Politikus Muda Golkar Minta KPK Jemput Paksa dan Tahan Setnov

Reza Gunadha, Nikolaus Tolen

Sabtu, 11 November 2017 | 15:48 WIB
Politikus Muda Golkar Minta KPK Jemput Paksa dan Tahan Setnov
Ketua DPR Setya Novanto bersaksi dalam sidang kasus korupsi KTP elektronik (KTP-el) dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong di Pengadilan Tipikor Jakarta, Jumat (3/11).

Suara.com - Generasi Muda Partai Golkar (GMPG) meminta Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) segera menahan ketua umum mereka, yakni Setya Novanto, setelah kembali menetapkan yang bersangkutan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi dana KTP elektonik pada Jumat (10/11/2017).

Anggota GMPG Mirwan BZ Vauly mengatakan, Setnov harus ditahan karena kerap mangkir dari panggilan pemeriksaan lembaga antirasywah tersebut.

"Sudah harus dijemput paksa. Tak lagi ada cara lain, dan saya kira sudah harus (ditahan)," kata Mirwan BZ Vauly di Gado-Gado Boplo, Menteng, Jakarta Selatan, Sabtu (11/11/2017).

Mirwan mengatakan, saat Setnov berurusan dengan KPK, Partai Golkar harus segera konsolidasi. Terutama untuk membicarakan masa depan partai, yakni mencari ketua umum baru.

Mirwan tak mempersoalkan Setnov melawan KPK dengan kembali mengajukan gugatan praperadilan. Namun, dengan banyaknya dalih yang dilakukan Setnov, Mirwan meminta KPK untuk segera menahannya.

Selain itu, Mirwan mengklaim politikus senior sekaligus Partai ketiga RI, BJ Habibie, sudah memberikan ultimatum Setya Novanto.

Namun, Mirwan mengakui tidak mengetahui pasti ultimatum terhadap tersangka kasus dugaan koruspi KTP elektronik itu khusus mengenai apa.

"Kemarin sih Pak Habibie katanya sudah memberi ultimatum kepada Novanto, agar kemudian melakukan ini. Tapi, Pak Habibie tidak spesifik apa yang diultimatumkan," terangnya.

baca juga

Mirwan mengatakan, saat GMPG bersilaturahmi ke rumah Habibie, yang bersangkutan meminta agar kondisi Partai Golkar segera diperbaiki.

"Saya coba tanya, yang diultimatumkan apa. Dia bilang harus segera diperbaiki, dan Novanto harus bertanggung jawab. Novanto juga sudah berjanji ke Pak Habibie," klaimnya lagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

GMPG: Setya Novanto Sudah Diultimatum BJ Habibie

GMPG: Setya Novanto Sudah Diultimatum BJ Habibie

News | Sabtu, 11 November 2017 | 15:34 WIB

Generasi Muda Partai Golkar Desak Setya Novanto Lengser

Generasi Muda Partai Golkar Desak Setya Novanto Lengser

News | Sabtu, 11 November 2017 | 14:31 WIB

Belajar dari Praperadilan, KPK Diminta Cepat Proses Setnov

Belajar dari Praperadilan, KPK Diminta Cepat Proses Setnov

News | Sabtu, 11 November 2017 | 13:47 WIB

Partai Golkar: 100 Kali Setnov Jadi Tersangka, Tak Masalah

Partai Golkar: 100 Kali Setnov Jadi Tersangka, Tak Masalah

News | Sabtu, 11 November 2017 | 12:36 WIB

Meski Jadi Tersangka, Posisi Setnov di Golkar Tak Tergantikan

Meski Jadi Tersangka, Posisi Setnov di Golkar Tak Tergantikan

News | Sabtu, 11 November 2017 | 12:18 WIB

Kuasa Hukum Novanto Laporkan Dua Pimpinan KPK

Kuasa Hukum Novanto Laporkan Dua Pimpinan KPK

News | Sabtu, 11 November 2017 | 06:07 WIB

Tersangka Setya Novanto, Jalan Membuka Korupsi e-KTP

Tersangka Setya Novanto, Jalan Membuka Korupsi e-KTP

News | Sabtu, 11 November 2017 | 06:42 WIB

Seharusnya Setya Novanto Segera Ditahan Sebelum Sakit

Seharusnya Setya Novanto Segera Ditahan Sebelum Sakit

News | Jum'at, 10 November 2017 | 21:46 WIB

Jokowi Didesak Lindungi KPK, Jika Tidak Elektabilitasnya Turun

Jokowi Didesak Lindungi KPK, Jika Tidak Elektabilitasnya Turun

News | Jum'at, 10 November 2017 | 21:25 WIB

Novanto Tersangka, KPK Harus Penuhi Prosedur Agar Tak Kalah Lagi

Novanto Tersangka, KPK Harus Penuhi Prosedur Agar Tak Kalah Lagi

News | Jum'at, 10 November 2017 | 21:21 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×