Dilaporkan ke KPK, Anies Baswedan: Harap Sabar Ini Ujian

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Jum'at, 10 Maret 2017 | 15:57 WIB
Dilaporkan ke KPK, Anies Baswedan: Harap Sabar Ini Ujian
Calon gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. (suara.com/Dian Rosmala)

Suara.com - Calon Gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga Anies Baswedan, santai menanggapi dirinya diadukan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) karena diduga melakukan rasuah saat menjabat Menteri Pendidikan dan Kebudayaan.

Menurut pasangan Cawagub Sandiaga Uno itu, dirinya diadukan ke KPK sebagai “komedi” jelang putaran kedua Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI 19 April 2017.

"Lebih baik klarifikasi ke pelapor saja.  Kalau Pilkada muncul laporan macem-macem, ya saya, ya Sandi. Itu ‘lucu-lucuan’ saja. Biarkan yang melaporkan saja yang menjelaskan," kata Anies di daerah Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (10/3).

Anies juga tidak mau menjelaskan tuduhan dirinya melakukan korupsi dana rombongan penulis dan sastrawan yang berangkat ke Frankfurt Book Fair 2015 di Jerman.

Ia mengatakan, laporan pertanggungjawaban dirinya atas kegiatan itu sudah dijelaskan dalam laporan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI.

"Kalau anggaran lihat sajalah di laporan BPK. Karena kita melihat ukurannya saja, bukan lihat kegiatan. Sebab, jika dugaan korupsi bukan dari ukuran, melainkan di mana letak korupsinya. Jadi yang melaporkan mesti jelaskan di mana letak masalahnya," tutur Anies.

Ia melanjutkan, kalau selama menjabat sebagai Mendikbud dirinya melakukan kesalahan, seharusnya sudah termuat dalam laporan BPK.

"Kan yang audit BPK. Kalau BPK tidak ada laporan, darimana tahunya? Kalau saya lihat ini ’lucu-lucuan’ Pilkada saja. Selalu ada yang ’meriah-meriah’ seperti ini. Harap bersabar ini ujian," ujar Anies.

Anies lantas meminta tim pemenangan dan pendukungnya supaya tidak kaget kalau ada isu yang tiba-tiba muncul dengan tujuan menjatuhkan dia dan Sandiaga.

baca juga

Sebelumnya diberitakan, Anies dilaporkan Andar Mangatas Situmorang kepada KPK, dengan dugaan melakukan rasuah dana rombongan penulis, sastrawan, serta staf Indonesia ke Frankfurt Books Fair tahun 2015.

Pada laporan yang diterima KPK, Kamis (9/3/2017) kemarin, total dana rombongan Frankfurt Book Fair 14-18 Oktober 2015 yang diduga diselewengkan Anies mencapai Rp146 miliar.

Adapun modus operandinya yaitu, saat acara pameran kebudayaan Indonesia dan buku Laskar Pelangi, Anies diduga menyusupkan kegiatan pameran buku ”Amba” karya Laksmi Pamuntjak dan ”Pulang” karangan Leila S Chudori.

Kedua novel itu merupakan roman saat tragedi pembantaian terhadap yang membahas mengenai pembasmian anggota dan simpatisan PKI, serta orang-orang pro-Bung Karno tahun 1965-1967.

 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kenapa Sandiaga Dipanggil Polisi dalam Kasus Fitnah?

Kenapa Sandiaga Dipanggil Polisi dalam Kasus Fitnah?

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 15:55 WIB

Polisi Panggil Ulang Sandiaga Uno karena Mangkir

Polisi Panggil Ulang Sandiaga Uno karena Mangkir

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 15:26 WIB

Anies: Pertemuan Tim Ahok-Ketua KPUD Jakarta Patut atau Tidak?

Anies: Pertemuan Tim Ahok-Ketua KPUD Jakarta Patut atau Tidak?

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 14:42 WIB

Sandiaga Mangkir dari Pemeriksaan Polsek Tanah Abang

Sandiaga Mangkir dari Pemeriksaan Polsek Tanah Abang

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 14:06 WIB

Diduga Korupsi, Anies Baswedan Dilaporkan ke KPK

Diduga Korupsi, Anies Baswedan Dilaporkan ke KPK

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 12:48 WIB

Sandiaga Ditunggu Polisi, Tapi Tak Datang Hingga Siang

Sandiaga Ditunggu Polisi, Tapi Tak Datang Hingga Siang

News | Jum'at, 10 Maret 2017 | 12:30 WIB

Sandiaga Uno Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik, Besok

Sandiaga Uno Diperiksa Kasus Pencemaran Nama Baik, Besok

News | Kamis, 09 Maret 2017 | 20:47 WIB

Terkini

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:26 WIB

Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie

Sembunyi di Balik Lemari! Polisi Sita Rp67 M dari Cafe de'CLAN yang Diduga Milik Jampidsus Febrie

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:16 WIB

Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret

Brankas Berisi Dolar Disita di Cafe de'CLAN, Nama Jampidsus Febrie Adriansyah Ikut Terseret

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:54 WIB

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

Dari Cafe de'CLAN Signature ke Pacific Place, Polisi Kejar Aliran Duit Korupsi PLTU hingga Asabri!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 21:10 WIB

×