Viktor Laiskodat Dilaporkan, Nasdem Siap Beri Bantuan Hukum

Arsito Hidayatullah | Dwi Bowo Raharjo | Suara.com

Senin, 07 Agustus 2017 | 20:52 WIB
Viktor Laiskodat Dilaporkan, Nasdem Siap Beri Bantuan Hukum
Taufik Basari saat berbicara di konferensi pers Partai Nasdem terkait pidato Ketua Fraksi Partai Nasdem Viktor Laiskodat, di kantor DPP Partai Nasdem, Jakarta, Senin (7/8/2017). [Suara.com/Kurniawan Mas'ud]

Suara.com - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem menyatakan akan memberikan bantuan hukum untuk Ketua Fraksi Partai Nasdem DPR RI, Viktor Bungtilu Laiskodat. Viktor dilaporkan politisi Gerindra dan Barisan Muda Partai Amanat Nasional (PAN) ke Bareskrim Polri, terkait pernyataannya yang menyebut Partai Gerindra, Demokrat, PAN dan PKS mendukung khilafah.

Viktor dilaporkan dengan dugaan tindak pidana ujaran kebencian saat berpidato di acara deklarasi calon Bupati dan Wakil Bupati Kupang, NTT, pada Selasa (1/8/2017) lalu.

"Terkait laporan (ke) Bareskrim, kita telah melakukan kajian, maka kita akan memberikan bantuan hukum," ujar Ketua Divisi Hukum Partai Nasdem, Taufik Basari, saat menggelar konferensi pers di Auditorium DPP Partai NasDem, Jalan RP Soeroso, Jakarta Pusat, Senin (7/8/2017).

Politikus yang akrab disapa Tobas ini menerangkan, tim kajian akan memberikan rekaman lengkap pidato Viktor dengan durasi 21 menit 12 detik ke penyidik Polri. Dengan adanya rekaman tersebut, pihak kepolisian diharapkan tidak hanya melihat bukti pelapor saja.

"Kita percaya aparat penegak hukum akan bertindak profesional, dan nggak mungkin mengandalkan satu bukti yang telah dimanipulasi itu," kata dia.

Dalam sebuah video yang sempat viral di media sosial, Viktor terlihat mengatakan bahwa kelompok ekstrimis mulai bangkit di Indonesia. Kelompok itu menurutnya mengusung sistem khilafah dan ingin mendirikan negara Islam. Sementara partai yang mendukung kelompok itu disebutnya antara lain adalah Partai Gerindra, Demokrat, PKS dan PAN.

Pernyataan itu disampaikan Viktor dalam acara forum deklarasi bakal calon bupati di Kupang, NTT, pada tanggal 1 Agustus 2017 lalu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Bela Viktor, Partai Nasdem Sebut Rekaman di Sosmed Telah Diedit

Bela Viktor, Partai Nasdem Sebut Rekaman di Sosmed Telah Diedit

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 19:27 WIB

PKS dan Demokrat Resmi Laporkan Viktor Laiskodat ke MKD

PKS dan Demokrat Resmi Laporkan Viktor Laiskodat ke MKD

News | Senin, 07 Agustus 2017 | 17:53 WIB

GNPF Temui Presiden, Partai Nasdem: Setop Politisasi Agama!

GNPF Temui Presiden, Partai Nasdem: Setop Politisasi Agama!

News | Selasa, 27 Juni 2017 | 16:48 WIB

Terkini

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

10 Bulan di Laut, 4000 Marinir di Kapal Induk USS Gerald Ford Harus Ngantri Buat BAB

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:30 WIB

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

KPK Bongkar Motif Korupsi Kepala Daerah: Bukan Cuma Biaya Politik, Ada yang Demi THR Pribadi

News | Minggu, 19 April 2026 | 17:10 WIB

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

Selat Hormuz Kembali Ditutup, Ini Penjelasan Kemlu SOal Nasib 2 Kapal Tanker Pertamina

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:55 WIB

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

Viral Makanan Tak Layak Prajurit Marinir, Menteri Perang AS Ngamuk Serang Media

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:51 WIB

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

Seram! Ilmuwan Penting AS Menghilang Satu per Satu, Gedung Putih Desak FBI Usut Tuntas

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:40 WIB

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

Ketua Golkar Maluku Tenggara Tewas Ditikam di Bandara Karel Sadsuitubun

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:18 WIB

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

2 Tanker Pertamina Belum Bisa Bergerak, IRGC Perketat Selat Hormuz

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

Kala Jusuf Kalla Diserang Isu Menista Agama dan Ijazah Jokowi

News | Minggu, 19 April 2026 | 16:15 WIB

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

Pigai: Kritik Feri Amsari Tak Perlu Dipolisikan, Cukup Dijawab Data

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:57 WIB

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

Bareskrim Bongkar Jaringan Dolar AS Palsu di Banten: 5 Pelaku Ditangkap, Ratusan Lembar Disita

News | Minggu, 19 April 2026 | 15:56 WIB