Performa Lorenzo Buruk di Trek Basah, Ini Komentar Tim Ducati

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Rabu, 09 November 2016 | 14:59 WIB
Performa Lorenzo Buruk di Trek Basah, Ini Komentar Tim Ducati
Pebalap Movistar Yamaha, Jorge Lorenzo (depan) [AFP/Mohd Rasfan]

Suara.com - Buruknya performa Jorge Lorenzo di lintasan basah musim ini tidak membuat timnya musim depan, Ducati, khawatir. Pabrikan motor Italia itu percaya jika hasil minor yang didapat Lorenzo di trek basah bukan murni karena skill Lorenzo buruk.

Seperti diketahui, musim ini Lorenzo kerap kesulitan jika berlomba di lintasan basah. Dimulai dari balapan di Sirkuit Assen, Belanda, 26 Juni lalu, yang menjadi tuan rumah seri kedelapan, Lorenzo hanya menempati peringkat 10.

Di seri berikutnya di Sanchsenring, Jerman, posisinya jauh lebih menurun; 15. Balapan di lintasan basah kembali harus dilakoni para pebalap di seri ke-11 dan 12 di Brno, Ceko, dan Silverstone, Inggris.

Pada balapan di Brno, Lorenzo menempati urutan 17. Sedangkan, di Silverstone pebalap berusia 29 tahun tersebut masuk finis di urutan kedelapan.

Prestasinya mulai membaik di seri 17 saat di Grand Prix Malaysia di Sirkuit Sepang, 30 Oktober lalu. Saat itu, dia berhasil naik podium ketiga pada balapan yang berlangsung di lintasan basah di awal lomba. 

Keberhasilan ini juga tidak terlepas dari banyaknya pebalap yang jatuh, seperti Cal Crutchlow, Andrea Iannone, dan Marc Marquez.

Kendati punya catatan buruk, namun Manajer Umum Ducati, Gigi Dall'Igna, yakin Lorenzo masih kompetitif tampil di lintasan basah.

"Jorge telah banyak meraih kemenangan di lintasan basah di masa lalu," kata Dall'Igna yang pernah bekerja sama dengan Lorenzo sebelumnya di tim Derbi.

"Saya pikir itu bukan masalah utama dari dia," sambung Dall'Igna. (Autosport)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kembali Gagal Jadi Juara Dunia, Rossi Mulai Patah Arang?

Kembali Gagal Jadi Juara Dunia, Rossi Mulai Patah Arang?

News | Rabu, 09 November 2016 | 14:07 WIB

Lorenzo Enggak Boleh Tes di Jerez, Yamaha: Ini Soal Bisnis

Lorenzo Enggak Boleh Tes di Jerez, Yamaha: Ini Soal Bisnis

News | Selasa, 08 November 2016 | 15:57 WIB

Gagal Jadi Juara Dunia, Ini Dia PR Besar Rossi Musim Depan

Gagal Jadi Juara Dunia, Ini Dia PR Besar Rossi Musim Depan

News | Selasa, 08 November 2016 | 19:15 WIB

Kalah Bersaing dengan Marquez, Ini Penjelasan "The Doctor"

Kalah Bersaing dengan Marquez, Ini Penjelasan "The Doctor"

News | Selasa, 08 November 2016 | 13:36 WIB

Terkini

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

Dinyatakan Hilang Misterius, Pak Tam Ditemukan di Mekkah

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:11 WIB

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

Tutup Pintu Damai, Pelapor Ijazah Palsu Jokowi Minta Roy Suryo dan Dokter Tifa Segera Ditahan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:09 WIB

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

Iran Terapkan Rezim Navigasi Baru di Selat Hormuz, Kapal Wajib Bayar Tarif Transit

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:07 WIB

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

Kasus Teror Air Keras Andrie Yunus: Komnas HAM Incar Keterangan TNI Usai Periksa Polda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 16:02 WIB

600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda

600 Ribu Lahan Sawah Beralihfungsi, Pemerintah Susun RPP untuk Atur Sanksi Denda

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:59 WIB

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

WFH untuk Hemat BBM di Tengah Krisis Energi, Solusi Efektif atau Hanya Sementara?

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:56 WIB

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

Tak Hanya Energi, Eropa Kini Dilanda Krisis Cokelat KitKat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:52 WIB

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

Pelapor Ijazah Jokowi Minta Usut Pendana Isu, Desak Polisi Tindak Roy Suryo dan Dokter Tifa

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:50 WIB

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

Satu Prajurit Gugur di Lebanon, Mabes TNI Belum Bisa Pastikan Pelaku Serangan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:41 WIB

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

8 Juta Warga AS Turun ke Jalan Aksi 'No Kings': Lawan Fasisme Diktator Donald Trump

News | Senin, 30 Maret 2026 | 15:38 WIB