Peminta 'Upeti' di Tanah Abang Bukan Preman, Lalu Siapa?

Pebriansyah Ariefana | Welly Hidayat | Suara.com

Rabu, 08 November 2017 | 13:36 WIB
Peminta 'Upeti' di Tanah Abang Bukan Preman, Lalu Siapa?
Kawasan sekitar Tanah Abang [suara.com/Dian Rosmala]

Suara.com - Camat Tanah Abang Dedi Arif Darsono mengatakan kawasan Tanah Abang tidak ada preman. Namun, Dedi menyebut hanya warga disekitar kawasan Tanah Abang yang mengkoordinir wilayahnya untuk para Pedagang Kaki Lima dapat berjualan.

Adapun dari hasil investigasi Ombudsman RI bahwa kawasan Tanah Abang dijadikan pungutan liar.

"Ya, kami di sana tidak bisa bilang di sana ada preman (kawasan tanah abang). Yang pasti memang ada investigasi dari Ombudsman itu kan kesimpulan dia sendiri Ombudsman yang menyatakan. Itu kalau saya lihat memang ada, tapi bukan preman. Memang dikondisikan seperti itu di sana ada yang mengkoordinir (warga masyarakat)," kata Dedi, kepada Suara.com, Rabu (8/11/2017).

Menurut Dedi dengan masyarakat di kawasan Tanah Abang yang wilayahnya dipakai untuk berjualan, mereka meminta sejumlah uang untuk kebersihan dan keamanan. Tapi tidak disebut sebagai preman.

"Jadi orang-orang merasa wilayahnya dipakai untuk berdagang, jadi mereka membuat kebersihan dan keamanan (meminta uang kebersihan) itu saja jadi mereka seperti itu. Jadi mereka tidak disebut preman. Hanya mengkoordinir mereka yang mengizinkan," ujar Dedi.

Dedi mengatakan dulu memang ada preman dikawasan Tanah Abang. Namun kini tak ada preman di kawasan tersebut.

"Itu kalau preman dulu ada. Sekarang tidak ada. Saya rasa aman paling cuma mengkoordinir di sana yang membolehkan dagang di situ gitu loh," kata Dedi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ketemu Bang Ucu Tanah Abang, Ini yang Dibicarakan Sandiaga

Ketemu Bang Ucu Tanah Abang, Ini yang Dibicarakan Sandiaga

News | Selasa, 07 November 2017 | 20:33 WIB

Sandiaga Masih Rahasiakan Konsep Baru Tata PKL Tanah Abang

Sandiaga Masih Rahasiakan Konsep Baru Tata PKL Tanah Abang

News | Selasa, 07 November 2017 | 20:27 WIB

Apakah Benar Pejalan Kaki Bikin Macet Tanah Abang?

Apakah Benar Pejalan Kaki Bikin Macet Tanah Abang?

News | Selasa, 07 November 2017 | 11:37 WIB

Lulung Sebut Tak Ada Preman di Tanah Abang

Lulung Sebut Tak Ada Preman di Tanah Abang

News | Senin, 06 November 2017 | 15:35 WIB

Taufik Akui Masalah PKL Tanah Abang Tak Mungkin Selesai 100 Hari

Taufik Akui Masalah PKL Tanah Abang Tak Mungkin Selesai 100 Hari

News | Senin, 06 November 2017 | 15:28 WIB

Terserah Tanah Abang Ditata Seperti Apa, Mereka Ingin Tetap Eksis

Terserah Tanah Abang Ditata Seperti Apa, Mereka Ingin Tetap Eksis

News | Senin, 06 November 2017 | 13:33 WIB

Sandiaga Janjikan Kebijakan "Out of the Box" untuk Tanah Abang

Sandiaga Janjikan Kebijakan "Out of the Box" untuk Tanah Abang

News | Minggu, 05 November 2017 | 12:24 WIB

Ini Alasan Anies Rahasiakan Kiat Tertibkan Tanah Abang

Ini Alasan Anies Rahasiakan Kiat Tertibkan Tanah Abang

News | Minggu, 05 November 2017 | 10:57 WIB

Preman Mendukung Penataan Tanah Abang

Preman Mendukung Penataan Tanah Abang

News | Jum'at, 03 November 2017 | 18:29 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB