Kasus Rizieq Ditingkatkan ke Penyidikan, Ini Alasan Polda Jabar

Adhitya Himawan | Agung Sandy Lesmana | Suara.com

Jum'at, 20 Januari 2017 | 11:09 WIB
Kasus Rizieq Ditingkatkan ke Penyidikan, Ini Alasan Polda Jabar
Polda Jawa Barat telah meningkatkan status kasus kasus dugaan penghinaan terhadap Pancasila dan Bung Karno yang dituduhkan kepada Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Habib Rizieq Shihab.
 
Kabid Humas Polda Jabar Komisaris Besar Yusri Yunus menjelaskan soal adanya peningkatan kasus Rizieq siap dari penyelidikan ke tahap penyidikan karena pihaknya telah mengumpulkan alat bukti dari keterangan saksi dan ahli. 
 
"Pertama kalau ada laporan kita adakan penyelidikan dulu, penyelidikan itu kan mengumpulkan bahan-bahan keterangan. Jika sudah lengkap semua keterangannya. baru ditingkatkan ke penyidikan. Kalo penyidikan udah ada ya jalan terus," kata Yusri kepada Suara.com, Jumat (20/1/2017).
 
 
Menurutnya sejauh ini pihaknya telah memintai keterangan 15 saksi sejak status kasu Rizieq dinaikan ke penyidikan.
 
"Kalau sampai sekarang ini di penyidikan sudah 15 saksi. Saksi ahli juga semua. Ahli bahasa, pidana, cyber, banyak lah," katanya.
 
Kata dia, peningkatan penyidikan terhadap kasus tersebut karena polisi telah mengumpulkan alat bukti yang sudah dianggap signifikan untuk menindaklanjuti laporan yang dibuat putri kandung mantan Presiden Soekarno, Sukmawati Soekarnoputeri.
 
"Iya yakin, Ya keterangan itu kan sudah alat bukti. Minimal ya. Kalau ada 15, 20 (keterangan) itu lebih bagus," kata dia.
 
Yusri juga menambahkan penyidik juga telah mengirim Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejakasaan Tinggi Jawa Barat pada tanggal 17 Januari 2017. Meski proses hukum dalam kasus tersebut sudah ditingkatkan, namun status Rizieq masih sebagai terlapor 
 
"SPDP dikirim tanggal 17 terhadap terlapor Rizieq Shihab, terlapor bukan tersangka," kata Yursi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bertemu Habibie, Jokowi Setuju Kembangkan Industri Penerbangan

Bertemu Habibie, Jokowi Setuju Kembangkan Industri Penerbangan

Bisnis | Kamis, 19 Januari 2017 | 21:37 WIB

Polisi Dikritik Lamban Tangani Kasus Penodaan Agama Habib Rizieq

Polisi Dikritik Lamban Tangani Kasus Penodaan Agama Habib Rizieq

News | Rabu, 18 Januari 2017 | 20:22 WIB

Cek Video Rizieq Diduga Hina Agama, Polisi Libatkan Ahli IT

Cek Video Rizieq Diduga Hina Agama, Polisi Libatkan Ahli IT

News | Senin, 16 Januari 2017 | 17:53 WIB

Presiden Jokowi Tekankan Arah Kebijakan Ekonomi Pancasila

Presiden Jokowi Tekankan Arah Kebijakan Ekonomi Pancasila

Bisnis | Minggu, 15 Januari 2017 | 16:46 WIB

Menhan Anggap Wajar Panglima TNI Tegas ke Australia

Menhan Anggap Wajar Panglima TNI Tegas ke Australia

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 16:20 WIB

Pengacara Ahok akan Bikin Rizieq "Kencing Berdiri" di Pengadilan

Pengacara Ahok akan Bikin Rizieq "Kencing Berdiri" di Pengadilan

News | Kamis, 12 Januari 2017 | 14:01 WIB

Megawati: Terima Kasih Presiden Tetapkan Hari Lahir Pancasila

Megawati: Terima Kasih Presiden Tetapkan Hari Lahir Pancasila

News | Selasa, 10 Januari 2017 | 12:40 WIB

Indonesia Diminta Tak Emosi Tanggapi Penghinaan Pancasila

Indonesia Diminta Tak Emosi Tanggapi Penghinaan Pancasila

News | Jum'at, 06 Januari 2017 | 19:05 WIB

Habib Rizieq Diduga Tak Sekali Lakukan Penodaan Agama

Habib Rizieq Diduga Tak Sekali Lakukan Penodaan Agama

News | Rabu, 04 Januari 2017 | 22:22 WIB

Jokowi Akan Bentuk Lembaga Pemantapan Pancasila

Jokowi Akan Bentuk Lembaga Pemantapan Pancasila

News | Senin, 19 Desember 2016 | 19:28 WIB

Terkini

Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

Komarudin PDIP Sentil Pernyataan Prabowo Soal Rupiah: Ingat, 1998 Dolar Naik Semua Harga Melambung

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online

Meutya Hafid Peringatkan E-Wallet dan Operator Seluler: Jadi Alat Transaksi Judi Online

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil

Viral Model Ansy Jan De Vries Dibacok Begal di Kebon Jeruk, Polisi: Data Pasien di RS Nihil

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:28 WIB

Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 Dibuka: Dokumentasikan Kiprah UMKM di Era Baru Ekonomi Indonesia

Apresiasi Jurnalistik Shopee 2026 Dibuka: Dokumentasikan Kiprah UMKM di Era Baru Ekonomi Indonesia

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:05 WIB

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

Kemensos Jaring 700 Anak Jalanan dan Putus Sekolah untuk Masuk Sekolah Rakyat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 13:02 WIB

Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan

Meutya Hafid Ungkap Modus Baru Penipuan, Pelaku Ngaku Anggota DPR lalu Minta Sumbangan

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:58 WIB

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

Amien Rais Ingatkan Prabowo: Hati-hati dengan 'All the President's Men' yang Bermental Bejat

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:46 WIB

Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir

Meutya Hafid Beberkan Hasil Pemberantasan Judol: 3,4 Juta Situs Ditutup, Ribuan Rekening Diblokir

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:38 WIB

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

Kecil Korban Bullying Besar Jadi Pembunuh Hamas, Ini Tampang Direktur Mossad Baru Roman Gofman

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:33 WIB

Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI

Kementerian P2MI Luncurkan Gerakan Nasional Migran Aman untuk Perkuat Pelindungan PMI

News | Senin, 18 Mei 2026 | 12:27 WIB