Semburan Lumpur dan Gas Bojonegoro Bertambah di 5 Titik

Suwarjono | Suara.com

Senin, 25 Juli 2016 | 19:16 WIB
Semburan Lumpur dan Gas Bojonegoro Bertambah di 5 Titik
Semburan lumpur Bojonegoro (Antara/Slamet Agus)

Suara.com - Semburan lumpur di Desa Krondonan, Kecamatan Gondang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Senin berkembang menjadi lima titik dengan jarak berkisar 1-2 meter, yang semula diketahui dua hari lalu hanya di dua titik.

"Semburan lumpur bercampur air panas di Krondonan berkembang menjadi lima titik sejak hari ini," kata Sekretaris Wilayah Kecamatan Gondang, Bojonegoro Basuki, yang berada di lokasi semburan lumpur bercampur air di desa setempat.

Ia mengaku sudah melaporkan kasus temuan semburan lumpur bercampur air panas di desa setempat kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) karena ada kecenderungan lokasi semburan lumpur membesar.

Dari pendataan yang dilakukan, katanya, tanah di lokasi semburan lumpur bercampur air panas di desa setempat bukan di atas tanah milik warga, tapi di atas tanah milik Perhutani.

Hanya saja, jelas dia, di atas tanah di sekitar lokasi semburan ada tanaman jagung yang ditanam warga.

"Tanaman jagung di sekitar semburan lumpur sekarang ini mati," ujarnya.

Sedangkan lumpur bercampur dengan air yang keluar, kata dia, masuk ke dalam sebuah embung di bawahnya, mengakibatkan ikan di embung banyak yang mati. Selama ini air di embung juga dimanfaatkan warga untuk mengairi tanaman bawang merah.

"Debit semburan lumpur bercampur air di lima lokasi itu cukup besar dengan suara bergemuruh," jelas dia.

Bahkan, lanjut dia, debit lumpur yang bercampur air yang keluar dari semburan jauh lebih besar dibandingkan semburan serupa di Desa Jari, juga di Kecamatan Gondang.

"Air yang keluar di semburan Krondonan juga lebih panas dibandingkan semburan di Jari," ucapnya.

Untuk mengantisipasi berkembangnya semburan lumpur itu, katanya, Kepala BPBD Andik Sudjarwo dengan jajarannya meluncur ke lokasi untuk melakukan penanganan agar semburan tidak semakin berkembang.

Dihubungi terpisah Kepala BPBD Bojonegoro Andik Sudjarwo membenarkan tim BPBD meluncur ke lokasi untuk mengamankan semburan lumpur di Krondonan.

"Saat ini kami bersama dengan Tim Unit Reaksi Cepat (URC) BPBD meluncur ke lokasi," katanya menegaskan.

Sesuai rencana, menurut Basuki, Tim BPBD akan mengamankan semburan lumpur bercampur air dengan cara memberikan penyaring, karena di lima lokasi semburan lumpur posisinya di atas tanah miring. (Antara)

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sumur Warga Semburkan Lumpur Setinggi 30 Meter

Sumur Warga Semburkan Lumpur Setinggi 30 Meter

News | Minggu, 02 November 2014 | 11:19 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB