Ketua DPR Yakin Aksi Penyanderaan WNI Tidak Bermotif Politik

Adhitya Himawan | Dian Rosmala | Suara.com

Senin, 27 Juni 2016 | 13:35 WIB
Ketua DPR Yakin Aksi Penyanderaan WNI Tidak Bermotif Politik
Ketua DPR Ade Komarudin mengunjungi Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Rabu (15/6). [Antara]

Ketua DPR RI Ade Komarudin, mengatakan bahwa motif di balik penyanderaan warga negara Indonesia oleh kelompok bersenjata sama sekali tidak ada hubungannya dengan politik. Katanya, penyanderaan tersebut murni bermotif pemerasan.

"ini kejadian kan sudah kesekian kali ini,  pelajaran buat kita, walaupun kita sudah tahu motifnya, modusnya. Menurut saya sih perompak karena bukan gerakan politik, sama sekali bukan gerakan politik tapi motifnya itu ya pemerasan," kata Ade, di komplek DPR RI, Jakarta, Senin (27/6/2016).

Kata Ade, jika aksi tersebut tidak segera dihentikan, maka kejadian yang sama akan terus berlanjut. Penyanderaan yang berujung pemerasan akan menjadi ancaman bagi para pelaut.

"Jadi kita melihat bahwa dengan langkah-langkah mereka seperti itu, kalau dibiarkan terus, tidak ada langkah, saya kira bisa jadi dengan bayar ini akan terus berulang," kata Ade.

Ade menyarankan supaya kerjasama antar negera ditingkatkan. khususnya dalam pengawasan terhadap aksi-aksi perompakan.

"Satu-satunya cara adalah dengan kerjasama beberapa negara untuk melindungi, dan bukan hanya patroli bersama, kalau sudah seperti ini, tapi sebuah sikap yang tegas dari beberapa negara yang melindungi daerah ini, untuk bersikap tegas agar tidak terulang seperti itu," kata Ade.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pemerintah Kaji Langkah Pembebasan Tujuh WNI yang Disandera

Pemerintah Kaji Langkah Pembebasan Tujuh WNI yang Disandera

News | Minggu, 26 Juni 2016 | 13:44 WIB

JK Jelaskan Upaya Pembebasan 7 Sandera WNI

JK Jelaskan Upaya Pembebasan 7 Sandera WNI

News | Sabtu, 25 Juni 2016 | 23:30 WIB

Pemerintah Larang Kapal Indonesia Berlayar ke Filipina

Pemerintah Larang Kapal Indonesia Berlayar ke Filipina

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 19:32 WIB

Fadli Zon Salahkan Pemerintah WNI Kembali Disandera Abu Sayyaf

Fadli Zon Salahkan Pemerintah WNI Kembali Disandera Abu Sayyaf

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 19:04 WIB

Ketua DPR Minta Doa Anak Yatim Piatu Agar Anggotanya Tak Jahat

Ketua DPR Minta Doa Anak Yatim Piatu Agar Anggotanya Tak Jahat

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 18:36 WIB

Buka Puasa DPR Bersama Ribuan Anak Yatim Sudah Keempat Kali

Buka Puasa DPR Bersama Ribuan Anak Yatim Sudah Keempat Kali

DPR | Jum'at, 24 Juni 2016 | 18:08 WIB

Tujuh ABK Disandera, Anggota DPR Minta RI Tekan Filipina

Tujuh ABK Disandera, Anggota DPR Minta RI Tekan Filipina

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 16:33 WIB

Ketua DPR Santuni Anak Yatim se-Jabodetabek

Ketua DPR Santuni Anak Yatim se-Jabodetabek

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 16:09 WIB

Indonesia Buka "Crisis Center" Pembebasan 7 WNI dari Abu Sayyaf

Indonesia Buka "Crisis Center" Pembebasan 7 WNI dari Abu Sayyaf

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 15:15 WIB

Di Natuna, Jokowi Beri 'Sinyal' Buat Cina

Di Natuna, Jokowi Beri 'Sinyal' Buat Cina

News | Jum'at, 24 Juni 2016 | 13:39 WIB

Terkini

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

Israel Makin Hancur dan Mossad Gagal Total, Benjamin Netanyahu Stress

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:26 WIB

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

Roket Bombardir Israel, Unit Khusus ZAKA 360 Konfirmasi Ada Zionis Tewas

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:17 WIB

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

Video Baru Benjamin Netanyahu Muncul Lagi, Dicurigai Gambar Lama karena Sudah Meninggal Dunia

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 09:07 WIB

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

Baru Diresmikan, Taman Bendera Pusaka di Jaksel Sudah Dipenuhi Sampah Berserakan

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:45 WIB

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

Asal Usul Viral Ejekan You're Fired, Cara Jenderal Iran Merendahkan Donald Trump Selama Perang

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:33 WIB

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

Serangan Rudal Kiamat Iran Bikin Yerusalem Rusak Parah, Warga Israel Terluka

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:25 WIB

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

Turki Usulkan Gencatan Senjata Sementara di Timur Tengah, Dorong Negosiasi Damai

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 08:00 WIB

Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos

Pramono Anung Resmi Terapkan WFA ASN Usai Lebaran, Presensi Daring Wajib Tanpa Bolos

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:51 WIB

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

Rudal Kiamat Iran Hantam Israel Pagi Ini, Ledakan Dahsyat Guncang Yerusalem

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:31 WIB

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

Ngaku Mau Damai, Donald Trump Masih Mau Iran Ganti Rezim

News | Selasa, 24 Maret 2026 | 07:09 WIB