Melihat Afghanistan, Jokowi Ingatkan Warga Indonesia Rukun

Pebriansyah Ariefana

Minggu, 07 Mei 2017 | 16:35 WIB
Melihat Afghanistan, Jokowi Ingatkan Warga Indonesia Rukun
Presiden Joko Widodo membuka Mukernas dan Holaqah Ekonomi Nasional HPN di Pondok Pesantren As-Tsaqafah, Jakarta, Jumat (5/5).

Suara.com - Presiden Joko Widodo saat berkunjung ke Kabupaten Tanah Bumbu (Tanbu), Kalimantan Selatan, pada puncak budaya maritim pesta laut Mappanretasi, meminta seluruh masyarakat Indonesia agar bisa tetap menjaga kerukunan.

"Negara Indonesia adalah negara besar, yang terdiri dari 17 rubu pulau 714 suku 34 provinsi 516 kota/kabupaten 1.100 bahasa lokal yang berbeda-beda, dari perbedaan tersebut mari kita saling bersatu untuk menjaga keutuhan NKRI," kata Presiden Jokowi, di Batulicin, Minggu (7/5/2017).

Sekecil apapun masalah yang dihadapi baik itu masalah antarumat beragama, antarsuku, budaya dan yang lain agar diselesaikan dengan cara bermusyawarah dan diselesaikan sedini mungkin.

Jangan sampai ada masalah yang sepele dibiarkan begitu saja tanpa ada penyelesaian sehingga mengakibatkan permasalahan tersebut menjadi besar.

Presiden mencontohkan di Afganistan yang saat ini dilanda konflik, dulunya masalah yang dialami tidak begitu besar akan tetapi dengan adanya pembiaran konflik atau masalah yang dirasa tidak begitu penting mengakibatkan kerumitan dalam penyelesaian.

"Kita patut bersyukur hingga saat ini kita masih didiberi suatu kenikmatan khususnya perdamaian, oleh sebab itu marilah kita bergotong royong dari berbagai suku, ras dan budaya dan agama di Indonesia untuk saling menjaga kelestarian dengan saling menghargai dan menghormati antarsesama," ajaknya.

Bupati Tanah Bumbu Mardani H. Maming menambahkan kunjungan Prediden Jokowi ke Kabupaten Tanah Bumbu merupakan kali pertama. Sehingga menjadi suatu kehormatan yang luar biasa.

"Dengan kehadiran Presiden ke Kabupetan Tanah Bumbu nantinya bisa membawa dampak yang lebih baik sesuai dengan program pemerintah daerah yang dituangkan pada suatu kebijakan-kebijakan tertentu," paparnya. (Antara)

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi: Kekayaan Indonesia Ada di Laut

Jokowi: Kekayaan Indonesia Ada di Laut

News | Minggu, 07 Mei 2017 | 15:54 WIB

Presiden Awali Kunker Lintas Nusantara di Aceh Selama Lima Hari

Presiden Awali Kunker Lintas Nusantara di Aceh Selama Lima Hari

News | Sabtu, 06 Mei 2017 | 10:22 WIB

Berinisiatif Temui Jokowi, Ini Alasan Pimpinan KPK

Berinisiatif Temui Jokowi, Ini Alasan Pimpinan KPK

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 20:57 WIB

Jokowi: Kita Dukung KPK Buat Negara Bersih dari Korupsi

Jokowi: Kita Dukung KPK Buat Negara Bersih dari Korupsi

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 19:47 WIB

Jokowi Buka Mukernas dan Holaqah Ekonomi Nasional

Jokowi Buka Mukernas dan Holaqah Ekonomi Nasional

Foto | Jum'at, 05 Mei 2017 | 18:23 WIB

Aksi Anti Ahok, Jokowi: Jangan Habiskan Energi Buat Tak Produktif

Aksi Anti Ahok, Jokowi: Jangan Habiskan Energi Buat Tak Produktif

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 17:06 WIB

Bertemu Pemimpin KPK, Jokowi Minta Korupsi e-KTP Segera Selesai

Bertemu Pemimpin KPK, Jokowi Minta Korupsi e-KTP Segera Selesai

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 15:06 WIB

KPK Minta Ketemu Jokowi di Istana, Ini yang Mereka Bicarakan

KPK Minta Ketemu Jokowi di Istana, Ini yang Mereka Bicarakan

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 14:25 WIB

Jokowi Ketemu Pimpinan KPK di Istana Merdeka Siang Ini

Jokowi Ketemu Pimpinan KPK di Istana Merdeka Siang Ini

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 10:54 WIB

Kisah Jokowi yang 9 Tahun Tinggal di Kontrakan 2 Kamar

Kisah Jokowi yang 9 Tahun Tinggal di Kontrakan 2 Kamar

News | Jum'at, 05 Mei 2017 | 08:07 WIB

Terkini

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Momen Kaesang Pangarep Ajak Anak Penyintas Gempa Palue Main Catur dan Ular Tangga

Bali | Rabu, 16 September 2026 | 23:24 WIB

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Menkeu Suahasil Akan Evaluasi Perombakan Ratusan Pejabat Kemenkeu Era Purbaya

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 23:11 WIB

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Teknologi Silicon-Carbon dan Update 6 Tahun, REDMI Note 17 Mulai Rp3,9 Jutaan

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 23:10 WIB

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Antrean Pertalite Mengular di Bengkulu, Helmi Hasan Malah Ajak Warga Salat Tobat

Sumsel | Rabu, 16 September 2026 | 23:00 WIB

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

44 Ribu Hektare Tanah TNI Bermasalah, TNI Akui Potensi Konflik Agraria Kian Tinggi

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:55 WIB

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Dulu Cuma Scan QR, Kini Pembayaran Digital Makin Pintar dan Menembus Transaksi Global

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 22:49 WIB

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

RUU Reforma Agraria akan Disahkan di Rapat Paripurna 22 September

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:41 WIB

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Dirut BRI: Kekuatan Holding UMi Ditopang oleh Integrasi Keunggulan Entitas

Bri | Rabu, 16 September 2026 | 22:39 WIB

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

MK Minta Kewenangan Bakamla Disusun Ulang, DPR dan Pemerintah Diberi Waktu 2 Tahun

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:31 WIB

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

Prabowo Ingin Pembakaran Hutan Digolongkan 'Terorisme Ekologi', Sanksi Bakal Diperberat!

News | Rabu, 16 September 2026 | 22:22 WIB

×