Tim Ahok Sebar Selebaran Tentang Pemimpin Non Muslim

Pebriansyah Ariefana | Dian Rosmala | Suara.com

Senin, 09 Januari 2017 | 13:35 WIB
Tim Ahok Sebar Selebaran Tentang Pemimpin Non Muslim
Basuki Tjahaja Purnama berdialog dengan Sri Rahayu di Jalan Agung Raya 1, Gang Pepaya, RT 12, RW 3, Kelurahan Lenteng Agung, Kecamatan Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (6/1/2017) [suara.com/Bowo Raharjo]

Suara.com - Tim kampanye calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat menyebarkan sebuah selebaran berisi pembelaan di kasus penistaan agama yang tengah menjerat Ahok.

Selebaran yang berjudul 'Tafsir Ormas vs Fakta Sejarah Islam dari Zaman Khilafah Hingga Sekarang' itu disebar kepada warga Pasar Minggu, Senin (9/1/2017). Selebaran itu memuat beberapa contoh wilayah yang dipimpin oleh kaum minoritas.

Selebaran berwarna biru itu ditulis Syeikh Nadir atau Profesor Nadirsyah Hosen dari Monash University. Dia menguraikan fakta keterlibatan ummat non Muslim dalam struktur kepemimpinan di zaman khilafah.

"Khalifah Mu'awiyah pernah mengangkat seorang pendeta Kristen yaitu pendeta Jhon dari Damaskus menjadi Bendahara," demikian kutipan dari selebaran tersebut.

Lebih lanjut, disebutkan pula di zaman Sultan Buwayhiyah, menteri luar negeri dan pertahanannya juga non muslim.

"Sementara di era kekuasaan Khalifah 'Abbasiyah ke 16 Al-Mu'tadhid Seorang Kristen bernama Umar bin Yusuf diangkat sebagai gubernur provinsi Al Anbar Irak," lanjut tulisan itu.

Tidak cukup sampai disitu, dalam tulisan itu juga disebutkan bahwa Nashr bin Harun yang beragama non muslim, dipercaya menjadi Perdana Menteri (kepala pemerintahan) di masa 'Adud ad-Daulah pada tahun 949-982 masehi oleh penguasa terbesar dinasti Buyit di Iran.

Tim pasangan nomor urut dua, mengawal Djarot kampanye di daerah Pasar Minggu, Senin (9/1/2017). Mereka yang memakai baju kemeja dengan motif kotak-kotak itu, terlihat membagi-bagikan selebaran kepada warga yang dijumpai di Pasar Minggu.

Tidak ada yang protes dengan adanya selebaran yang berisi pesan bergambar itu. Beberapa penjual terlihat tetap fokus dengan jualannya. Sementara pembeli tetap fokus dengan aktifitasnya masing-masing.

Seperti diketahui, saat ini Ahok masih berstatus terdakwah karena urusan yang melibatkan dirinya, tentang tuduhan penistaan terhadap agama belum selesai.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ahok Sampai Ketakutan Komentari Candaan Gus Nuril

Ahok Sampai Ketakutan Komentari Candaan Gus Nuril

News | Senin, 09 Januari 2017 | 13:23 WIB

Permintaan Ahok kepada Pimpinan Ponpes Sokotunggal

Permintaan Ahok kepada Pimpinan Ponpes Sokotunggal

News | Senin, 09 Januari 2017 | 12:58 WIB

Ahok Sambangi Ponpes Sokotunggal, Gus Nuril Sebut MUI Telah Makar

Ahok Sambangi Ponpes Sokotunggal, Gus Nuril Sebut MUI Telah Makar

News | Senin, 09 Januari 2017 | 11:11 WIB

Pengacara Anggap Pemeriksaan Tambahan Buni Yani Tidak Sah

Pengacara Anggap Pemeriksaan Tambahan Buni Yani Tidak Sah

News | Senin, 09 Januari 2017 | 08:12 WIB

Polisi Kembali Periksa Buni Yani Hari Ini

Polisi Kembali Periksa Buni Yani Hari Ini

News | Senin, 09 Januari 2017 | 07:51 WIB

Menebak Sampai Kapan Sidang Ahok Berakhir

Menebak Sampai Kapan Sidang Ahok Berakhir

News | Minggu, 08 Januari 2017 | 16:07 WIB

Djarot Ungkap Jurus Debat Hadapi Agus dan Anies

Djarot Ungkap Jurus Debat Hadapi Agus dan Anies

News | Sabtu, 07 Januari 2017 | 20:23 WIB

Kisah Ahok Saat Kuliah, Manja dan Sering Pakai Payung

Kisah Ahok Saat Kuliah, Manja dan Sering Pakai Payung

News | Jum'at, 06 Januari 2017 | 20:41 WIB

Strategi Baru Ahok Jelang Masa Kampanye Berakhir

Strategi Baru Ahok Jelang Masa Kampanye Berakhir

News | Jum'at, 06 Januari 2017 | 20:20 WIB

Pembuat Onar di Kampanye Ahok, Polisi: Orang Itu Bahaya

Pembuat Onar di Kampanye Ahok, Polisi: Orang Itu Bahaya

News | Jum'at, 06 Januari 2017 | 20:10 WIB

Terkini

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

Musim Kemarau Sudah Datang, Tapi Kok Masih Hujan? Ini Penjelasan BMKG

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:10 WIB

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

Darurat Kekerasan di Daycare, HNW Desak Negara Hadir dan Tindak Tegas Pelaku

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 14:07 WIB

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

Kabar Duka dari Tanah Suci: Calon Haji Asal Bengkulu Wafat Usai Beribadah di Masjid Nabawi

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 13:03 WIB

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

101 Terduga Perusuh May Day Dipulangkan, Polda Metro Jaya Kini Buru Aktor Intelektual dan Pendana

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:29 WIB

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

Kedok Pekerja Migran, Imigrasi Gagalkan Keberangkatan 42 Calon Haji Ilegal di Bandara Soetta

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 11:17 WIB

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

Irma Suryani Ingatkan DPR Tak Ulangi Kesalahan UU Cipta Kerja dalam Pembahasan RUU Ketenagakerjaan

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 10:35 WIB

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

Iran Kirim Proposal Negosiasi Baru, Trump Malah Siapkan Pasukan Darat di Selat Hormuz

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:57 WIB

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

Biaya Perang Iran Tembus Rp1600 T, Warga AS Bayar Mahal: Rp8 Juta per Bulan per Rumah

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:52 WIB

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

Pentagon Dituding Bohong! Biaya Perang AS vs Iran Tembus Rp1.600 Triliun

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:45 WIB

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

Balas Ancaman Trump, Panglima Militer Tegaskan Jari Tentara Iran Sudah di Pelatuk

News | Sabtu, 02 Mei 2026 | 09:32 WIB