Data dari 21 Toko Kimia Diharapkan Bisa Ungkap Pelaku Teror Novel

Dythia Novianty, Agung Sandy Lesmana

Senin, 10 Juli 2017 | 22:27 WIB
Data dari 21 Toko Kimia Diharapkan Bisa Ungkap Pelaku Teror Novel
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan. [suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Kepala Kepolisian Daerah Metropulitan Jakarta Raya Inspektur Jenderal Mochamad Iriawan menyampaikan, penyidik masih menunggu data pembeli dari 21 toko kimia yang berdekatan dengan rumah Novel Baswedan di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Data-data pembeli itu dikumpulkan untuk mencari pelaku penyerangan Novel yang menggunakan air keras. Bukti yang dicari polisi adalah nama pembeli, berdasarkan bukti pembayaran dan rekaman kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di toko kimia tersebut.

"Toko kimia sudah kami identifikasi. Tentunya akan kesana menanyakan pembeli pembeli, kira-kira sebelum tanggal itu (kejadian). Kan kami cari CCTV, faktur, tanggal-tanggal sebelum itu ya," kata Iriawan di Lapangan Silang Monumen Nasional, Jakarta Pusat, Senin (10/7/2017).

Dia menyampaikan, saat ini sudah ada beberapa toko kimia yang sudah mengumpulkan data-data pembeli kepada penyidik.

"Itu 21 yang didata ya. Yang sudah diperiksa 6 atau 7," ujar Iriawan.

Dia mengharapkan, data-data yang diberikan pemilik toko kimia itu bisa membantu pihaknya untuk mengungkap pelaku teror air keras terhadap Novel.

"Mudah-mudahan ada file dan CCTV disana. Ada bonnya, nota fakturnya. Kalau itu tertib, moga-moga bisa kami lakukan," katanya.

Novel diserang pelaku misterius usai menjalankan salat subuh berjamaah di masjid dekat kediamannya di Jalan Deposito T8, RT 3/RW 10, Kelurahan Kelapa Gading, Kecamatan Pegangsaan Dua, Jakarta Utara, Selasa (11/4/2017).

Sepanjang penyelidikan kasus ini, polisi juga telah membuat tiga sketsa wajah berdasarkan keterangan tiga saksi yang merupakan tetangga Novel. Hasil pembuatan tiga sketsa wajah itu berbeda dengan ciri-ciri empat orang berinisial M, H, AL dan N yang pernah diamankan polisi.

baca juga

"Dari empat (orang yang pernah ditangkap) ini nggak sama dengan yang ini (hasil pembuatan tiga sketsa wajah)," kata Iriawan.

Dia juga menyampaikan, nantinya hasil pembuatan tiga sketsa wajah ini akan disampaikan kepada Novel yang kini masih menjadi perobatan di salah satu rumah sakit di Singapura

"Yang terakhir ini mungkin akan dibawa ke Singapur sama Dirkrimum," katanya.

Namun, Iriawan menambahkan, sebelum menyerahkan hasil pembuatan sketsa wajah itu ke Novel, penyidik akan mendalami keterangan saksi lain untuk memastikan tiga sketa wajah itu adalah terduga pelaku penyerangan.

"Karena begini, Novel kan tak melihat, yang melihat saksi-saksi. Kan kami tanya ke saksi-saksi.yang ada di lokasi. Kalau dia (Novel) lihat, enak sekali," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebanyak 38 CCTV Tak Merekam Peneror Novel Baswedan

Sebanyak 38 CCTV Tak Merekam Peneror Novel Baswedan

News | Jum'at, 07 Juli 2017 | 10:59 WIB

Tiga Sketsa Terduga Peneror Novel Berwajah Baru

Tiga Sketsa Terduga Peneror Novel Berwajah Baru

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 22:41 WIB

Lacak Penyerang Novel, Polisi Cari Tahu Data Tamu Toko Kimia

Lacak Penyerang Novel, Polisi Cari Tahu Data Tamu Toko Kimia

News | Kamis, 06 Juli 2017 | 21:21 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×