Masalahnya

Bola | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:47 WIB

Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China

Swiss Open 2026: Susul Putri KW, Alwi Farhan Lolos ke Partai Final usai Libas Wakil China

Sport | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:44 WIB

Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara

Swiss Open 2026: Lolos ke Final, Putri KW Ingin Buktikan Masih Layak Juara

Sport | Minggu, 15 Maret 2026 | 10:33 WIB

Terkini

Viral  Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

Viral Pemotor di Cikarang Tabrak Penyapu, Pura-pura Menolong Lalu Kabur Sambil Buang Sandal Korban!

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:44 WIB

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

TB Hasanuddin: Kritik Pemerintah Bukan Ekstremisme, Perpres 8/2026 Rawan Multitafsir

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:33 WIB

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

Siasat Licin Kiai AS Hindari Polisi, Kabur ke Wonogiri Naik Travel Demi Tak Terlacak

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:28 WIB

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

Soal Homeless Media jadi Mitra Bakom, Indonesia New Media Forum Buka Suara

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:23 WIB

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

Kapolri Minta Jajaran Polri Perkuat Sinergi dengan APH Hadapi Dinamika Global

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:10 WIB

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

Viral Aksi Bejat Pria Rekam Rok Penumpang dari Kolong Peron Stasiun Kebayoran, Polisi Buru Pelaku

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 16:09 WIB

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB