Giliran Ganda Putri Indonesia Tak Tersisa di Cina Open

Rizki Nurmansyah | Suara.com

Kamis, 17 November 2016 | 17:34 WIB
Giliran Ganda Putri Indonesia Tak Tersisa di Cina Open
Ganda putri Indonesia, Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari [Humas PBSI]

Suara.com - Setelah tunggal putra Indonesia tak tersisa di turnamen Cina Open Super Series Premier 2016, kini giliran sektor ganda putri yang mengalami hal yang sama.

Dua pasangan ganda putri yang tersisa sebelumnya, Della Destiara Haris/Rosyita Eka Putri Sari dan Anggia Shitta Awanda/Ni Ketut Mahadewi Istarani, terhenti kiprahnya di babak kedua.

Della/Rosyita lebih dulu harus berakhir perjalanannya setelah dikalahkan pasangan tuan rumah, Luo Ying/Luo Yu, dua game langsung, 18-21, 13-21, Kamis (17/11/2016).

Ini merupakan pertemuan kedua mereka. Sebelumnya di Cina Masters 2016, Della/Rosyita juga kalah dari Luo/Luo. Keduanya tak bisa bicara banyak dan mengakhiri langkahnya di poin 9-21, 11-21.

"Kami kurang konsisten dan masih terburu-buru. Beberapa antisipasi kami juga bisa dibaca sama lawan. Fokus kami juga kurang tahan di lapangan," kata Della usai pertandingan.

Della/Rosyita sempat menunjukkan perlawanan di game pertama. Tapi di game kedua, mereka terus berada di bawah bayang-bayang keunggulan Luo/Luo.

Selesai dari Cina Open, Della/Rosyita akan melanjutkan rangkaian pertandingannya di Hong Kong Open dan Makau Open 2016. Mereka berharap penampilannya nanti bisa lebih baik lagi.

"Yang pasti ini menjadi pelajaran kami. Kekalahan ini harus dijadikan catatan, supaya turnamen berikutnya enggak mengulanginya lagi. Kami masih harus banyak latihan lagi," papar Della.

Sementara itu, Anggia/Ketut gagal menyamakan rekor pertemuan dengan pasangan Denmark yang juga peringkat tiga dunia, Kamilla Rytter Juhl/Christinna Pedersen.

Anggia/Ketut harus merelakan tiket perempat final jadi milik unggulan ketiga itu setelah berjuang selama 65 menit. Ganda putri peringkat 22 dunia kalah dalam laga yang berlangsung tiga game, 17-21, 21-17, 15-21.

Kekalahan ini menjadi yang ketiga bagi Anggia/Ketut dari Juhl/Pedersen dalam empat pertemuan kedua pasangan. Satu-satunya kemenangan Anggia/Ketut atas Juhl/Pedersen, yakni di Malaysia Open 2015; 21-18, 21-19.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Melaju ke Perempat Final, Owi/Butet Waspada, Ini Alasannya

Melaju ke Perempat Final, Owi/Butet Waspada, Ini Alasannya

News | Kamis, 17 November 2016 | 13:36 WIB

Indonesia Tak Menyisakan Wakil di Tunggal Putra Cina Open

Indonesia Tak Menyisakan Wakil di Tunggal Putra Cina Open

News | Rabu, 16 November 2016 | 20:20 WIB

Debut Hendra/Berry dan Ahsan/Rian Langsung Kandas di Babak Awal

Debut Hendra/Berry dan Ahsan/Rian Langsung Kandas di Babak Awal

News | Rabu, 16 November 2016 | 15:55 WIB

Ayahanda Meninggal, Greysia/Nitya Mundur dari Cina Open

Ayahanda Meninggal, Greysia/Nitya Mundur dari Cina Open

News | Rabu, 16 November 2016 | 15:15 WIB

Terkini

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

Inggris Tak Mampu Tahan Rudal Iran, London Kini Dalam Jangkauan Sejjil

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 23:05 WIB

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

Duka di Maybrat: Dua Prajurit TNI AL Gugur Usai Kontak Tembak dengan KKB, Senjata Dirampas

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 22:10 WIB

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

Mengenal 2 Konsep Huntap yang Akan Dibangun Satgas PRR untuk Penyintas Bencana Sumatera

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:53 WIB

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

MAKI Sindir KPK Soal Penahanan Rumah Yaqut Secara Diam-diam: Layak Masuk Rekor MURI

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:42 WIB

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

Siapa Fuad? Sosok WNA Iran Terduga Pembunuh Cucu Mpok Nori yang Ditangkap di Tol Tangerang-Merak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 21:15 WIB

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:31 WIB

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

Hawaii Diterjang Banjir Terparah Sepanjang 20 Tahun, 5000 Warga Mengungsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:30 WIB

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

Mudik Lebaran Lancar dan Kondusif, Kakorlantas Polri: Terima Kasih untuk Semua Pihak yang Terlibat

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:25 WIB

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

Gaspol Reformasi Pendidikan, Prabowo Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:19 WIB

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

Prabowo: Lebih Baik Uang untuk Makan Rakyat daripada Dikorupsi

News | Minggu, 22 Maret 2026 | 19:16 WIB