Selain G30S/PKI, Ini Film Propaganda Orba dan Soeharto

Reza Gunadha, Dian Rosmala

Rabu, 20 September 2017 | 07:22 WIB
Selain G30S/PKI, Ini Film Propaganda Orba dan Soeharto
Sejarahwan senior, Asvi Warman Adam. (suara.com/Pebriansyah Ariefana)

Suara.com - Sejarawan Asvi Marwan Adam menilai film Pengkhianatan G 30 S/PKI adalah propaganda rezim Orde Baru yang dipimpin Presiden Soeharto. Tidak sedikit manipulasi sejarah dimuat dalam film berdurasi 271 menit itu.

"Film itu tujuannya menggambarkan satu sisi Presiden Soeharto sebagai penyelamat bangsa, dan di sisi lain Soekarno sebagai penghianat," kata Asvi kepada Suara.com, Selasa (19/ 9/2017).

Menurut Peneliti Utama Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) itu, pemutaran film yang bercerita tentang pengkhianatan PKI terhadap negara sudah tidak cocok pada masa kekinian. Karena sudah banyak temuan-temuan baru yang menceritakan fakta sejarah tahun 1965.

Film G30S/PKI yang memuat cerita pembunuhan tujuh jenderal, adalah upaya rezim orde baru mencitrakan diri sebagai rezim yang peduli pada negara. Sedangkan kelompok PKI adalah para pengkhianat yang mesti ditumpas.

"Tapi kan sekarang itu tidak lagi cocok. Soekarno ini kan proklamator dan pahlawan nasional kita, kenapa digambarkan sebagai pengkhianat, orang yang diatur oleh PKI dan lain-lain," ujar Asvi.

Selain film G30S/PKI, masih ada film yang merupakan propaganda rezim orde baru, yakni film “Janur Kuning” dan “Serangan Fajar”.

Menurut Asvi, dua film tersebut tak jauh berbeda dengan film G30S/PKI, yakni terkait sisi heroik Soerharto.

"Film Janur Kuning itu masih sama. Tentang menggambarkan Serangan Umum 1 Maret Tahun 1949. Film itu menonjolkan kehebatan Soeharto yang di dalam bergerilya itu 7 hari 7 malam tidak merasa lelah, capek," tutur Asvi.

Selain itu, film “Janur Kuning” ini juga menceritakan kehebatan Soeharto, bahkan lebih hebat daripada Sultan Hamengkubuwono IX.

baca juga

Soeharto juga saat itu dicitrakan sebagai orang memiliki peran dominan dalam perang gerilya yang dipimpin Jenderal Sudirman. Padahal, ia diketahui tengah makan soto dengan anak  buahnya saat serangan itu dimulai.

Peran dominatif Soeharto dalam film Janur Kuning justru mendiskreditkan peran Sultan Hamengkubuwono IX, yang sebenarnya pengagas dan pembuat rencana serangan tersebut.

Sementara ketika pasukan Indonesia di bawah komando Latief terdesak mundur, berjumpalah mereka dengan Soeharto yang asyik makan soto babat bersama pengawalnya.

"Itu kan film propaganda kehebatan Soeharto dalam Serangan Umum 1 Maret tahun 1949. Padahal kita tahu yang punya ide untuk melakukan itu adalah Sultan Hamengkubuwono IX," tutur Asvi.

Film Serangan Fajar karya Arifin C Noer pun juga sama. Dalam film yang dibuat pada tahun 1982 itu Soeharto ditunjukkan sebagai pahlawan utama dalam revolusi Indonesia.

"Tiga film itu adalah contoh hasil propaganda rezim orde baru," kata Asvi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Christine Hakim Setuju Film "G30S/PKI" Diproduksi Ulang

Christine Hakim Setuju Film "G30S/PKI" Diproduksi Ulang

Entertainment | Selasa, 19 September 2017 | 21:27 WIB

Ngomong Film G30SPKI Ala Jokowi, Panglima TNI, dan Fahri Hamzah

Ngomong Film G30SPKI Ala Jokowi, Panglima TNI, dan Fahri Hamzah

Video | Selasa, 19 September 2017 | 21:04 WIB

Menkumham: Isu PKI Jangan Jadi Permainan Politik

Menkumham: Isu PKI Jangan Jadi Permainan Politik

News | Selasa, 19 September 2017 | 16:47 WIB

Datangi Bareskrim Polri, Kivlan Zein Laporkan Pengurus YLBHI

Datangi Bareskrim Polri, Kivlan Zein Laporkan Pengurus YLBHI

News | Selasa, 19 September 2017 | 16:35 WIB

PPP: Tidak Perlu Ada Sinisme Pemutaran Film G30S PKI

PPP: Tidak Perlu Ada Sinisme Pemutaran Film G30S PKI

News | Selasa, 19 September 2017 | 15:41 WIB

Sejarawan LIPI Desak Kurikulum Sejarah G30S Direvisi

Sejarawan LIPI Desak Kurikulum Sejarah G30S Direvisi

News | Selasa, 19 September 2017 | 15:20 WIB

Fahri Hamzah Usul Bikin Film Kepahlawanan DN Aidit

Fahri Hamzah Usul Bikin Film Kepahlawanan DN Aidit

News | Selasa, 19 September 2017 | 15:10 WIB

PAN Bakal Gelar Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

PAN Bakal Gelar Nonton Film Pengkhianatan G30S/PKI

News | Selasa, 19 September 2017 | 14:12 WIB

Sejarawan: Purnawirawan Jangan Libatkan TNI ke Politik Praktis

Sejarawan: Purnawirawan Jangan Libatkan TNI ke Politik Praktis

News | Selasa, 19 September 2017 | 14:02 WIB

Film 'G30S/PKI' Propaganda Orde Baru Guna Diskreditkan Bung Karno

Film 'G30S/PKI' Propaganda Orde Baru Guna Diskreditkan Bung Karno

News | Selasa, 19 September 2017 | 12:52 WIB

Terkini

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

Polemik Penggeledahan Rumah Tahfiz di Sukoharjo Kian Memanas, DPR Desak Pembentukan TGPF Independen

News | Senin, 02 November 2026 | 01:02 WIB

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

KAI Mulai Buka Tiket Kereta untuk Perjalanan Desember 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:11 WIB

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

SMK Nusantara Kembali Juara AXIS Nation Cup 2026

Foto | Senin, 02 November 2026 | 00:09 WIB

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

Perang Dunia III di Depan Mata? Vladimir Putin: Rusia Siap Perang dengan Eropa

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:45 WIB

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

2 Juta Hektare Gambut Sumsel Punya Potensi Ekonomi, Bambu Betung dan Jelutung Diuji

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:42 WIB

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Alex Marquez Persembahkan Podium untuk BK8 Gresini Racing di MotoGP Malaysia 2026

Sport | Minggu, 01 November 2026 | 23:37 WIB

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Nelayan Air Nyatoh Kehilangan Penghasilan, Tangkapan Ikan Teri Turun akibat Laut Keruh

Sumsel | Minggu, 01 November 2026 | 23:29 WIB

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

Kecelakaan Maut Bus Penumpang Tabrak Truk Berat: 10 Orang Tewas dan 24 Luka

News | Minggu, 01 November 2026 | 23:00 WIB

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Pura-pura Ban Motor Bocor, Pria di Bandar Lampung Diduga Bunuh Sepupunya

Lampung | Minggu, 01 November 2026 | 22:48 WIB

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Viral Pasien Lansia Terlantar di Teras Puskesmas Bantarujeg, Ini Kronologinya

Jabar | Minggu, 01 November 2026 | 22:44 WIB

×