Ali Imron Beri Masukan untuk Pansus Terorisme di DPR

Pebriansyah Ariefana, Bagus Santosa

Kamis, 25 Agustus 2016 | 15:47 WIB
Ali Imron Beri Masukan untuk Pansus Terorisme di DPR
Ali Imron. (suara.com/Bagus Santosa)

Suara.com - Pelaku Bom Bali I Ali Imron memberikan pengalamannya terkait tindakan terorisme kepada Panitia Khusus (Pansus) revisi UU Terorisme DPR. Dalam pandangannya, ‎perlu perbaikan UU terorisme. Terutama dalam upaya pencegahan.

‎"Terutama tentang penularan terhadap keyakinan, akidah terorisme, dan radikalisme, ini berbahaya. Karena sekarang ini bertambahnya orang yang terlibat terorisme karena ada ceramah, karena doktrin. Kalau ada hukumnya, menurut saya, mereka akan berkurang karena khawatir," kata Ali di DPR, Kamis (25/8/2016). Kedatangannya ini ke DPR ditemani Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dan dikawal kepolisian.

Terpidana kasus Teroris yang dihukum seumur hidup ini menambahkan, pola terorisme sekarang agak berubah. Menurutnya, terorisme di Indonesia awalnya berafiliasi dengan Negara Islam Indonesia. Namun, setelah muncul ISIS dan Al-Qaeda, afiliasi terorisme di Indonesia mulai berubah dan mengglobal.‎

"Kalau global berarti kan terbagi bjadi 2 teroris di Indonesia, Alqaeda dan ISIS. Jangka pendek ISIS, jangka pendek Alqaeda," tuturnya.

Di sisi lain, Ali sudah sepakat dengan penanganan pelaku teror yang dilakukan oleh Polisi atau Densus 88 Anti Teror.‎ Menurutnya, apa yang dilakukan Polisi atau Densus sudah sesuai dengan prosedur. Meski banyak yang menyebut proses penanganan hukum Densus terhadap pelaku teror kerap melanggar HAM karena ada prosedur tembak mati.

"Saya bukan pro polisi atau Densus, tapi apa yang mereka lakukan sudah sesuai prosedur, baik saya sebagai pelaku teror atau prosedur yang berlaku di hukum Indonesia," ujar dia.

Ali juga meminta supaya pelaku teror yang dibebaskan untuk tidak ditanggapi berlebihan apalagi dikucilkan. Karena hal itu menurutnya akan memberikan dampak negatif kepada pelaku teror yang sudah bertobat itu.

"Jadi jangan bersikap lebay juga dari masyarakat," kata Ali.

‎Ali juga menceritakan, kini dirinya punya sejumlah tugas untuk membantu pencegahan terorisme. Di antaranya, dia menulis catatan deradikalisasi untuk diterbitkan pada laman www.aliimron.com, lalu menggalakan deradikalisasi bersama BNPT, dan mengajak kembali pelaku teror ke jalan yang benar yang mengartikan jihad secara salah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Densus 88 Polri Tangkap Dua Terduga Teroris di Lampung Tengah

Densus 88 Polri Tangkap Dua Terduga Teroris di Lampung Tengah

News | Selasa, 16 Agustus 2016 | 08:37 WIB

JK: Indonesia Menjalankan Toleransi dan Moderasi

JK: Indonesia Menjalankan Toleransi dan Moderasi

News | Rabu, 10 Agustus 2016 | 23:45 WIB

Pertemuan Penanggulangan Terorisme

Pertemuan Penanggulangan Terorisme

Foto | Rabu, 10 Agustus 2016 | 12:41 WIB

Evaluasi Penanganan Terorisme

Evaluasi Penanganan Terorisme

Foto | Selasa, 09 Agustus 2016 | 18:16 WIB

Ucapkan "Allah", Suami Istri Diusir dari Pesawat

Ucapkan "Allah", Suami Istri Diusir dari Pesawat

News | Senin, 08 Agustus 2016 | 06:15 WIB

AUSTRAC: Terorisme Masih Jadi Ancaman Ekonomi Global

AUSTRAC: Terorisme Masih Jadi Ancaman Ekonomi Global

News | Sabtu, 06 Agustus 2016 | 00:01 WIB

Ini Dialog Tito dengan Teroris tentang Kapan Mati

Ini Dialog Tito dengan Teroris tentang Kapan Mati

News | Kamis, 04 Agustus 2016 | 18:56 WIB

Ancaman Radikalisme di Indonesia Dinilai Berkurang

Ancaman Radikalisme di Indonesia Dinilai Berkurang

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 23:30 WIB

Uang Dijadikan Tuhan, Paus: "Ini Penyebab Lahirnya Terorisme"

Uang Dijadikan Tuhan, Paus: "Ini Penyebab Lahirnya Terorisme"

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 09:17 WIB

Paus: "Salah Kaitkan Islam dengan Kekerasan"

Paus: "Salah Kaitkan Islam dengan Kekerasan"

News | Senin, 01 Agustus 2016 | 08:48 WIB

Terkini

Toxic Positivity di Tempat Kerja: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Toxic Positivity di Tempat Kerja: Siapa yang Sebenarnya Diuntungkan?

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:29 WIB

Urang Bunian: Mengungkap Horor Folklore Hutan Belantara Sumatra Barat!

Urang Bunian: Mengungkap Horor Folklore Hutan Belantara Sumatra Barat!

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:21 WIB

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Demi Jaga Warisan Ahok, Gubernur DKI Bakal Revitalisasi Total Kalijodo

Video | Minggu, 20 September 2026 | 16:14 WIB

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Tren Kopi Susu dan FOMO Gen Z: Waspada Jebakan Gula di Balik Kedok Nongkrong

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:12 WIB

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Kemeriahan HKBP 165 Padel Series di Medan: Disambut Antusias, Berlanjut ke GBK

Sumut | Minggu, 20 September 2026 | 16:11 WIB

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

Houthi Akui 73 Anggotanya Tewas dalam Sehari, Total Korban Capai 413 Orang

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Mengupas Sisi Psikologis Film Iyus Jenius, Pentingnya Memberi Ruang Anak untuk Bersedih

Your Say | Minggu, 20 September 2026 | 16:02 WIB

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

Motif Pria Tendang Wanita di Senayan City Terkuak, Mengaku Terganggu dan Dihalangi Korban

News | Minggu, 20 September 2026 | 16:00 WIB

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

5 Zodiak Paling Susah Move On, Belum Bisa Lepas dari Masa Lalu?

Lifestyle | Minggu, 20 September 2026 | 15:59 WIB

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Olok-olok Netizen Jersey Ketiga Timnas Indonesia: Mirip Seragam SPPG hingga Simbol Politik 02

Bola | Minggu, 20 September 2026 | 15:56 WIB

×