Warga Sambut Positif "Tanpa Kantung Plastik"

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 28 November 2016 | 13:00 WIB
Warga Sambut Positif "Tanpa Kantung Plastik"
Orang membawa barang dengan kantong plastik. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu wujud revolusi mental yang didengungkan Presiden Joko Widodo sejak masa kampanye 2014 adalah menciptakan “Indonesia Bersih”. Definisi bersih dapat berarti bermacam-macam, mulai dari bersih dari tindakan korupsi, bersih dari pungli, seperti yang baru-baru ini digalakkan Presiden Jokowi, hingga bersih dari sampah.

Tulisan kali ini tentang bersih dari sampah plastik.

Tentu Anda masih ingat ketika beberapa waktu lalu ada imbauan dari pemerintah soal pembatasan penggunaan plastik belanja. Konsumen diminta membawa sendiri tas belanjaannya dari rumah, agar tidak menggunakan tas plastik atau tas kresek yang diberikan toko. Atau, jika konsumen ingin mendapat tas kresek dari toko, ia harus membayarnya.

Sebagai bagian dari revolusi mental, kebanyakan warga menyambut baik kebijakan ini. Febby (35), warga Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat menyatakan senang dengan aturan tanpa plastik kresek saat berbelanja. Menurutnya, hal ini merupakan salah satu bentuk kedewasaan Indonesia dalam berpartisipasi dalam mengelola sampah.

“Memang agak merepotkan ya, membawa tas sendiri saat belanja. Tapi hal ini memang harus dimulai. Ini merupakan salah satu bentuk kedewasaan kita untuk mau memikirkan masa depan Bumi, yang semakin lekat dengan bencana.” ujar perempuan yang berkantor di bilangan Jalan Sudirman, Jakarta Pusat ini.

Sambutan positif lainnya diungkapkan Hendro, warga Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat. Pecinta alam ini merasa malu dengan turis luar negeri, yang dinilainya lebih peduli pada kebersihan Indonesia.

“Beberapa kali saya ikut dalam acara bersih pantai di Kuta, Bali. Kebanyakan pesertanya justru turis asing. Saya malu. Ini pantai kita, mengapa orang asing justru lebih peduli pada kebersihan pantai kita,” ujarnya.

Sosialisasi Tanpa Kantung Plastik Dimulai Sejak Awal Tahun
Sebenarnya kebijakan ini lahir dengan tujuan untuk mengurangi sampah plastik. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan, Indonesia merupakan negara kedua penghasil sampah plastik terbanyak kedua di dunia setelah Cina, mencapai 187,2 juta ton.

Ini tentu merupakan prestasi yang memalukan. Untuk mengurangi jumlah sampah plastik, pemerintah kemudian melahirkan kebijakan belanja tanpa kantung plastik tersebut. Sosialiasinya telah dilakukan sejak awal tahun ini.

Pemerintah kemudian menerapkan uji coba kantung plastik berbayar pada 21 Februari 2016, bertepatan dengan Hari Peduli Sampah Nasional, di 22 kota di Indonesia. Inilah sebuah langkah nyata pemerintah untuk melakukan gerakan revolusi mental, yang bertujuan untuk menyelamatkan Bumi dari sampah plastik.

Adapun ke-22 kota tersebut adalah DKI Jakarta, Bandung, Bekasi, Depok, Bogor, Tangerang, Solo, Semarang, Surabaya, Denpasar, Palembang, Medan, Balikpapan, Banjarmasin, Makassar, Ambon, Papua, Jayapura, Pekanbaru, Banda Aceh, Kendari, dan Daerah istimewa Yogyakarta.

Jika kebijakan ini konsisten dilakukan, maka Indonesia bergabung dengan 19 negara lain di dunia yang menyatakan setop menggunakan kantung plastik, demi menyelamatkan Bumi dari kerusakan alam. Langkah ini juga sejalan dengan rencana pemerintah untuk menjadikan Indonesia bersih sampah pada program “Revolusi Mental Indonesia Bersih Sampah 2020”

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Target Jumlah e-Warung Menko Puan sampai Akhir Tahun

Ini Target Jumlah e-Warung Menko Puan sampai Akhir Tahun

News | Sabtu, 29 Oktober 2016 | 08:08 WIB

Puan: Tingkat Penganggguran Tahun Ini Capai 5,5 Persen

Puan: Tingkat Penganggguran Tahun Ini Capai 5,5 Persen

Bisnis | Senin, 24 Oktober 2016 | 14:14 WIB

BNPB dan Kemendagri Diminta Bikin Peta Rawan Banjir dan Longsor

BNPB dan Kemendagri Diminta Bikin Peta Rawan Banjir dan Longsor

News | Jum'at, 02 September 2016 | 13:39 WIB

Terkini

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

Kawal Dunia Santri, Fraksi PKB DPR RI Sabet Penghargaan 'Peduli Pesantren'

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:30 WIB

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

Hasto PDIP: Dukung Palestina Bukan Sekadar Politik, Tapi Mandat Hukum Semangat Bandung

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:16 WIB

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

Hampir Tiga Tahun Genosida di Palestina oleh Israel, Berapa Korbannya?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:06 WIB

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

11 Ilmuwan Nuklir AS, Termasuk Penemu Antigravitasi, Tewas dan Hilang Misterius

News | Sabtu, 18 April 2026 | 13:01 WIB

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

Gudang Pangan Ilegal di Pontianak Diobrak-abrik Bareskrim, 23 Ton Bawang Disita

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:43 WIB

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

Gencar Lontarkan Isu Ketahanan Pangan, Firman Soebagyo Raih KWP Award 2026

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:34 WIB

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

Singgung Kritik Dibalas Laporan Polisi, Hasto PDIP: RI Dibangun Atas Dialektika, Bukan Bungkam Suara

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:22 WIB

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

Sebut Iran Mampu Mempraktikkan Ajaran Trisakti Bung Karno, PDIP: Bagaimana dengan Pemerintah?

News | Sabtu, 18 April 2026 | 12:06 WIB

Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng

Kotak Pandora UFO dan Alien Bakal Dibuka Trump, Politikus AS: Publik Bakal Geleng-geleng

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:44 WIB

Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO

Gebrakan Baru Donald Trump: Pentagon Bakal Buka-bukaan Soal Alien dan UFO

News | Sabtu, 18 April 2026 | 11:31 WIB