Array

Graviella Menangis Menjerit saat Lihat Sang Ayah Ditodong Pistol

Selasa, 05 Desember 2017 | 14:19 WIB
Graviella Menangis Menjerit saat Lihat Sang Ayah Ditodong Pistol
Rumah keluarga Stevanus Villa Kedoya, RT 11, RW 2, nomor F2 di Jalan Adi Karya, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, yang disantroni kawanan perampok. [Suara.com/Agung Candy Lesmana]

"Anak saya menangisnya kencang banget dan menjerit. Mungkin pelakunya takut saya suara tangisan anak saya," tuturnya.

Marisa menceritakan, saat ditodong senpi, Stevanus berpikir nyawanya tidak akan tertolong.

"Pas disekap itu, Stevanus berpikir ‘gue udah pasti mati.’ Siapa juga yang berani kalau sudah ditodong pistol di kepala," tukasnya.

Selama penyekapan, kata Marisa, suaminya masih mengingat jenis dan warna senpi yang digunakan pelaku.

"Dia nyebutin juga sih jenis pistolnya seperti apa. Modelnya seperti FN warnanya silver (peak). Dia kan sering main game, jadi kurang lebih tahu jenis pistolnya."

Marisa mengakui mendapatkan kabar dari Stevanus soal perampokan sekaligus penyekapan itu sekitar pukul 10.00 WIB. Saat menceritakan kejadian, nada suara suaminya terdengar lirih.

"Waktu ngabarin saya sih nggak menangis, tapi suaranya sudah kayal pasrah banget ya," terangnya.

Marisa kemudian bergegas kembali menuju rumah seusai mendapatkan kabar perampokan dari suaminya yang dalam kondisi masih disekap kawanan bandit.

Marisa mengakui suaminya meminta agar tak sendirian saat memasuki rumah. Sebab, Stevanus yang masih dikunci bersama anaknya itu tak tahu, apakah pelaku masih berada di dalam rumah atau sudah melarikan diri.

Baca Juga: Kementerian ATR/BPN Segera Selesaikan RUU Pertanahan

"Saya juga tak berani langsung masuk ke rumah. Saya berhentinya itu di ujung, dia bilang jangan masuk sendirian, karena dia sendiri enggak tahu pelakunya sudah kabur atau masih berada di rumah.”

Setelah menggasak barang berharga di ruang orang tua korban, kedua pelaku kabur dengan mengendarai sepeda motor.

Adapun barang berharga yang digondol perampok tersebut yakni sebuah brangkas berisi uang dan perhiasan, satu unit komputer jinjing, satu unit telepon genggam, sepasang sepatu pantofel.

Kawanan perampok tersebut juga membawa dua bilah pisau dapur.

"Ya brangkas, laptop, handphone mami, terus sepatu kerja suami saya. Sama dua pisau hilang. Satu ukuran sedang sama besar. Pisau dapur," ungkapnya.

Ayah Marisa bernama Junus Dharma, juga langsung melaporkan kejadian perampokan tersebut ke Polsek Kebon Jeruk. Junus juga didampingi beberapa anggota polisi saat mendatangi rumah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Ekstrovert, Introvert, Ambivert, atau Otrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI