RS Qatar akan Serahkan Rekam Medis Sri Rabitah Selasa Depan

Adhitya Himawan Suara.Com
Rabu, 01 Maret 2017 | 12:41 WIB
RS Qatar akan Serahkan Rekam Medis Sri Rabitah Selasa Depan
Kepala Dinas Tenaga Kerja NTB, H Wildan menyampaikan santunan dari Menaker Hnif Dhakiri kepada Sri Rabitah di RSUP NTB. [Dok Kementerian Tenaga Kerja]

Salah satu upaya menjawab teka-teki apakah ginjal Sri Rabitah, TKI asal Lombok Utara, NTB, diambil atau tidak, adalah dengan mengetahui keterangan rekam medis (medical report) dari RS Hamad, Qatar. Namun, rumah sakit yang telah melakukan operasi terhadap Sri Rabitah tersebut baru akan memberikan rekam medik Selasa pekan depan (7/3/2017).

“Kami masih menunggu rekam medisnya. Selasa pekan depan baru diberikan,” demikian laporan tertulis yang disampaikan oleh Atase Ketenagakerjaan pada Kedutaan Besar Republik Indonesia Qatar, Agus Widayat yang disampaikan kepada Direktur Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Luar Negeri (PPTKLN) Kementrian Ketenagakerjaan RI, R. Soes Hindharno, di Jakarta, Rabu (1/3/2017).

Lantas apakah operasi yang dilakukan itu untuk mengambil ginjal atau tindakan operasi lainnya? “Belum ada kejelasan apakah operasi yang dilakukan adalah untuk mengangkat ginjal, atau operasi untuk tindakan lain,” kata Soes, menirukan keterangan Agus.

Meski baru akan memberikan medical report, pada Selasa pekan depan, namun pihak RS Hamad menyatakan concern terhadap kasus ini. Mereka juga telah memberikan keterangan awal yang menyatakan, berdasarkan catatan medis, tim dokter menduga sakit ginjal yang dialami Sri Rabitah telah terjadi sejak sebelum berangkat ke Qatar.

Melalui peran dan komunikasi yang dilakukan oleh Atase Ketenagakerjaan di Qatar, Kementrian Ketenagakerjaan berkomitmen untuk mengawal kasus yang menimpa Sri Rabitah sampai tuntas. Termasuk jika terbukti adanya dugaan pencurian organ tubuh, meski dalam keterangannya, pihak RS Hamad melakukan tindakan operasi sudah sepersetujuan yang bersangkutan.

Kabar dugaan telah terjadi pencurian ginjal muncul setelah pada 21 Februari lalu diperoleh keterangan dari dokter RSUP NTB yang menyatakan ginjal bagian kanan Sri Rabitah telah tiada. Perempuan ini ke rumah sakit untuk memeriksakan kesehatannya yang kian memburuk. Sejak saat itu, Sri Rabitah menduga ginjalnya diambil saat menjalani operasi di RS Hamad, Qatar pada Agustus 2014.

Berita hilangnya ginjal menjadi kontroversial karena pada 28 Maret 2016, pihak RSUP NTB menyatakan jika ginjal Sri Rabitah masih utuh, hanya terjadi kerusakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Cek Tipe Traveler Macam Apa Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Member CORTIS yang Akan Kasih Kamu Cokelat Valentine?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 12 SMA Lengkap dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pilih Satu Warna, Ternyata Ini Kepribadianmu Menurut Psikologi
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 16 Soal Bahasa Indonesia untuk Kelas 9 SMP Beserta Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Chemistry, Kalian Tipe Pasangan Apa dan Cocoknya Kencan di Mana Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Jodoh Motor, Kuda Besi Mana yang Paling Pas Buat Gaya Hidup Lo?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Jika Kamu adalah Mobil, Kepribadianmu seperti Merek Apa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Love Language Apa yang Paling Menggambarkan Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kalian Tentang Game of Thrones? Ada Karakter Kejutan dari Prekuelnya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Masalah Hidupmu Diangkat Jadi Film Indonesia, Judul Apa Paling Cocok?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI