Gerindra Anggap Pemerintah Tak Tertarik Bentuk Densus Tipikor

Adhitya Himawan, Bagus Santosa

Rabu, 25 Oktober 2017 | 16:22 WIB
Gerindra Anggap Pemerintah Tak Tertarik Bentuk Densus Tipikor
Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani. [DPR RI]

Sekretaris Jenderal Partai Gerindra, Ahmad Muzani, menganggap pemerintah tidak tertarik dengan pembentukan Detasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi yang diusulkan Polri. Itu pula, kata Muzani, yang membuat pemerintah menunda pembentukan Densus ini.

"‎Kalau pemerintah sudah tidak mau apa yang bisa dilakukan. Jadi menurut saya, kepolisian kan harus juga taat kepada perintah presiden. pembahasan sepihak saja oleh DPR juga nggak bisa. Menurut saya sih dengan pemerintah tidak lagi tertarik untuk melanjutkan ini selesai," kata Muzani di DPR, Jakarta‎, Rabu (25/10/2017).

Lebih jauh, dia juga menduga kalau penundaan pembentukan Densus Tipikor ini karena masalah anggaran. Fraksi Gerindra juga melihat anggaran yang dicanangkan pemerintah untuk 2018 juga tidak realistis. Karena itu pula Fraksi ini menolak RAPBN 2018 yang disampaikan dalam rapat paripurna, Rabu (25/10/2017).‎

"‎Ya apalagi kan, (penundaan) itu kan berarti anggaran. Anggaran berarti di sini," kata dia.

‎Untuk diketahui, Presiden Joko Widodo memimpin rapat terbatas mengenai rencana pembentukan Datasemen Khusus Tindak Pidana Korupsi (Densus Tipikor) Polri di Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (24/10/2017).

Dalam pertemuan itu Jokowi mendengar masukan dari Kementerian Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan, Polri, Komisi Pemberantasan Korupsi dan institusi terkait.

"Kami membahas mengenai usulan Densus Tipikor dari Kepolisian saat dengar pendapat dengan Komisi III DPR RI. Pembahasan telah berlangsung cukup intens, semua masukan telah ditampung oleh Presiden," kata Wiranto.

Dia menuturkan, ada beberapa pertimbangan dalam pembentukan Densus Tipikor. Pertama, usulan pembentukan Densus dari Kepolisian itu untuk memperkuat pemberantasan korupsi dengan langkah-langkah khusus.

baca juga

"Tapi dalam pelaksanaannya memang masih perlu suatu kajian-kajian yang lebih jauh lagi, mengapa? Karena memang lembaga ini harus dikoordinasikan dengan Kejaksaan. Bagaimana mengenai masalah penyelidikan, penyidikan dan penuntutan satu atap. Itu tentu butuh payung undang-undang," ujar dia.

Selain itu, lanjut dia, berdasarkan pandangan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Asman Abnur, proses pembentukan Densus Tipkor itu cukup panjang.

Menpan-RB harus menerima usulan dulu secara struktur kelembagaan dan kepegawaian, serta juga harus ada persetujuan antara dua lembaga antara Polri dan Kejaksaan untuk penyusunan struktur organisasi itu.

"Baru nanti ada satu usulan kepada Presiden mengenai Densus Tipikor itu. Makanya ini perlu proses semuanya. Kesimpulannya, dari berbagai pendekatan itu, juga masalah anggaran dan sebagainya dimana hari Rabu nanti APBN 2018 harus disahkan oleh sidang Paripurna DPR, kan singkat sekali waktunya," kata dia.

Oleh sebab itu, pemerintah memutuskan menunda pembentukan Densus Tipikor, sambil dilakukan kajian yang mendalam dan menyeluruh.

"Maka diputuskan bahwa pembentukan Densus Tipikor untuk sementara ditunda untuk kemudian dilakukan pendalaman lebih jauh lagi. Itu akan diserahkan kepada Menko Polhukam untuk mendalami lebih jauh lagi. Dalam pembahasan itu, sekarang ini yang kami utamakan adalah memperkuat lembaga-lembaga yang sudah ada, terutama KPK," ujar dia.

"Maka dengan demikian, isu mengenai ini kita berhenti dulu. Nggak usah kita perpanjang lagi isu mengenai Densus Tipikor ini. Ini kan warning bagi KPK bahwa perlu adanya introspeksi diri untuk memperkuat kelembagaanya itu, sehingga tugas-tugas KPK lebih efektif ke depannya," ujarnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jokowi Menunda, PDIP Tegaskan Densus Tipikor Masih Diperlukan

Jokowi Menunda, PDIP Tegaskan Densus Tipikor Masih Diperlukan

News | Rabu, 25 Oktober 2017 | 14:33 WIB

Pembentukan Densus Tipikor Ditunda, Tak Masalah bagi Jaksa Agung

Pembentukan Densus Tipikor Ditunda, Tak Masalah bagi Jaksa Agung

News | Rabu, 25 Oktober 2017 | 00:03 WIB

Partai Gerindra Tolak RAPBN 2018

Partai Gerindra Tolak RAPBN 2018

Bisnis | Selasa, 24 Oktober 2017 | 21:06 WIB

Komisi III Tak Kecewa Jokowi Tunda Bentuk Densus Tipikor

Komisi III Tak Kecewa Jokowi Tunda Bentuk Densus Tipikor

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 20:54 WIB

Kapolri Sebut Densus Tipikor Bukan Lembaga Baru

Kapolri Sebut Densus Tipikor Bukan Lembaga Baru

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 20:37 WIB

Kapolri Sebut Penundaan Densus Tipikor untuk Pematangan

Kapolri Sebut Penundaan Densus Tipikor untuk Pematangan

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 18:51 WIB

Kapolri Ingin Anggota Densus Tipikor Dapat Tunjangan seperti KPK

Kapolri Ingin Anggota Densus Tipikor Dapat Tunjangan seperti KPK

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 18:05 WIB

KPK Keluhkan Sulitnya Koordinasi Antarlembaga

KPK Keluhkan Sulitnya Koordinasi Antarlembaga

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 15:47 WIB

Menkumham Tegaskan Pembentukan Densus Tipikor Tidak Batal

Menkumham Tegaskan Pembentukan Densus Tipikor Tidak Batal

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 15:37 WIB

Jokowi Tunda Pembentukan Densus Tipikor

Jokowi Tunda Pembentukan Densus Tipikor

News | Selasa, 24 Oktober 2017 | 14:47 WIB

Terkini

Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat

Satpam Positif Sabu Jadi Otak Pencurian 1.700 Ompreng MBG di Ciputat

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:11 WIB

Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026

Harga Wuling Aira EV Cuma Rp155 Juta, Meluncur di GIIAS 2026

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:10 WIB

Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal

Masalah Indonesia di Luar Perkiraan, Prabowo Ditantang Buktikan Keberanian Sikat Mafia Internal

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:10 WIB

Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi

Satpam Otak Pencurian 1.700 Ompreng Program MBG di Ciputat Positif Sabu dan Ekstasi

Banten | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:09 WIB

Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama

Pelajaran Kepemimpinan Perempuan dari Angela Tanoesoedibjo: Hadir, Mendengar, dan Bertumbuh Bersama

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:09 WIB

Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib

Chelsea vs AC Milan di GBK, Erick Thohir Nantikan Duel Man United Kontra Persija, PSG Lawan Persib

Bola | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:03 WIB

Kasus Dokter Magang Tewas, Menkes Soroti Krisis Kejiwaan di Balik Pendidikan Medis

Kasus Dokter Magang Tewas, Menkes Soroti Krisis Kejiwaan di Balik Pendidikan Medis

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:02 WIB

Adolescence: Drama Kriminal yang Membongkar Sisi Gelap Remaja dan Internet

Adolescence: Drama Kriminal yang Membongkar Sisi Gelap Remaja dan Internet

Your Say | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:00 WIB

Viral Bendera Merah Putih Terpasang Setengah Tiang Jelang HUT RI di Tasikmalaya, Ini Faktanya

Viral Bendera Merah Putih Terpasang Setengah Tiang Jelang HUT RI di Tasikmalaya, Ini Faktanya

Jabar | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:00 WIB

Beralih ke Motor Listrik: Adu Biaya Perawatan vs Motor Matic, Siapa yang Paling Bikin Dompet Happy?

Beralih ke Motor Listrik: Adu Biaya Perawatan vs Motor Matic, Siapa yang Paling Bikin Dompet Happy?

Otomotif | Rabu, 29 Juli 2026 | 15:00 WIB

×