Kapolri Minta Masyarakat Tenang Soal Isu Serangan ke Pemuka Agama

Senin, 12 Februari 2018 | 18:32 WIB
Kapolri Minta Masyarakat Tenang Soal Isu Serangan ke Pemuka Agama
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian menyambangi KPK, di Jakarta Senin (19/6). [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Kepala Kepolisian Republik Indonesia Jenderal Tito Karnavian meminta jajaranya untuk menyelidiki kekerasan disejumlah wilayah yang belakangan melibatkan para pemuka agama. Menurut Tito, pihaknya belum menemukan adanya rangkaian setiap kasus penyerangan terhadap pemuka agama merupakan satu jaringan.

"Kami tidak berhenti untuk mendalami apakah kemungkinan berkaitan dengan dari kasus ke kasus lain. Sampai saat ini belum temukan indikasi itu (satu jaringan), kami anggap ini spontan, fakta hukumnya spontan, tapi terus didalami," kata Tito di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Senin (12/2/2018).

Tito meminta masyarakat untuk tetap tenang terkait peristiwa penyerangan terhadap pemuka agama. Adapun Tito juga telah mengintruksikan jajarannya untuk menjaga setiap rumah ibadah.

Menurut Tito masyarakat jangan sampai termakan oleh isu atas peritiwa tersebut. Apalagi sampai adu domba oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

"Saya meminta kepada masyarakat untuk tenang, kami bisa atasi persoalan ini, kami bisa tangkap pelakunya, saya perintahkan untuk jajaran kepolisian, memperkuat pengamanan tempat ibadah," ujar Tito.

"Kemudian jangan berspekulasi masing-masing dengan versi masing- masing yang tidak jelas, jangan mau juga isu ini dimanfaatkan untuk mengadu domba antar elemen masyarakat kita," Tito menambahkan.

Selain itu, Tito sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI Hadi Tjahjanto untuk membantu dalam penanganan kasus tersebut.

"Saya juga sudah minta panglima TNI turunkan intelijen memberikan informasi yang bisa dikembangkan bersama, yang jelas sekali lagi, insyallah kami bisa atasi dengan baik, dan bisa tangani dengan sesuai fakta yang ada," kata Tito.

Sebelumnya, seseorang tak dikenal menyerang Gereja Santa Lidwina, Jambon Trihanggo, Gamping, Sleman, DI Yogyakarta pada saat umat Katolik melaksanakan ibadah misa, Minggu (11/2) pagi. Empat orang terluka dalam kejadian tersebut. Dua orang anggota jemaat gereja bernama Yohanes dan Budijono. Seorang pastor asal Jerman bernama Romo Prier dan seorang polisi yakni Aiptu Munir.

Pelaku yang belakangan diketahui bernama Suliyono (22), warga Krajan RT 02 RW 01 Kandangan, Pesanggrahan Banyuwangi, Jawa Timur ini akhirnya dilumpuhkan polisi karena tetap melawan. Pelaku dibawa ke RS UGM, Sleman, DIY untuk menjalani perawatan. Sementara para korban dibawa ke RS Panti Rapih, Sleman.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI