Cerita Warga Tunggu Dua Tahun untuk Dapat Unit Rusunawa

Chaerunnisa, Dwi Bowo Raharjo

Jum'at, 15 September 2017 | 21:45 WIB
Cerita Warga Tunggu Dua Tahun untuk Dapat Unit Rusunawa
Djarot bersama Lintje Lodia (62), satu dari 50 warga Jakarta selama dua tahun untuk mendapat rusunawa. (Suara.com/Bowo)

Suara.com - Lintje Lodia (62), satu dari 50 warga Jakarta yang mendapat unit Rumah Susun Sederhana Sewa (rusunawa) untuk masyarakat tidak terprogram atau masyarakat umum. Lintje mengatakan, sudah mendaftar program ini sejak 2014 lalu, namun namanya baru dinyatakan masuk awal bulan September 2017.

"Tadinya saya ngambil di rusun Tipar Cakung, tapi tahu-tahu saya dipindahin ke rusun Pulogebang, nah sekarang mau diundi (kunci)," ujar Lintje saat menghadiri acara pengundian Rusunawa di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Perempuan yang sudah tinggal puluhan tahun di Jalan Ganggeng Raya, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ini mengaku sudah capai mengontrak pindah-pindah.

"Saya daftar isi formulir dari tahun 2014. Tapi baru tembus sekarang ini sedangkan tenam saya baru daftar bulan Mei kemarin, bulan Juli kemarin sudah dapat," kata Lintje.

Dia mengaku, setelah mendaftar tidak melakukan konfirmasi secara rutin kepada Dimas Perumahan. Sedangkan rekan Lintje selalu menayakan kesedian unit pada pemerintah.

"Setelah teman saya ke sana (dinas perumahan) langsung saya ke balai Kota lapor, dan orang balai kota tindaknajutin ke orang Dinas Perumahan," ungkapnya.

Lansia empat anak itu belum mengecek langsung unit Rusunawa Pulogebang yang akan menjadi tempat tinggalnya. Namun, dia sudah tahu akan tinggal di rusin type 36 dengan dua kamar, satu teras, ruang tamu, dan kamar mandi.

Lintje belum tahu berapa uang sewa yang akan ia keluarkan setiap satu bulannya untuk menyewa unit rusun Pemprov Jakarta. Berdasarkan informasi yang dia dapat untuk lansia ada pengecualian.

baca juga

"Dengar-dengar yang lansia nggak dipungut biaya, cuma bayar air, listrik dan sampah saja. Katanya satu bulan Rp150 ribu. Kalau penghuni yang muda-muda ini tergantung lantai. Kalau lantai 5 lebih murah, kalau lantai satu lebih mahal," katanya.

Uang sewa Rp150 ribu per-bulan, kata dia, tidak terlalu berat. Pasalnya, ketika kontrak tempat tinggal di Jalan Ganggeng Raya setiap bulannya selalu mengeluarkan uang Rp800 ribu.

"Ruangan doang itu. Daerah situ emang mahal, deket Polsek Tanjung Priok. Makanya pas ada program ini saya langsung daftar saja," katanya.

Dalam waktu dekat Lintje akan tinggal di tower B nomor 101. Dia berharap, dalam satu minggu ke depan sudah bisa menempatin unit di rusinawa.

Selain Lintje, Sugianto (37) mendapat unit di Rusunawa Komarudin, Cakung, Jakarta Timur. Dia telah daftar program ini dari dua tahun yang lalu. Lelaki yang akrab disapa Ian itu mengaku sempat tidak percaya kalau mendapat unit rusun.

"Ngajuinnya kurang lebih tahun 2014 lalu. Tapi pas kemarin tanggal 2 September di telepon dari Dinas Perumahan. Mereka bilang pengajuan rumah susunnya di ACC (diterima). Selanjutnya saya disuruh memperbarui data dan kirim berkas lagi dan baru dikabarn pengundiannya sekarang," kata Ian.

Lelaki yang bekerja sebagai driver ojek online ini tidak masalah dapat unit di Rusunawa Komarudin. Ia hanya membutuhkan tempat tinggal yang nyaman.

"Saya dulu tinggal di Sunter, tempat orangtua. Kalau saya hidup sama orang tua mulu nggak enak kan malu," kata dia.

Sebelum menghadiri acara pengundian rusun hari ini, Ian beserta istri dan anaknya sudah melihat kondisi rusunawa Komarudin lebih dulu.

"Kalau lihat bangunannya bagus, sudah rapih, beda sama dulu yang saya lihat," kata Ian.

Ian belum tahu berapa uang sewa yang akan dikeluarkan setiap bulan. Tetapi dia dan keluarganya mengatakan tidak keberatan apabila harus membayar Rp500 ribu perbulan.

"Sebenarnya itu ringan daripada kontrak sendiri," kata Ian yang akan menempati tower A nomor 508.

Cerita Warga Tunggu Dua Tahun untuk Dapat Unit Rusunawa di Jakarta

Lintje Lodia (62), satu dari 50 warga Jakarta yang mendapat unit Rumah Susun Sederhana Sewa (rusunawa) untuk masyarakat tidak terprogram atau masyarakat umum. Lintje mengatakan, sudah mendaftar program ini sejak 2014 lalu, namun namanya baru dinyatakan masuk awal bulan September 2017.

"Tadinya saya ngambil di rusun Tipar Cakung, tapi tahu-tahu saya dipindahin ke rusun Pulogebang, nah sekarang mau diundi (kunci)," ujar Lintje saat menghadiri acara pengundian Rusunawa di Balai Kota DKI Jakarta, Jumat (15/9/2017).

Perempuan yang sudah tinggal puluhan tahun di Jalan Ganggeng Raya, Sungai Bambu, Tanjung Priok, Jakarta Utara, ini mengaku sudah capai mengontrak pindah-pindah.

"Saya daftar isi formulir dari tahun 2014. Tapi baru tembus sekarang ini sedangkan tenam saya baru daftar bulan Mei kemarin, bulan Juli kemarin sudah dapat," kata Lintje.

Dia mengaku, setelah mendaftar tidak melakukan konfirmasi secara rutin kepada Dimas Perumahan. Sedangkan rekan Lintje selalu menayakan kesedian unit pada pemerintah.

"Setelah teman saya ke sana (dinas perumahan) langsung saya ke balai Kota lapor, dan orang balai kota tindaknajutin ke orang Dinas Perumahan," ungkapnya.

Lansia empat anak itu belum mengecek langsung unit Rusunawa Pulogebang yang akan menjadi tempat tinggalnya. Namun, dia sudah tahu akan tinggal di rusin type 36 dengan dua kamar, satu teras, ruang tamu, dan kamar mandi.

Lintje belum tahu berapa uang sewa yang akan ia keluarkan setiap satu bulannya untuk menyewa unit rusun Pemprov Jakarta. Berdasarkan informasi yang dia dapat untuk lansia ada pengecualian.

"Dengar-dengar yang lansia nggak dipungut biaya, cuma bayar air, listrik dan sampah saja. Katanya satu bulan Rp150 ribu. Kalau penghuni yang muda-muda ini tergantung lantai. Kalau lantai 5 lebih murah, kalau lantai satu lebih mahal," katanya.

Uang sewa Rp150 ribu per-bulan, kata dia, tidak terlalu berat. Pasalnya, ketika kontrak tempat tinggal di Jalan Ganggeng Raya setiap bulannya selalu mengeluarkan uang Rp800 ribu.

"Ruangan doang itu. Daerah situ emang mahal, deket Polsek Tanjung Priok. Makanya pas ada program ini saya langsung daftar saja," katanya.

Dalam waktu dekat Lintje akan tinggal di tower B nomor 101. Dia berharap, dalam satu minggu ke depan sudah bisa menempatin unit di rusinawa.

Selain Lintje, Sugianto (37) mendapat unit di Rusunawa Komarudin, Cakung, Jakarta Timur. Dia telah daftar program ini dari dua tahun yang lalu. Lelaki yang akrab disapa Ian itu mengaku sempat tidak percaya kalau mendapat unit rusun.

"Ngajuinnya kurang lebih tahun 2014 lalu. Tapi pas kemarin tanggal 2 September di telepon dari Dinas Perumahan. Mereka bilang pengajuan rumah susunnya di ACC (diterima). Selanjutnya saya disuruh memperbarui data dan kirim berkas lagi dan baru dikabarn pengundiannya sekarang," kata Ian.

Lelaki yang bekerja sebagai driver ojek online ini tidak masalah dapat unit di Rusunawa Komarudin. Ia hanya membutuhkan tempat tinggal yang nyaman.

"Saya dulu tinggal di Sunter, tempat orangtua. Kalau saya hidup sama orang tua mulu nggak enak kan malu," kata dia.

Sebelum menghadiri acara pengundian rusun hari ini, Ian beserta istri dan anaknya sudah melihat kondisi rusunawa Komarudin lebih dulu.

"Kalau lihat bangunannya bagus, sudah rapih, beda sama dulu yang saya lihat," kata Ian.

Ian belum tahu berapa uang sewa yang akan dikeluarkan setiap bulan. Tetapi dia dan keluarganya mengatakan tidak keberatan apabila harus membayar Rp500 ribu perbulan.

"Sebenarnya itu ringan daripada kontrak sendiri," kata Ian yang akan menempati tower A nomor 508.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Undian, 50 Warga Jakarta Dapat Fasilitas Rusunawa

Undian, 50 Warga Jakarta Dapat Fasilitas Rusunawa

News | Jum'at, 15 September 2017 | 18:30 WIB

Kemen PUPR Tingkatkan Koordinasi "Program Satu Juta Rumah"

Kemen PUPR Tingkatkan Koordinasi "Program Satu Juta Rumah"

News | Kamis, 31 Agustus 2017 | 10:12 WIB

Market Rusun Tanjung Barat untuk yang Penghasilan Rendah

Market Rusun Tanjung Barat untuk yang Penghasilan Rendah

News | Selasa, 15 Agustus 2017 | 17:19 WIB

Djarot: Bisa Bayar Tapi Tunggak Sewa Rusun, Sila Angkat Kaki!

Djarot: Bisa Bayar Tapi Tunggak Sewa Rusun, Sila Angkat Kaki!

News | Jum'at, 11 Agustus 2017 | 15:38 WIB

Peringatan! 3 Bulan Tak Bayar Sewa, Penghuni Rusunawa Diusir

Peringatan! 3 Bulan Tak Bayar Sewa, Penghuni Rusunawa Diusir

News | Kamis, 10 Agustus 2017 | 11:17 WIB

Penghuni Rusun Tunggak Rp32 Miliar, Lulung: Kenapa Dulu Lu Gusur?

Penghuni Rusun Tunggak Rp32 Miliar, Lulung: Kenapa Dulu Lu Gusur?

News | Rabu, 02 Agustus 2017 | 15:31 WIB

Terkini

Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Nasabah Mendapatkan Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Sulsel | Rabu, 30 September 2026 | 16:46 WIB

Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha

Dobrak Stagnasi 5 Ton, Teknologi Tani Modern di Lampung Sukses Lipat Gandakan Panen Jadi 11 Ton/Ha

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 16:46 WIB

Spesifikasi Lengkap dan Harga Infinix XBOOK 14 Neo, Laptop untuk Produktivitas Mahasiswa

Spesifikasi Lengkap dan Harga Infinix XBOOK 14 Neo, Laptop untuk Produktivitas Mahasiswa

Tekno | Rabu, 30 September 2026 | 16:45 WIB

BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Berikan Nasabah Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles

BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas Berikan Nasabah Kesempatan Ekstra 27.000 GarudaMiles

Malang | Rabu, 30 September 2026 | 16:43 WIB

Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI

Travel Reward untuk Frequent Traveler, Ada Ekstra 27.000 GarudaMiles dari BRI

Jatim | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Target 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital, Pemerintah Butuh 2,4 Juta Agen

Target 48 Juta Keluarga Terdaftar Perlinsos Digital, Pemerintah Butuh 2,4 Juta Agen

News | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Bunga Es Bisa Bikin Kulkas Tidak Dingin? Ini Dampak dan Cara Membersihkannya

Bunga Es Bisa Bikin Kulkas Tidak Dingin? Ini Dampak dan Cara Membersihkannya

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar, Jangan Cuma Dibilas

Cara Membersihkan Botol Susu Bayi yang Benar, Jangan Cuma Dibilas

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 16:35 WIB

Modus Baru! Pura-pura Jogging Pagi, Residivis di Bandar Lampung Gasak Motor yang Lagi Dipanaskan

Modus Baru! Pura-pura Jogging Pagi, Residivis di Bandar Lampung Gasak Motor yang Lagi Dipanaskan

Lampung | Rabu, 30 September 2026 | 16:34 WIB

Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Raih Ekstra 27.000 GarudaMiles dari Transaksi dengan BRI Kartu Kredit Infinite Prioritas

Jogja | Rabu, 30 September 2026 | 16:33 WIB

×