Tunggu Aksi Anies, Warga Tanah Merah Masih Andalkan Solusi Lama

Pebriansyah Ariefana | Bagus Santosa | Suara.com

Rabu, 01 November 2017 | 16:08 WIB
Tunggu Aksi Anies, Warga Tanah Merah Masih Andalkan Solusi Lama
Perempuan satu anak bernama Emah (31), meminta bantuan uang sekolah untuk anak laki-lakinya ke Gubernur Jakarta Anies Rasyid Baswedan. (suara.com/Dwi Bowo Raharjo)

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pernah menandantangi kontrak politik dengan Warga Kampung Tanah Merah, Jakarta Utara. Kontrak itu diteken ketika Anies menjadi bakal calon gubernur DKI Jakarta dalam Pemilihan Kepala Daerah Pilkada Jakarta 2018.

Kontrak tersebut ditandatanganinya pada 2 Oktober 2016 lalu.

Pada poin pertama kontrak ini disebutkan bahwa Anies ‎harus melakukan pemenuhan dan perlindungan hak-hak warga kota, di antaranya adalah melegalisasi kampung-kampung yang dianggap ilegal dengan menerbitkan hak dalam bentuk sertifikasi tanah, serta tidak melakukan penggusuran pemukiman kumuh melainkan melakukan penataan.

Warga Tanah Merah yakin Anies dapat memenuhi janjinya itu. ‎Apalagi, Anies juga sudah menunjukan itikad baiknya untuk mengugurkan janji politiknya pada masa kampanye. Salah satunya tentang penutupan hotel dan griya pijat Alexis di Jakarta Utara.

"Ada ketegasan yang dilakukan Pak Anies, karena tidak menguntungkan untuk norma kehidupan, salah satunya tidak diizinkannya Alexis. Kami sangat percaya dan yakin, kalau domainnya aspirasi masyarakat," kata Ketua RW 8, Keluruhan Rawa Badak Selatan, Koja, Jakarta Utara, Budianto ditemui suara.com, Rabu (1/11/2017).

Keyakinannya itu muncul karena Anies sudah beberapa kali datang langsung ke Kampung Tanah Merah. Dalam hitungan Budi, Anies sudah datang empat kali ke kampungnya. ‎Kedatangannya itu dihitung sejak Anies belum dilantik menjadi Gubernur.

"Dia juga upacara di sini pas 17 Agustus," kata Budianto.

Budi menambahkan saat ini juga sudah dibentuk tim Kelompok Kerja Penyelesaian Konflik Agraria‎ yang dibentuk Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Tim inilah yang nantinya akan menuntaskan masalah agraria di seluruh wilayah DKI Jakarta.

Khusus di ‎Kampung Tanah Merah, Budi menerangkan kalau Pokja tersebut sudah dibentuk di tingkat RW. Pokja ini akan mengumpulkan data tanah di wilayah masing-masing yang nantinya akan diteruskan di tingkat pusat untuk ditingkatkan statusnya.

"Tim (di tingkat RW) ini yang nantinya akan menginformasikan ke pusat. Jadi setelah usulan yang terkait dengan data objek dan subjek akan diinput dan diberikan kepada ‎Ketua Tim Pokja Penyelesaian Konflik Agraria," kata Budi.

Ditemui terpisah, Jones Naibaho juga mempunyai keyakinan kalau Anies akan memenuhi janjinya itu. Sebab, hanya Warga Kampung Tanah Merah yang mengusung Anies menjadi calon gubernur meski belum memiliki kendaraan partai politik.

Jones bercerita, ‎memasuki jadwal proses Pilkada DKI Jakarta 2018, Warga Kampung Tanah Merah melakukan seleksi terhadap calon gubernur Jakarta. Dari situ muncul kesimpulan kalau Anies cocok menjadi gubernur di DKI Jakarta.

Atas dasar itu pula, Warga Kampung Tanah Merah datang ke tempat Anies dengan menggunakan empat bus metro mini pada 21 September 2016 untuk memberikan dukungan. Di tempat itu pula, kontrak politik tadi dicetuskan.‎

"Anies kaget. Soalnya nama-nama cagub belum ada. Dia lalu bilang, saya belum tentu terpilih karena sekarang pakai partai karena kursi. Terus dia bilang, seumpama saya nggak ikut (Pilkada Jakarta) saya akan bawa aspirasi Tanah Merah. Dan kalau saya terpiluh jadi Gubernur, warga yang saya kunjungi adalah Tanah Merah," ujar Jones.

Atas itu semua, Jones jadi punya keyakinan kalau Anies bakalan menuntaskan kontrak politik dengan Warga Tanah Merah.

"Kalau bicara Tanah Merah, senang kok dia," tutur Jones.‎

Kawasan Tanah Merah adalah salah satu wilayah 'abu-abu' di Jakarta. Kawasan ini menjadi sengketa berbagai pihak, termasuk warga setempat yang mengklaim sudah turun menurun tinggal di sana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Alexis Bantah Data Anies soal Pekerja Asing di 'Surga Dunia'

Alexis Bantah Data Anies soal Pekerja Asing di 'Surga Dunia'

News | Rabu, 01 November 2017 | 14:29 WIB

Anies Akan Buat Tim Kecil Membahas Perekrutan Supeltas

Anies Akan Buat Tim Kecil Membahas Perekrutan Supeltas

News | Rabu, 01 November 2017 | 14:20 WIB

Sebenarnya, Apakah Anies-Sandi Punya Bukti Alexis Melanggar?

Sebenarnya, Apakah Anies-Sandi Punya Bukti Alexis Melanggar?

News | Rabu, 01 November 2017 | 13:40 WIB

Anies Salahkan Era Ahok-Djarot Jakarta Masih Macet

Anies Salahkan Era Ahok-Djarot Jakarta Masih Macet

News | Rabu, 01 November 2017 | 12:10 WIB

Anies Tutup Hotel Alexis Demi Nilai-nilai dan Harga Diri

Anies Tutup Hotel Alexis Demi Nilai-nilai dan Harga Diri

News | Rabu, 01 November 2017 | 10:22 WIB

Anies Klaim Punya Data Lengkap Pekerja Asing di Alexis

Anies Klaim Punya Data Lengkap Pekerja Asing di Alexis

News | Rabu, 01 November 2017 | 10:01 WIB

Anies Kantongi Data hingga Laporan Praktik Prostitusi di Alexis

Anies Kantongi Data hingga Laporan Praktik Prostitusi di Alexis

News | Rabu, 01 November 2017 | 09:50 WIB

Besaran UMP 2018 Sudah Dikantongi Anies, Hari Ini akan Diumumkan

Besaran UMP 2018 Sudah Dikantongi Anies, Hari Ini akan Diumumkan

News | Rabu, 01 November 2017 | 09:17 WIB

Alexis Minta Audiensi, Apa Kata Anies?

Alexis Minta Audiensi, Apa Kata Anies?

News | Rabu, 01 November 2017 | 07:03 WIB

Terkini

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

Belanja Pegawai Mau Dibatasi 30 Persen APBD, Pemprov DKI Pastikan PPPK Jakarta Tak Dikorbankan

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:14 WIB

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

Earth Hour 2026: Pertamina Hemat 9 MW Energi dan Tekan 2 Ton Emisi CO2

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:11 WIB

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

Arus Balik Lebaran 2026 Melandai, Jasa Marga: 2,9 Juta Kendaraan Sudah Masuk Jakarta

News | Senin, 30 Maret 2026 | 07:03 WIB

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB