Tiga Pekerjaan Besar Jokowi Saat Ini

Siswanto, Erick Tanjung

Rabu, 24 Agustus 2016 | 16:22 WIB
Tiga Pekerjaan Besar Jokowi Saat Ini
Presiden Joko Widodo dan Wapres Jusuf Kalla memimpin rapat kabinet terbatas di Kantor Kepresidenan, Jakarta, Senin (29/2). (Antara)

Suara.com - Presiden Joko Widodo menyebutkan tiga persoalan mendasar yang harus segera diselesaikan pemerintah, yaitu kemiskinan, ketimpangan pembangunan, dan penyediaan lapangan pekerjaan. Berdasarkan laporan Badan Pusat Statistik, tingkat kemiskinan di daerah pedesaan sangat memprihatinkan dan harus jadi perhatian semua pihak.

"Untuk itu kita akan konsentrasi untuk mengatasi kemiskinan di pedesaan dengan berbagai pendekatan-pendekatan. Mulai dari percepatan infrastruktur di pedesaan, optimalisasi dana desa untuk sektor-sektor produktif, maupun memperluas akses permodalan melalui kredit usaha rakyat," kata Jokowi dalam rapat terbatas tentang Reforma Agraria di kantor Presiden, Jakarta, Rabu (24/8/2016).

Dia mengatakan pentingnya segera dilakukan langkah-langkah terobosan untuk menyelesaikan akses terhadap tanah serta ketimpangan penguasaan tanah di pedesaan. Sebab, sebagian besar petani di desa adalah buruh tani yang tidak memiliki lahan atau petani gurem yang memiliki lahan kurang dari 0,3 hektar perorang. Petani seperti ini mempunyai tingkat pendapatan yang sangat rendah. Tingkat pendapatan yang rendah inilah yang menjadikan para buruh dan petani gurem paling rentan terhadap kenaikan harga bahan pangan serta mendorong peningkatan urbanisasi ke kota.

"Saya berharap reforma agraria dapat menjadi cara baru untuk mengatasi kemiskinan dan ketimpangan ekonomi khususnya di pedesaan. Semangat reforma agraria adalah terwujudnya keadilan dalam penguasaan tanah, kepemilikan, penggunaan dan pemanfaatan tanah, serta SDA (sumber daya alam). Reforma agraria juga harus bisa menjadi cara baru menyelesaikan sengketa agraria antara masyarakat dengan perusahaan, antara masyarakat dengan pemerintah," ujar dia.

Jokowi meminta kementerian dan lembaga terkait untuk melakukan langkah-langkah percepatan implemantasi reforma agraria. Salah satunya kebijakan peta tunggal atau one map policy.

"Lakukan sinkronisasi sistem hukum dan semua peraturan, sehingga tidak menimbulkan dualisme, tidak menimbulkan multitafsir yang mengakibatkan sengketa agraria. Jalankan penataan sektor pertanahan melalui legalisasi sertifikat aset. Pendekatan ini sangat perlu sekali, jangan sampai terjadi seperti sebelum-sebelumnya bahwa rakyat mengurus sertifikat bertahun-tahun, tetapi yang gede-gede (orang kaya) kalau mengurus sertifikat hanya sehari dua hari, tiga hari, harusnya terbalik," tutur dia.

Selain itu, Jokowi memerintahkan segera mengimplementasikan program penyediaan akses tanah melalui redistribusi terutama hak guna usaha yang tidak diperpanjang, tanah-tanah terlantar dan pelepasan serta pemanfaatan kawasan hutan. Dia juga minta agar dilakukan edukasi serta penguatan pada masyarakat untuk memperbaiki tata guna lahan supaya lebih produktif.

"Saya sudah memberikan target kepada menteri BPN agar pensertifikatan tanah itu dilakukan dengan besar-besaran. Tadi angka-angkanya sudah diberikan kepada saya, berapa biaya yang diperlukan. Tapi saya kira kalau bisa kerjasama dengan pemerintah provinsi, kabupaten/kota ini akan lebih mempercepat. Fokus saja ke dua, tiga provinsi, namun setiap tahun akan tambah-tambah, sehingga paling tidak kita kalau bisa pensertifikatan lima juta per tahun itu sudah sebuah lompatan yang sangat besar. Saya tahu bahwa masih ada kekurangan juru ukur, namun saya kira terobosan menteri BPN akan segera dilakukan sehingga pekerjaan-pekerjaan lapangan bisa diselesaikan dengan baik," kata dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bagaimana Sistem Transportasi Publik Melanggengkan Kemiskinan Waktu

Bagaimana Sistem Transportasi Publik Melanggengkan Kemiskinan Waktu

Your Say | Kamis, 18 Juni 2026 | 15:50 WIB

Maraknya Buzzer Pemburu Receh: Antara Miskin Ekonomi dan Miskin Harga Diri

Maraknya Buzzer Pemburu Receh: Antara Miskin Ekonomi dan Miskin Harga Diri

Your Say | Selasa, 16 Juni 2026 | 13:45 WIB

Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!

Makan Gratis Tak Boleh Sekadar Kenyang, Wajib Jadi Senjata Pamungkas Hapus Kemiskinan!

News | Kamis, 11 Juni 2026 | 19:30 WIB

Pemprov Jabar Jadi Pemerintah Daerah Terbaik dalam Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting

Pemprov Jabar Jadi Pemerintah Daerah Terbaik dalam Penggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting

News | Senin, 08 Juni 2026 | 16:13 WIB

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

Indonesia Ingin Belajar Strategi China soal Pengentasan Kemiskinan

News | Kamis, 28 Mei 2026 | 08:15 WIB

Children of Heaven: Angkat Tema Kemiskinan dengan Pendekatan yang Humanis

Children of Heaven: Angkat Tema Kemiskinan dengan Pendekatan yang Humanis

Your Say | Kamis, 28 Mei 2026 | 14:00 WIB

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Prabowo Tanya ke Bos Parpol Hingga Ormas, Kenapa Penduduk Miskin RI Bertambah?

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:31 WIB

Prabowo Merasa Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 6,5% di 2027

Prabowo Merasa Yakin Ekonomi RI Tumbuh Hingga 6,5% di 2027

Bisnis | Rabu, 20 Mei 2026 | 11:36 WIB

Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial

Menonton Sirkus Kemiskinan: Sisi Gelap Konten Sedekah di Media Sosial

Your Say | Kamis, 07 Mei 2026 | 10:27 WIB

60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?

60 Juta Rakyatnya Hidup Miskin, Kok Bisa Negara Ini Lolos ke Piala Dunia 2026?

Bola | Selasa, 05 Mei 2026 | 15:59 WIB

Terkini

Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang

Arahan Prabowo ke Bahlil: Pastikan Pemadaman Listrik Bergilir di Pulau Jawa Tak Terulang

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:33 WIB

Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap

Perlawanan Terakhir Nadiem Makarim Jelang Putusan, Ini yang Akan Diungkap

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:20 WIB

Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

Detik-detik Iran Batalkan Perundingan Gegara Trump Bikin Ulah, JD Vance Kena Getahnya

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:13 WIB

KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!

KPAI Sesalkan Pelibatan Siswa dalam Aksi Dukung MBG di Batam: Itu Eksploitasi dan Manipulasi Anak!

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:48 WIB

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

Prabowo ke Jawa Timur, Hadir Peresmian Jalan dan Penutupan Munas NU

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:44 WIB

Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film

Legislator PDIP Kritik Ekspansi Bioskop: Jangan Sampai Jadi Risiko Baru bagi Industri Film

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:41 WIB

Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa

Jokowi Siap Hadir Tunjukan Ijazah di Persidangan Roy Suryo dan dr Tifa

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:36 WIB

Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi

Jokowi Tak Ambil Pusing Soal Penahanan Roy Suryo dan dr Tifa, Kuasa Hukum Sentil Dugaan Intervensi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:28 WIB

Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'

Viral Dugaan Mahasiswa UBK Terima Suap, Muncul Pengakuan Soal Dana Rp 20 Juta dan Nama 'Kapolda'

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 10:06 WIB

1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini

1.273 Personel Gabungan Amankan Aksi Demonstrasi di Jakarta Pusat Hari Ini

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 09:56 WIB