Tim Ahok-Djarot: Demokrasi Mundur Memilih SARA daripada Kinerja

Tomi Tresnady, Nikolaus Tolen

Sabtu, 08 Oktober 2016 | 13:35 WIB
Tim Ahok-Djarot: Demokrasi Mundur Memilih SARA daripada Kinerja
Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Anggota bidang kampanye dan sosialisasi tim pemenangan pasangan Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dengan Djarot Syaiful Hidayat, Guntur Romli tidak terlalu mempermasalahkan hasil dari kajian lembaga survei.

Namun, dia berharap agar dalam penyampaian hasilnya tersebut tidak mencantumkan isu SARA (Suku, Agama, Ras, dan Antar Golongan).

"Lembaga Survei itu untuk menyejukan. Kami ingin protes yang berbasis kepada SARA. Ini berbahaya, ini potensial untuk melakukan politisasi SARA. Jika ini membentuk opini publik, memilih SARA daripada kinerja. Demokrasi kita mundur. Ini berbahaya bagi keutuhan kita (Indonesia)," kata Guntur dalam diskusi bertajuk 'Perang Survei Pilkada' di Warung Daun Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (8/10/2016).

Apa yang disampaikan oleh Guntur tersebut langsung ditanggapi oleh Sekretaris Tim Pemenangan pasangan  Anies Rasyid Baswedan dengan Sandiaga Salahuddin Uno, Syarief.

"Saya tegaskan, obyektif dalam membaca hasil survei. Pilihan-pilihan berbasis agama, itu ilmiah saja. Kenapa diprotes," ujar Syarief.

Sementara itu, Wakil Ketua Tim Pemenangan pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dengan Sylviana Murni, Eko Hendro Purnomo, meyakini bahwa hasil survei tersebut adalah ilmu dan ilmiah.

"Survei itu ilmu. Kita terima jika mayoritas agama Islam (diambil sampling). Itu kan fakta dan dipilah-pilah," kata Eko.

Di tempat yang sama, peneliti Lingkar Survei Indonesia (LSI) Denny JA, Adjie Alfarabie, berpandangan jika hasil survei dijadikan opini publik, itu hanya bagian dari perspektif masyarakat.

Adjie menegaskan, kampanye akan hal isu SARA yang dilarang tapi wajar jika memperlihatkan faktor sosiologis dalam penelitian.

"Jika menggiring opini? Mungkin persepsinya begitu.Tapi data itu, untuk kembali kepada yang menyakijan. Di negara maju, diskusi faktor dalam sosiologi, itu tidak dilarang. Di teori politik ada. Kecuali kita mengkampanyekan isu SARA, itu enggak boleh. Jadi bukan hanya program yang dilihat masyarakat, tapi karena hal primodial," kata Adjie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Elektabilitas Ahok Merosot, Timses: Ini Alarm Bagi Kami

Elektabilitas Ahok Merosot, Timses: Ini Alarm Bagi Kami

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 13:30 WIB

LSI Sebut Ahok Berpotensi Kalah, Ini Alasannya

LSI Sebut Ahok Berpotensi Kalah, Ini Alasannya

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 11:21 WIB

Eko Patrio Puji Agus Belum Kerja Tapi Unggul di Pemilih Pemula

Eko Patrio Puji Agus Belum Kerja Tapi Unggul di Pemilih Pemula

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 11:20 WIB

GP Ansor DKI: Ahok Jangan Campuri Agama Kami dan Ajarkan SARA

GP Ansor DKI: Ahok Jangan Campuri Agama Kami dan Ajarkan SARA

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 08:24 WIB

Dukung Ahok, Romy Nilai Kubu Djan Ingin Pecah Suara

Dukung Ahok, Romy Nilai Kubu Djan Ingin Pecah Suara

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 22:19 WIB

Ini Seruan Kesal Aa Gym ke Ahok karena Komentari Isi Al Quran

Ini Seruan Kesal Aa Gym ke Ahok karena Komentari Isi Al Quran

News | Sabtu, 08 Oktober 2016 | 06:01 WIB

Edit VIdeo Ahok Ucap Quran, Pemilik Akun Si Bunni Yani Diburu

Edit VIdeo Ahok Ucap Quran, Pemilik Akun Si Bunni Yani Diburu

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:39 WIB

Siapa Si Bunni Yani yang Dilaporkan Edit Video Ahok Ucap Quran

Siapa Si Bunni Yani yang Dilaporkan Edit Video Ahok Ucap Quran

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:24 WIB

Ternyata Video Ahok Ucap Quran Ada yang Sengaja Rekayasa

Ternyata Video Ahok Ucap Quran Ada yang Sengaja Rekayasa

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 20:13 WIB

Mengapa Mereka Serempak Laporkan Ahok ke Polisi?

Mengapa Mereka Serempak Laporkan Ahok ke Polisi?

News | Jum'at, 07 Oktober 2016 | 18:24 WIB

Terkini

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

1.350 RTLH di Jakarta Barat Antre Program Bedah Rumah

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:51 WIB

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

Temui PM Singapura, Pramono Jual Potensi Investasi di Jakarta

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:45 WIB

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

Ingin Perkuat Komunikasi Publik, BGN Tunjuk Wakil Kepalanya Jadi Juru Bicara

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:36 WIB

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

Merasa Dibohongi, Elza Syarief Mundur sebagai Pengacara Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:31 WIB

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

Bongkar Modus Mi Instan Isi 5,2 Kg Ganja! Bareskrim Tangkap Pengedar Sugiono di Malang

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:23 WIB

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

Kata-kata Donald Trump soal Dana Rekontruksi Iran Pasca Perang Rp4.900 Triliun dari AS

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:20 WIB

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:14 WIB

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

Jokowi Resmi Berjaket PSI? Pengamat Sebut Bisa Jadi Ancaman Elektoral bagi PDIP

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 12:07 WIB

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

Bukan Sedotan, Penelitian Global Temukan Kemasan Makanan Jadi Penyumbang Utama Sampah Plastik Laut

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:55 WIB

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

Wapres AS Bocorkan Isi Perjanjian Damai, Iran Bakal Cuan Banyak

News | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:26 WIB