Array

Benarkah Anies dan Agus Ngotot Bersaing Buat Jatuhkan Ahok?

Senin, 17 Oktober 2016 | 17:58 WIB
Benarkah Anies dan Agus Ngotot Bersaing Buat Jatuhkan Ahok?

Suara.com - Juru bicara tim sukses Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat, Ruhut Sitompul, mengatakan saat ini lawan-lawan politik di pilkada Jakarta sedang berusaha untuk menjatuhkan Ahok dan Djarot. Tujuan mereka, kata Ruhut, agar bisa lolos ke pilkada putaran kedua.

"Sekarang ini yang lagi saling ngotot ini kan antara Anies dan Agus. Mereka saling bersaing untuk menjatuhkan Ahok dan Djarot, supaya salah satu dari mereka bisa bersama kami masuk ke putaran kedua," kata Ruhut, Senin (17/10/2016).

Calon petahana Ahok dan Djarot maju dengan didukung PDI Perjuangan, Nasdem, Hanura, dan Golkar. Penantang mereka adalah pasangan Anies Baswedan dan ‎Sandiaga Uno yang didukung Demokrat, PPP, PKB dan PAN, serta Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung Gerindra dan PKS.

Ruhut mengatakan tak tertutup kemungkinan pilkada Jakarta periode 2017-2022 akan berlangsung dua putaran.

Jika itu terjadi, Ruhut optimistis Ahok dan Djarot akan melenggang ke putaran kedua.

"Memang kalau pada akhirnya pilgub DKI Jakarta ini harus dua putaran, berdasarkan data hasil polling yang paling jelek sekalipun, Ahok dan Djarot itu kan tetap dapat menang diputaran kedua. Jadi kami nggak khawatir," kata dia.

Menurut Ruhut cara apapun dipakai untuk menjatuhkan Ahok, salah isu agama. Itu sebabnya, Ahok dan Djarot tak akan terpancing dengan permainan isu tersebut.

Daripada meributkan isu tersebut, kata Ruhut, Ahok-Djarot tetap fokus menjalankan roda pemerintahan sebaik-baiknya.

"Karena itu kami tidak akan menanggapi aksi-aksi demo berbau SARA itu. Kalau kami turun, lebih membuat aksi simpatik saja dengan hasil karya nyata dari Ahok-Djarot. Ahok kan memberikan bukti, kalau yang lain kan cuma janji-janji," ujar Ruhut.

Ruhut kemudian menyinggung adanya satu juta warga Jakarta yang mendukung Ahok melalui salinan KTP. Menurut dia itu merupakan modal penting bagi Ahok dan Djarot untuk menyelesaikan putaran pertama.

"Dan hati-hati, kami saat ini sudah punya satu juta KTP. Itu berarti bila kami mendapat satu juta suara tambahan dalam pilgub putaran pertama, berarti kami sudah meraih dua juta suara. Bila ternyata tingkat partisipasi pemilih di DKI Jakarta hanya 20 persen, berarti total suara akan sekitar 3,5 juta suara. Dengan perolehan dua juta suara dalam putaran pertama, berarti kami sudah menang satu putaran," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI