Rusia Diminta Sepakati Gencatan Senjata Aleppo 48 Jam per Pekan

Ruben Setiawan

Sabtu, 13 Agustus 2016 | 00:59 WIB
Rusia Diminta Sepakati Gencatan Senjata Aleppo 48 Jam per Pekan
Tiga perempuan di Manbij, dua diantaranya membawa bayi, usai diselamatkan pasukan Syria Democratic Force dari kawasan yang dikuasai ISIS di Aleppo, Suriah. (Reuters)

Suara.com - Perserikatan Bangsa-Bangsa pada Kamis meminta Rusia untuk menyepakati gencatan senjata selama 48 jam setiap pekan di Aleppo, Suriah, untuk membantu dua juta warga yang terjebak peperangan di kota tersebut.

PBB mengatakan bahwa usulan Rusia agar gencatan senjata dilakukan selama tiga jam per hari tidak cukup untuk mengirim makanan dan bantuan-bantuan lain ke Aleppo. PBB juga berencana untuk mengevakuasi warga kota yang sakit dan terluka.

"Hari ini, delegasi Rusia memastikan kesediaan mereka untuk berunding dengan kami (pada Kamis dan Jumat) untuk menyepakati gencatan senjata periodik agar kami bisa melalui jalan di Aleppo demi menolong semua warga kota, baik di timur maupun barat," kata penasihat humaniter PBB, Jan Egeland, kepada para wartawan, usai menghadiri rapat mingguan tim humaniter yang beranggotakan negara-negara besar.

Jalan yang dimaksud Egeland adalah Jalan Castello, rute suplai utama menuju wilayah basis gerilyawan di timur Aleppo yang kini ditutup oleh pemerintah Suriah.

"Kami membutuhkan 48 jam karena banyaknya warga kota sehingga kami perlu konvoi yang besar. Di sisi lain, jalan di Aleppo telah rusak, dipasang ranjau, dan bahaya-bahaya lain. Persoalan logistik ini sangat besar sehingga kami butuh waktu--yaitu 48 jam setiap pekan," kata Egeland.

Sementara itu Utusan Khusus PBB untuk Suriah, Staffan de Mistura mengatakan, "kami ingin memastikan bahwa usulan tiga jam per hari dari Rusia bukan hanya pemanis bibir yang kemudian tidak dilaksanakan. Semuanya bergantung pada perundingan selanjutnya dengan Rusia." De Mistura juga mengatakan bahwa para pejabat militer dari Rusia dan Amerika Serikat masih bekerja sama untuk mengupayakan gencatan senjata yang lebih menyeluruh bagi perang yang telah berlangsung selama lima tahun dan menewaskan seperempat juta orang.

"Tim dari Rusia dan Amerika telah bertemu di gedung ini. Mereka fokus membahas perkembangan jalan Castello dan pendekatan umum baru untuk mengurangi tingkat kekerasan," kata dia.

Pada Rabu, setidaknya empat orang tewas akibat kesulitan bernafas usai jatuhnya gas, yang dipercaya merupakan klorin, di sebuah pemukiman di Aleppo, demikian keterangan sebuah rumah sakit dan kelompok pertahanan sipil kepada Reuters.

Saat ditanya mengenai hal ini, de Mistura menjawab, "ini bukan wewenang saya untuk memberi keterangan soal tersebut dan apakah peristiwa itu benar-benar terjadi. Meski demikian, banyak indikasi insiden itu benar-benar nyata." "Kami punya tim khusus PBB yang menangani itu. Jika benar terjadi, maka ini adalah kejahatan perang," kata de Mistura. (Antara/Reuters)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Penampakan Langit Suriah Mendadak Jadi Merah! Jarak Padang Nol Akibat Fenomena Alam

Penampakan Langit Suriah Mendadak Jadi Merah! Jarak Padang Nol Akibat Fenomena Alam

News | Senin, 31 Agustus 2026 | 15:39 WIB

Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad

Siapa Atef Najib? Eks Petinggi Suriah yang Dijatuhi Hukuman Mati Bersama Bashar al-Assad

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 11:21 WIB

Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati

Daftar Tuduhan Mantan Presiden Suriah Bashar Al Assad Hingga Divonis Hukuman Mati

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 07:17 WIB

Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas

Kecelakaan Maut di Jalur Tengkorak! Bus Adu Banteng 35 Orang Tewas

News | Minggu, 26 Juli 2026 | 08:30 WIB

Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah

Balasan Rudal Iran Menyasar Pusat Komando Pasukan Khusus Amerika Serikat di Suriah

News | Jum'at, 17 Juli 2026 | 12:54 WIB

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

Bom Meledak di Jantung Damaskus, Korban Bergelimpangan di Lokasi

News | Kamis, 02 Juli 2026 | 22:41 WIB

Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow

Potret Pengungsi Perang Suriah dalam As Long as the Lemon Trees Grow

Your Say | Minggu, 01 Maret 2026 | 17:00 WIB

Harapan Kecil untuk Tetap Hidup dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow

Harapan Kecil untuk Tetap Hidup dalam Novel As Long as the Lemon Trees Grow

Your Say | Jum'at, 17 Oktober 2025 | 09:54 WIB

Di Bawah Presiden Baru, Suriah Ingin Belajar Islam Moderat dan Pancasila dari Indonesia

Di Bawah Presiden Baru, Suriah Ingin Belajar Islam Moderat dan Pancasila dari Indonesia

News | Kamis, 09 Oktober 2025 | 22:46 WIB

Kuwait Batal Hadapi Timnas Indonesia Malah Lawan Suriah, Erick Thohir Geleng-geleng

Kuwait Batal Hadapi Timnas Indonesia Malah Lawan Suriah, Erick Thohir Geleng-geleng

Bola | Jum'at, 29 Agustus 2025 | 16:30 WIB

Terkini

OC Kaligis Kritisi RUU Perampasan Aset: Sarat Inkonsistensi dan Bisa Jadi 'Hukuman Tanpa Vonis'

OC Kaligis Kritisi RUU Perampasan Aset: Sarat Inkonsistensi dan Bisa Jadi 'Hukuman Tanpa Vonis'

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:16 WIB

Strategi Kreatif Era Digital: Jaga Mutu Bahasa Ibu di Tengah Dikte Algoritma

Strategi Kreatif Era Digital: Jaga Mutu Bahasa Ibu di Tengah Dikte Algoritma

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:15 WIB

5 Zodiak yang Disebut Paling Tidak Segan Meminjamkan Uang ke Teman Dekat

5 Zodiak yang Disebut Paling Tidak Segan Meminjamkan Uang ke Teman Dekat

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:15 WIB

Awas Musim Hujan Ekstrem! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemda Ngebut Perbaiki Infrastruktur

Awas Musim Hujan Ekstrem! Wakil Ketua DPRD Jateng Desak Pemda Ngebut Perbaiki Infrastruktur

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:14 WIB

KPK Sisir Kantor Bea Cukai Kudus, Ruang Kepala Kantor Ikut Digeledah

KPK Sisir Kantor Bea Cukai Kudus, Ruang Kepala Kantor Ikut Digeledah

Jawa Tengah | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:07 WIB

Arti Foto Jatuh dari Dinding Tanpa Angin Menurut Primbon Jawa

Arti Foto Jatuh dari Dinding Tanpa Angin Menurut Primbon Jawa

Lifestyle | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:05 WIB

Demo Hari Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Polda Metro Jaya Minta Massa Jaga Fasilitas Umum

Demo Hari Sumpah Pemuda di Bundaran HI, Polda Metro Jaya Minta Massa Jaga Fasilitas Umum

News | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Belum Puas Bawa Timnas Indonesia Juara, Mitchell Baker Antar Georgetown Pertahankan Gelar

Belum Puas Bawa Timnas Indonesia Juara, Mitchell Baker Antar Georgetown Pertahankan Gelar

Bola | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Jadi Liburan, Tarif Tiket Pesawat Turun 12% Selama Nataru

Jadi Liburan, Tarif Tiket Pesawat Turun 12% Selama Nataru

Bisnis | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:02 WIB

Phantom Busters Ungkap Pengisi Suara Utama, Kisah 4 Siswa SMA Pemburu Hantu

Phantom Busters Ungkap Pengisi Suara Utama, Kisah 4 Siswa SMA Pemburu Hantu

Your Say | Rabu, 28 Oktober 2026 | 14:00 WIB

×