YLKI Sepakat Harga Rokok Naik, Tapi Tak Rela Petani Merana

Ruben Setiawan | Welly Hidayat | Suara.com

Sabtu, 27 Agustus 2016 | 14:29 WIB
YLKI Sepakat Harga Rokok Naik, Tapi Tak Rela Petani Merana
Ketua Pengurus Harian YLKI Tulus Abadi. [Suara.com/dhitya Himawan]

Suara.com - Ketua Pengurus Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi mengaku sepakat apabila wacana kenaikan harga rokok sebesar Rp50 ribu per bungkus benar-benar terwujud. Namun, kata dia, nasib para petani tembakau sebagai tulang punggung industri rokok lebih perlu dibela dan diperhatikan apabila terkena imbas dari kenaikan harga tersebut.

"Tapi, kan semua ini kembali lagi, yang harus dibela adalah di sini petani tembakau. Karena selama ini kebijakan pemerintah tidak menguntungkan petani tembakau," kata Tulus dalam acara Polemik Harga Rokok Naik Untuk Siapa? di Warung Daun, Jalan Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu, (27/8/2016).

Tulus menambahkan, bila kenaikan cukai rokok hanya diberlakukan untuk membatasi produksi rokok, tentu kurang tepat. Sebab menurutnya, industri rokok justru mengalami peningkatan tiap tahunnya.

"Karena nanti, akan terjadi adanya mekanisasi industri rokok yang mengubah buruh menjadi mesin. Pada tahun 2020 bakal ada mekanisasi mengkonversi manusia menjadi mesin," kata Tulus.

Selain itu, Tulus juga menyoroti dampak puntung rokok terhadap lingkungan. Menurut Tulus, masih banyak perokok yang membuang puntungnya secara sembarangan.

"Makanya, kita sepakat kenaikan harga rokok, efeknya juga lingkungan, puntung rokok menyebabkan pencemaran laut paling tinggi. Banyak terumbu karang mati. Bicara rokok di indonesia bukan hanya efek kesehatan tapi efek lingkungan," ujar Tulus.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal

Studi Ungkap Cukai RI Gagal Bikin Rokok Mahal

News | Kamis, 16 April 2026 | 14:38 WIB

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

Harga Rokok Lebih Murah dari Sebungkus Nasi, CISDI: Bisa Gagalkan Program Makan Bergizi Gratis

News | Kamis, 16 April 2026 | 13:18 WIB

Setelah Cukai, Menkeu Purbaya Mau Harga Rokok Eceran Tak Naik Tahun Depan

Setelah Cukai, Menkeu Purbaya Mau Harga Rokok Eceran Tak Naik Tahun Depan

Bisnis | Senin, 13 Oktober 2025 | 14:35 WIB

Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Mau Industri Kita Mati

Cukai Rokok 2026 Tidak Naik, Menkeu Purbaya: Saya Nggak Mau Industri Kita Mati

News | Selasa, 30 September 2025 | 18:47 WIB

Harga Rokok Resmi Naik! Cek Daftar Harga Terbaru 2025 per Batang

Harga Rokok Resmi Naik! Cek Daftar Harga Terbaru 2025 per Batang

Bisnis | Kamis, 02 Januari 2025 | 16:01 WIB

PKJS UI Sarankan Harga Rokok Naik Jadi Rp 70 Ribu Per Bungkus

PKJS UI Sarankan Harga Rokok Naik Jadi Rp 70 Ribu Per Bungkus

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 14:25 WIB

PKJS UI Sarankan Harga Rokok Naik Jadi Rp 70 Ribu Per Bungkus

PKJS UI Sarankan Harga Rokok Naik Jadi Rp 70 Ribu Per Bungkus

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 14:25 WIB

Harga Rokok Indonesia Masih Murah, Dinilai Jadi Penyebab Anak-anak Susah Berhenti Merokok

Harga Rokok Indonesia Masih Murah, Dinilai Jadi Penyebab Anak-anak Susah Berhenti Merokok

News | Rabu, 18 Desember 2024 | 13:45 WIB

Harga Rokok Naik Mulai 1 Januari 2025, Berikut Daftar Lengkapnya

Harga Rokok Naik Mulai 1 Januari 2025, Berikut Daftar Lengkapnya

News | Selasa, 17 Desember 2024 | 15:31 WIB

Harga Rokok Tahun Depan Tak Melonjak, Kenaikan Cukai Hasil Tembakau Belum Pasti

Harga Rokok Tahun Depan Tak Melonjak, Kenaikan Cukai Hasil Tembakau Belum Pasti

Bisnis | Selasa, 24 September 2024 | 09:15 WIB

Terkini

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

Analis Politik Senior Bongkar Makna di Balik Blusukan Wapres Gibran

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:33 WIB

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

Sukabumi Jadi Markas "Cinta Palsu" Antarnegara: 16 WNA Spesialis Love Scamming Digulung Imigrasi!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:25 WIB

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

Wakil Ketua Komisi VIII Abidin Fikri Buka Suara Penangkapan 3 WNI Terkait Haji Ilegal

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:24 WIB

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

Besok Perisai Geruduk DPR Bawa 15 Tuntutan May Day: Dari Upah hingga Agraria!

News | Kamis, 30 April 2026 | 22:00 WIB

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

Amnesty International Ungkap Tiga Faktor Penyebab Impunitas Militer di Indonesia

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:45 WIB

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

Main Mata Proyek Jalur Kereta: KPK Bongkar Skenario 'Plotting' Bupati Pati Sudewo di Balai Ngrombo

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:35 WIB

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

Bakar Sampah hingga Truk Besar Ganggu Warga, Kevin Wu PSI Sidak Pabrik Makanan di Kedoya

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:31 WIB

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

Ketum Posyandu Tekankan Pentingnya Mendidik Generasi Emas 2045

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:19 WIB

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

Tri Tito Karnavian Tekankan Implementasi 6 SPM di Peringatan Hari Posyandu Nasional

News | Kamis, 30 April 2026 | 21:13 WIB

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

Jadi Pemicu Kecelakaan Maut KRL: Sopir Taksi Green SM Baru Kerja 3 Hari dan Cuma Dilatih Sehari!

News | Kamis, 30 April 2026 | 20:56 WIB