Bonie: Saya Bertanya Dimana Posisi SBY di Antara FPI, Agus, Kita

Rabu, 08 Februari 2017 | 14:31 WIB
Bonie: Saya Bertanya Dimana Posisi SBY di Antara FPI, Agus, Kita
Bonie Hargens [suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Gara-gara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono mencurahkan hatinya lewat Twitter dengan kalimat "saya bertanya," publik dunia maya pun ikut-ikutan dengan memakai pertanyaan tersebut untuk mengekspresikan candaan mereka.

Tak terkecuali pengamat politik Bonie Hargens. Tapi, ekspresi pengamat yang konsisten mengkritisi Yudhoyono itu tentu saja bernada serius.

"Makanya kalau Pak SBY bertanya ke Presiden dan Kapolri, saya juga mau tanya dimana posisi Pak SBY di antara FPI, Agus-Sylvi, dan di antara kita semua, dimana posisinya? Nah itu kalau bisa dijawab secara jujur, saya kira persoalan akan selesai," kata Bonie di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (8/2/2017).

Pertanyaan Yudhoyono kepada Presiden Joko Widodo dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian melalui akun Twitternya terkait haknya mendapatkan perlindungan setelah rumah barunya di Mega Kuningan, Jakarta Selatan, didemo mahasiswa pada Senin (6/2/2017).  "Saya bertanya kpd (kepada) Bapak Presiden & Kapolri, apakah saya tidak memiliki hak utk tinggal di negeri sendiri, dgn (dengan) hak asasi yg (yang) saya miliki?... Saya hanya meminta keadilan. Soal keselamatan jiwa saya, sepenuhnya saya serahkan kpd Allah Swt," tulis Yudhoyono.

Bonie bertanya demikian karena dia belum mengetahui posisi Yudhoyono.

"SBY pasti ayahnya Agus (Agus Harimurti Yudhoyono). Karena gini loh, kekuasaan itu bukan hanya soal periode, faktanya secara demokrasi jutaan tahun, kekuasaan dibatasi oleh waktu, ada regenerasi. Tapi bagi orang tertentu kekuasaan itu hal melekat dengan dirinya, sehingga ketika tidak berkuasa, ada post power sindrom. Keinginan untuk berkuasa terus menerus, karena ia kehilangan diri tanpa kekuasaan," kata Bonie.

Bonie kemudian menyinggung indikasi untuk melanggengkan dinasti politik. Dia juga menyinggung motif rencana aksi massa menjelang pilkada Jakarta untuk kepentingan politik.

"Maka ada upaya dinasti politik, membangun dinasti, jadi kalau dia nggak berkuasa, istri anaknya dan seterusnya. Mungkin SBY mengidap penyakit itu. Siapapun yang menggerakkan aksi menjelang 15 Februari pasti punya kepentingan untuk memenangkan calon tertentu, mengintimidasi calon yang lain. Tinggal kita mengasosiasikan calon mana yang dimaksud kelompok itu. Tapi gerakan ini politis, itu otomatis nggak bisa dibantah." kata Bonie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI