Puskesmas Kebon Jeruk Sohor di Internet, Ternyata Seperti Ini Toh

Siswanto | Suara.com

Kamis, 13 Oktober 2016 | 19:45 WIB
Puskesmas Kebon Jeruk Sohor di Internet, Ternyata Seperti Ini Toh
Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk di Jalan C, nomor 34-36, Kebon Jeruk, Jakarta Barat [suara.com/Yulia Enggarjati]

Suara.com - Akhir-akhir ini, nama Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk, Jakarta Barat, ramai diperbincangkan di media sosial. Puskesmas tersebut terletak di Jalan C, nomor 34-36, Kebon Jeruk.

Siang tadi, wartawan Suara.com mengunjungi puskesmas yang menjadi perhatian publik karena layanannya dianggap baik dan fasilitas lengkap.

Menurut pengamatan Suara.com, sebelum memasuki gedung, pengunjung akan terlebih dahulu melewati gapura bertuliskan Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk.

Bagi yang membawa kendaraan, bisa parkir dan tidak dikenakan biaya. Sejak masuk ke lingkungan puskesmas, pengunjung bisa langsung terkoneksi dengan WiFi gratis.

Di lantai satu terdapat loket pendaftaran untuk pasien lansia dan pasien dengan penyakit tidak menular. Sistem pendaftarannya sudah dimodernisasi. Yaitu menggunakan sistem elektronik sehingga lebih teratur.

Berbeda dengan puskesmas pada umumnya, loket Puskesmas Kebon Jeruk membuka layanan pengaduan masyarakat, khususnya terkait service yang diberikan dokter dan petugas.

Ruang pemeriksaan kesehatan, uji laboratorium, dan apotek ditempatkan di lantai satu.

Sementara loket untuk pendaftaran penyakit umum berada di lantai dua. Untuk ke sana, masyarakat bisa memilih fasilitas lift sehingga mereka tidak perlu capek-capek menaiki tangga.

Seperti puskesmas pada umumnya, di depan loket juga tersedia banyak kursi untuk masyarakat yang mengantri.

Setelah mendaftar di lantai dua, bagi pasien kasus umum akan langsung diarahkan ke lantai tiga untuk diperiksa kesehatannya.

Puskesmas ini memiliki banyak poli yaitu poli gigi, poli gizi, poli KB, dan poli umum.

Yang membedakan dengan puskesmas lainnya lagi, di sini ada layanan menarik buat pengunjung. Setiap lantai terdapat charger box untuk pengunjung yang ingin melakukan pengisian baterei telepon seluler.

Suhu udara puskesmas terasa dingin karena dilengkapi dengan AC ditambah kipas angin. Udaranya semakin sejuk karena di setiap sudut ruangan terdapat tanaman hidup.

Ke taman puskesmas, pengunjung bisa mendapati area untuk terapi kesehatan. Di sana disediakan taman refleksi. Setiap pasien bisa memanfaatkannya untuk jalan-jalan di atas batu refleksi.

Sehari Lebih dari Seribu Kunjungan

Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk didirikan tahun 1965. Seiring dengan perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat, puskesmas pun berbenah.

"Kita akan terus meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat, seluruh karyawan di sini tidak ada yang merasa puas untuk mengabdikan diri kepada masyarakat. Jadi apapun yang terbaik untuk masyarakat itulah yang akan kita lakukan," kata Kepala Legal dan Humas Puskesmas Kebon Jeruk Marzunanta kepada Suara.com.

Marzunanta mengatakan setiap hari puskesmas tidak pernah sepi dari kunjungan masyarakat. Sehari lebih dari seribu orang yang datang.

"Dalam satu hari bisa seribu sampai 1.200 pasien yang melakukan pengobatan di sini, dan kami memiliki sebanyak 47 dokter yang bertugas di puskesmas ini," katanya.

Bagi Marzunanta yang terpenting dalam memberikan layanan kesehatan bukan soal kemegahan gedung, tetapi tata kelola layanannya.

"Sebenarnya tidak perlu gedung bagus, yang terpenting tata polanya bagus, jadi mau gedung sebagus apapun kalau pengelolaan dan SDM nya tidak baik dan bagus, hasilnya pun tidak akan baik," ujarnya.

Dengan perbaikan tata kelola yang baik, kata Marzunanta, sekarang keluhan masyarakat terhadap layanan puskesmas sudah jauh berkurang.

"Pernah ada keluhan, tapi intensitasnya sudah berbeda dibandingkan dulu, kalau dulu banyak tapi kalau sekarang sudah jarang, seperti antrian lama, dan sekarang kita sudah mulai inovasi lagi, antrian sudah bisa daftar dari rumah," katanya.

Marzunanta mengatakan semua dokter puskesmas di sini difasilitasi dengan teknologi komunikasi untuk urusan resep obat. Fasilitas tersebut dapat membuat proses layanan menjadi lebih singkat.

"Sekarang setiap dokter difasilitasi dengan tablet untuk proses yang cepat, jadi dokter bisa langsung menuliskan resep obat dan pasien pun bisa langsung segera mengambilnya di apotek," kata dia.

Dia bersyukur pasien yang pernah berobat mengapresiasi pelayanan yang diberikan petugas-petugas Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk.

"Saya juga alhamdulillah karena apresiasi masyarakat terhadap kita baik, saya sangat bersyukur dan berterimakasih, saya juga tidak mau takabur, tidak mau berpuas diri, karena kita ini belum apa apa," ujar Marzunanta.

Pasien Puas, Dokternya Tak Judes

Pasien bernama Febriyanti (39) mengungkapkan kepuasannya terhadap pelayanan Puskesmas Kecamatan Kebon Jeruk. Proses mendapatkan pelayanan kesehatan, menurut dia, juga tidak rumit.

"Dokternya ramah, baik dan ngak judes. Proses pelayanannya juga gampang dan nggak dipersulit, nyaman deh pokoknya, puas banget," katanya. 

Febriyanti merupakan pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan. Dia merasa tidak mendapatkan diskriminasi dari petugas puskesmas.

"Saya pakai BPJS, jadi nggak dipungut biaya, ya walaupun gratis pakai BPJS, tapi pelayananya tetap baik, ya, saya mah nanti ke sini lagi kalau sakit, udah cocok di sini soalnya," ujarnya. 

Pasien bernama Fani (25) juga merasa puas. Dia mengaku sudah dua kali berobat. 

"Perosesnya juga cepet, saya ke loket, langsung dipanggil, nggak lama pemeriksaan, lalu ambil obat, pengambilan obatnya juga pakai sistem, jadi lebih cepat dan praktis, puas banget," katanya. 

Menurut dia dokter-dokter yang melayaninya juga baik. (Yulia Enggardjati)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kemenkes Akui Baru 60 Persen Puskesmas Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

Kemenkes Akui Baru 60 Persen Puskesmas Tangani Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak

News | Jum'at, 13 Maret 2026 | 11:23 WIB

Apakah Imlek Puskesmas Libur? Ini Jadwal Buka Layanan Selama Masa Liburan

Apakah Imlek Puskesmas Libur? Ini Jadwal Buka Layanan Selama Masa Liburan

Lifestyle | Senin, 16 Februari 2026 | 15:18 WIB

Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua

Nyanyian Sunyi di Bangunan Puskesmas Tua

Your Say | Minggu, 08 Februari 2026 | 09:20 WIB

Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas

Menkes Budi: 28 Juta Orang Indonesia Berpotensi Alami Masalah Jiwa, Layanan Kini Dibawa ke Puskesmas

News | Senin, 19 Januari 2026 | 19:44 WIB

BPJS Kesehatan Ungkap Data Mengejutkan: 454 Puskesmas Belum Memiliki Dokter Umum

BPJS Kesehatan Ungkap Data Mengejutkan: 454 Puskesmas Belum Memiliki Dokter Umum

News | Rabu, 26 November 2025 | 17:30 WIB

Peran Sentral Psikolog Klinis di Tengah Meningkatnya Tantangan Kesehatan Mental di Indonesia

Peran Sentral Psikolog Klinis di Tengah Meningkatnya Tantangan Kesehatan Mental di Indonesia

Health | Sabtu, 22 November 2025 | 07:12 WIB

Kasus Keracunan Meningkat, Makan Bergizi Gratis Kini dalam Pengawasan Ketat!

Kasus Keracunan Meningkat, Makan Bergizi Gratis Kini dalam Pengawasan Ketat!

Video | Minggu, 28 September 2025 | 20:05 WIB

4.000 Puskesmas Nihil Dokter Gigi, Kesehatan Mulut Masyarakat Terancam

4.000 Puskesmas Nihil Dokter Gigi, Kesehatan Mulut Masyarakat Terancam

News | Rabu, 06 Agustus 2025 | 07:08 WIB

Jemput Bola Layanan Kesehatan untuk Lansia di Cilandak

Jemput Bola Layanan Kesehatan untuk Lansia di Cilandak

Foto | Senin, 04 Agustus 2025 | 17:53 WIB

Viral Nyawa Ibu di Mamasa Melayang Sejam Tunggu Dokter di Puskesmas

Viral Nyawa Ibu di Mamasa Melayang Sejam Tunggu Dokter di Puskesmas

News | Senin, 04 Agustus 2025 | 17:46 WIB

Terkini

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

Izin Periksa Pelaku Tak Kunjung Turun, TNI Halangi Langkah Komnas HAM Usut Teror Aktivis KontraS?

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:45 WIB

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

Marak Pejabat Korupsi Gegara Biaya Politik Mahal, KPK Usul Reformasi Pembiayaan Kampanye

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:38 WIB

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Resmi Diumumkan, Ini Daftar Lengkapnya

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:36 WIB

Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup

Lonceng Kematian Kelas Menengah? Riset Sebut Populasinya Sisa 16,9%, Satu Pekerjaan Tak Lagi Cukup

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:30 WIB

DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel

DPR Minta Ombudsman RI Segera Konsolidasi Internal Usai Ketua Jadi Tersangka Korupsi Nikel

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:21 WIB

Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja

Begal Gambir dan Ironi Residivisme: Ketika Jalanan Terasa Lebih 'Menerima' Daripada Dunia Kerja

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:21 WIB

Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang

Bupati Bekasi Ade Kuswara dan Ayahnya Segera Disidang

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:21 WIB

Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik

Rapat Internal Tertunda, Komisi II DPR Ungkap Ternyata RUU Pemilu Belum Ada Naskah Akademik

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:07 WIB

KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi

KPK: Partai Politik Rentan Korupsi, Belum Ada Sistem Keuangan dan Kaderisasi Terintegrasi

News | Jum'at, 17 April 2026 | 16:05 WIB

UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN

UHC Pemda Palangka Raya Komitmen Bantu Terapi Tumbuh Kembang Anak: Terjamin JKN

News | Jum'at, 17 April 2026 | 15:54 WIB