Kaukus Pembela Habib Rizieq Dideklarasikan, Ajukan 'Trituma'

Reza Gunadha | Nikolaus Tolen | Suara.com

Sabtu, 24 Februari 2018 | 15:25 WIB
Kaukus Pembela Habib Rizieq Dideklarasikan, Ajukan 'Trituma'
Sekelompok orang mendeklarasikan pendirian Kaukus Pembela Imam Besar Indonesia Habib Rizieq Shihab, di Gedung Joeang, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2018). [Suara.com/Nikolaus Tolen]

Suara.com - Sekelompok orang mendeklarasikan pendirian Kaukus Pembela Imam Besar Indonesia Habib Rizieq Shihab, di Gedung Joeang, Jalan Menteng Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (24/2/2018).

Kaukus itu didirikan oleh mantan pendemo anti-Ahok pada masa kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017. Organisasi itu ditujukan untuk membela Rizieq, yang kekinian menjadi buronan Polda Metro Jaya akibat kasus pornografi.

Hingga kekinian, Rizieq masih dalam pelariannya di Arab Saudi dan enggan pulang ke Indonesia. Sementara pendukungnya menuding kasus itu adalah upaya kriminalisasi terhadap pentolan mereka.

Deklarasi itu juga dihadiri pentolan-pentolan demonstran anti-Ahok, seperti Gatot Saptono alias Al Khathathath yang pernah dibekuk polisi karena kasus makar. Selain itu, terdapat pula Lius Sungkharisma yang dikenal anti-Ahok.

"KPIBI-HRS sebagai wadah perjuangan bersama bersifat koordinasi dan sinergi dengan semua komponen yang tergabung dan dilaksanakan secara legal-konstitusional. KPlBl-HRS, mengupayakan terwujudnya tiga tuntutan yang disingkat 'TRITUMA'," kata Sekretaris Jenderal KPIBI-HRS Dedi Suhardadi.

Dedi mengatakan, tiga tuntutan utama dari KPIBI-HRS adalah meminta untuk menghentikan kriminalisasi terhadap alim ulama dan aktivis.

"Kedua, menjamin keselamatan alim ulama dan aktivis, dan ketiga, rekonsiliasi kebhinekaan guna persatuan Indonesia," katanya.

Dedi menegaskan, KPIBI-HRS tidak memiliki kepentingan politis dan tidak terafiliasi dengan partai politik mana pun. Menurutnya, KPlBl-HRS bebas dari segala macam campur tangan pihak lainnya.

"KPIBI-HRS dalam menjalankan setiap aktivitasnya tidak ada unsur komersial untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Rizieq Masuk Bursa Capres, Tapi Kalah dengan Ahok

Rizieq Masuk Bursa Capres, Tapi Kalah dengan Ahok

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 16:52 WIB

Anies Dulu Manfaatkan Habib Rizieq? Gerindra: Ribet Banget sih

Anies Dulu Manfaatkan Habib Rizieq? Gerindra: Ribet Banget sih

News | Jum'at, 23 Februari 2018 | 14:54 WIB

Habib Rizieq dan Ustaz Somad Masuk Bursa Capres Versi Median

Habib Rizieq dan Ustaz Somad Masuk Bursa Capres Versi Median

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 19:53 WIB

Kasus Rizieq, Haji Lulung: Saya Bingung 'Mainan Orang Atas' Itu

Kasus Rizieq, Haji Lulung: Saya Bingung 'Mainan Orang Atas' Itu

News | Kamis, 22 Februari 2018 | 16:22 WIB

Sahabat: Rizieq Sudah Siap Tiket, Tapi Tanggal Pulang Belum Pasti

Sahabat: Rizieq Sudah Siap Tiket, Tapi Tanggal Pulang Belum Pasti

News | Rabu, 21 Februari 2018 | 18:18 WIB

Terkini

Menlu Amerika Serikat Klaim Ada Kemajuan Pembicaraan dengan Iran

Menlu Amerika Serikat Klaim Ada Kemajuan Pembicaraan dengan Iran

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:35 WIB

Studi Ungkap Biaya Tersembunyi Emisi Karbon bagi Ekonomi Global

Studi Ungkap Biaya Tersembunyi Emisi Karbon bagi Ekonomi Global

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:30 WIB

Terharu Presiden Datang ke Bantaran Rel Senen, Emak-emak Berharap Diberi Hunian Layak

Terharu Presiden Datang ke Bantaran Rel Senen, Emak-emak Berharap Diberi Hunian Layak

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:25 WIB

Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?

Sampah Popok Meningkat di Jepang, Bisakah Daur Ulang Jadi Solusi?

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:11 WIB

Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital

Houthi Siaga Penuh untuk Bela Iran, Berpotensi Tutup Jalur Minyak Vital

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 10:07 WIB

Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat

Israel Ketakutan AS-Iran Sepakat Damai, Tel Aviv Nekat Siapkan Serangan Darurat

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:48 WIB

Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas

Intelejen Israel Bawa Kabar Buruk, Ambisi Trump dan Netanyahu Kuasai Iran Diprediksi Kandas

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:32 WIB

Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully

Karma Bunuh Anak-anak Gaza dan Iran, Keluarga Netanyahu Berantakan: Istri Stres, Putra-putri Dibully

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:09 WIB

KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama

KPK Buka Suara Soal Tahanan 'Naik-Turun' Status: Ini Alasan Pengalihan Penahanan Eks Menteri Agama

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:09 WIB

Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026

Korlantas Siapkan One Way Lokal Jelang Puncak Arus Balik 2829 Maret 2026

News | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:04 WIB