Tusuk Leher Siswi SMA Garut Sampai Tewas, Pelaku Dibekuk Polisi

Tomi Tresnady | Suara.com

Rabu, 22 Maret 2017 | 23:10 WIB
Tusuk Leher Siswi SMA Garut Sampai Tewas, Pelaku Dibekuk Polisi
Ilustrasi seorang penjahat lelaki mengandalkan senjata pisau untuk melumpuhkan korbannya. [shutterstock]

Suara.com - Polisi menangkap seorang tersangka kasus pembunuhan terhadap siswi SMA Negeri 2 Garut, Dinda (15), yang merupakan tetangganya di Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Kepala Polsek Kadungora Komisaris Polisi Afri Rahman mengatakan bahwa tersangka Dayat (23) telah diamankan untuk pemeriksaan hukum lebih lanjut terkait perbuatannya.

"Hanya dalam kurun waktu kurang dari tiga jam, kami berhasil mengamankan tersangka yang diduga menjadi pelaku pembunuhan," kata Afri seperti dilaporkan Antara, Rabu (22/3/2017).

Ia menuturkan, tersangka merupakan tetangga korban yang rumahnya terpisah oleh jalan raya Leles-Kadungora di Kampung Mekarsari, Desa Talagasari, Kecamatan Kadungora.

"Tersangka rumahnya tak jauh dari rumah korban, tapi memang beda kampung dan desa karena terpisah oleh jalan raya," katanya.

Afri mengatakan, terungkapnya tersangka itu berawal dari kecurigaan polisi berdasarkan hasil pengumpulan barang bukti dan keterangan sejumlah saksi.

Pengakuan tersangka, kata dia, membunuh korban karena panik setelah kepergok akan mencuri rokok di warung milik orangtua korban yang berada dalam satu rumah.

Tersangka kemudian mengejar korban ke dalam rumah, korban melakukan perlawanan sambil membawa pisau dapur, tetapi pisau tersebut berhasil direbut pelaku lalu dihantamkannya ke leher korban.

"Pisau berhasil direbut tersangka dan kemudian dipakai menyerang korban dengan cara menggorok bagian lehernya," katanya.

Selanjutnya tersangka mengambil telepon seluler milik korban, kemudian membersihkan pakaian dan barang bukti kejahatannya.

Setelah itu tersangka mengganti pakaian dan menyembunyikan seluruh barang bukti berupa pisau dan tiga bungkus rokok hasil curiannya.

"Saat ini kasusnya sudah ditangani Polres Garut dan kita sudah limpahkan pelaku ke Polres untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," katanya.

Kepala Sub Bagian Humas Polres Garut, AKP Ridwan Tampubolon membenarkan kasus pembunuhan terhadap siswi SMA tersebut sudah dilimpahkan ke Satuan Reskrim Polres Garut.

"Tersangka masih dalam pemeriksaan untuk mengungkap kemungkinan ada motif lain selain pencurian rokok," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tengkorak Kepala Manusia Ditemukan di Area Persawahan

Tengkorak Kepala Manusia Ditemukan di Area Persawahan

News | Senin, 20 Maret 2017 | 23:21 WIB

Jaksa Apresiasi Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Jessica

Jaksa Apresiasi Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Jessica

News | Senin, 13 Maret 2017 | 14:19 WIB

Banding Ditolak, Jessica Kumala Wongso Ajukan Kasasi ke MA

Banding Ditolak, Jessica Kumala Wongso Ajukan Kasasi ke MA

News | Senin, 13 Maret 2017 | 12:59 WIB

Babak Baru Kasus Pembunuhan Sadis 'Kamar Mandi Pulomas'

Babak Baru Kasus Pembunuhan Sadis 'Kamar Mandi Pulomas'

News | Senin, 13 Maret 2017 | 11:12 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB